<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243</id><updated>2011-07-08T08:40:49.752-07:00</updated><category term='Windows XP'/><category term='ADAM SMITH'/><category term='Manajemen Pemasaran'/><category term='Puisi Cinta'/><category term='Kasus Pajak 2010'/><category term='Korupsi di Indonesia'/><category term='Artikel Manajemen'/><category term='Manajemen Sumber Daya Manusia'/><category term='Etika Bisnis'/><category term='DASAR- DASAR BISNIS'/><category term='BISNIS INTERNASIONAL'/><category term='Windows 7'/><title type='text'>Manajemen On Blog</title><subtitle type='html'>Manajemen Keuangan / Manajemen Sumber Daya Manusia / Manajemen Biaya / Manajemen Pemasaran / Manajemen Strategi / etc</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-5177148787797530869</id><published>2010-05-26T19:15:00.000-07:00</published><updated>2010-05-26T19:15:39.686-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen Sumber Daya Manusia'/><title type='text'>Definisi, Pengertian, Tugas &amp; Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia / SDM</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Manajemen  sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada  ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya  untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi  mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya  mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa  inggris disebut HRD atau human resource department.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya  manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk  memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat  untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat  organisasi memerlukannya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Departemen  Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;1. &lt;b&gt;Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja  / Preparation and selection&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;a.  &lt;span style="color: red;"&gt;Persiapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan  sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin  timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan /  forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain  sebagainya.&lt;br /&gt;Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan  persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru,  struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor  eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan  lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;b. &lt;span style="color: red;"&gt;Rekrutmen  tenaga kerja / Recruitment&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rekrutmen adalah suatu proses untuk  mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau  tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau  perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan yang ada untuk  membuat deskripsi pekerjaan / job description dan juga spesifikasi  pekerjaan / job specification.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;c. &lt;span style="color: red;"&gt;Seleksi tenaga kerja / Selection&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seleksi tenaga kerja  adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak  kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah  menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv /  curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan  penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal  memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil  kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja /  interview dan proses seleksi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;2. &lt;b&gt;Pengembangan dan evaluasi karyawan /  Development and evaluation&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Tenaga kerja  yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan  yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu  pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di  bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan  begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting  mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;3. &lt;b&gt;Memberikan kompensasi dan proteksi pada  pegawai / Compensation and protection&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara  teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat  penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada  lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang  ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun  dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi  juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya  dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat  tetap maksimal dari waktu ke waktu. Kompensasi atau imbalan yang  diberikan bermacam-macam jenisnya yang telah diterangkan pada artikel  lain pada situs organisasi.org ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-5177148787797530869?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/5177148787797530869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/05/definisi-pengertian-tugas-fungsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5177148787797530869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5177148787797530869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/05/definisi-pengertian-tugas-fungsi.html' title='Definisi, Pengertian, Tugas &amp; Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia / SDM'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2764965460557657402</id><published>2010-04-23T06:25:00.000-07:00</published><updated>2010-04-23T06:25:47.802-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>Manajemen Pengetahuan Lembaga Pendidikan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;P e n d a h u l u a n&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Perkembangan  dewasa ini menunjukan pada makin cepatnya perubahan dalam segala bidang  kehidupan, akibat dari efek globalisasi serta perkembangan teknologi  informasi yang sangat akseleratif. Kondisi ini jelas telah mengakibatkan  perlunya cara-cara baru dalam menyikapi semua yang terjadi agar dapat  tetap survive. Penekanan akan makin pentingnya kualitas SDM merupakan  salah satu respon dalam menyikapi perubahan tersebut, dan ini tentu saja  memerlukan upaya-upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan SDM.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Sehubungan  dengan itu peran Ilmu pengetahuan menjadi makin menonjol, karena hanya  dengan pengetahuanlah semua perubahan yang terjadi dapat disikapi dengan  tepat. Ini berarti Pendidikan memainkan peran penting dalam  mempersiapkan SDM yang berkualitas dan kompetitif. Ketatnya kompetisi  secara global khususnya dalam bidang ekonomi telah menjadikan organisasi  usaha memikirkan kembali strategi pengelolaan usahanya, dan SDM yang  berkualitas dengan penguasaan pengetahuannya menjadi pilihan penting  yang harus dilakukan dalam konteks tersebut &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Pengetahuan  telah menjadi sesuatu yang sangat menentukan, oleh karena itu perolehan  dan pemanfaatannya perlu dikelola dengan baik dalam konteks peningkatan  kinerja organisasi. Langkah ini dipandang sebagai sesuatu yang sangat  strategis dalam menghadapi persaingan yang mengglobal, sehingga  pengabaiannya akan merupakan suatu bencana bagi dunia bisnis, oleh  karena itu diperlukan cara yang dapat mengintegrasikan pengetahuan itu  dalam kerangka pengembangan SDM dalam organisasi. Dari sinilah istilah  manajemen pengetahuan berkembang sebagai suatu bagian penting dan  strategis dalam pengelolaan SDM pada Perusahaan/organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Pengetahuan  memang merupakan milik individu, namun dapat dimanfaatkan oleh  organisasi dengan tetap memberikan otonomi pengembangannya pada individu  tersebut. Dalam hubungan ini belajar dan pembelajaran menjadi kata  kunci dalam peningkatan kapasitas pengetahuan, oleh karenanya menjadikan  individu sebagai pembelajar merupakan kondisi yang diperlukan sebagai  bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi melalui  pengintegrasiannya dengan proses organisasi. Untuk itu organisasi perlu  melakukan pengembangan dirinya menjadi organisasi pembelajar, sebab  hanya dalam kondisi yang demikian individu/pegawai dapat benar-benar  menjadi manusia pembelajar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S9GfCYmCJaI/AAAAAAAAAkk/8X1crTuombs/s1600/9780750655668.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S9GfCYmCJaI/AAAAAAAAAkk/8X1crTuombs/s320/9780750655668.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Pentingnya  Learning Organization telah lama menjadi konsern para akhli organisasi,  terutama semenjak terbitnya buku karya Peter Senge “&lt;em&gt;The Fifth  Discipline”&lt;/em&gt; pada tahun 1990, disamping itu organisasi-organisasi  baik organisasi bisnis maupun non bisnis juga telah mencoba  mengembangkan konsep tersebut dalam upaya menjadikan organisasi mereka  kompetitif, dan dalam konteks itulah manajemen pengetahuan menjadi amat  penting, karena dengan pengelolaan yang tepat dapat menjadi suatu  kekuatan kompetitif yang tangguh yang diperlukan sekali dalam  perkembangan global dewasa ini. Berikut ini akan dikemukakan makna  manajemen pengetahuan dengan menggunakan rujukan utama buku yang ditulis  oleh &lt;em&gt;Christina Evans &lt;/em&gt;berjudul&lt;em&gt; Managing for Knowledge, HR’s  Strategic Role.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Mengelola Pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Kehidupan  di jaman informasi dimana pengetahuan dipandang sebagai aset bisnis  strategis memerlukan upaya pengelolaan pengetahuan agar dapat mendorong  bagi perkembangan bisnis. Aset pengetahuan mencakup :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 50.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Aset struktural&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 50.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Merek&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 50.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Hubungan dengan pelanggan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 50.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Hak paten&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 50.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Produk&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 50.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Proses operasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 50.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Aset manusia yang mencakup :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pengalaman pegawai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Keterampilan pegawai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 99pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Hubungan personal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Pengetahuan  telah menjadi aset bisnis utama didorong oleh perubahan-perubahan dalam  bidang teknologi dan dalam bisnis global. Perubahan ini telah menjadikan  orientasi manajemen SDM yang menitik beratkan pada tangible asset  bergeser pada perhatian yang lebih menitik beratkan pada intangible  asset. Hal ini juga berarti bahwa comparative advantage yang berbasis  Sumberdaya Alam dalam bisnis bergeser pada competitive advantage yang  berbasis kualitas SDM, dan dalam konteks inilah pengetahuan menjadi aset  yang sangat penting dalam pengelolaan/manajemen SDM.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Pengetahuan,  menurut &lt;em&gt;Davenport&lt;/em&gt; merupakan perpaduan yang cair dari  pengalaman, nilai, informasi kontekstual, dan kepakaran yang memberikan  kerangka berfikir untuk menilai dan memadukan pengalaman dan informasi  baru. Ini berarti bahwa pengetahuan berbeda dari informasi, informasi  jadi pengetahuan bila terjadi proses-proses seperti pembandingan,  konsekwensi, penghubungan, dan perbincangan. Pengetahuan dapat dibagi ke  dalam empat jenis yaitu a). pengetahuan tentang sesuatu; b) pengetahuan  tentang mengerjakan sesuatu,; c). pengetahuan menjadi diri sendiri; dan  d). pengetahuan tentang cara bekerja dengan orang lain. Sedang  tingkatan pengetahuan dapat dibagi tiga yaitu : 1) mengetahui bagaimana  melaksanakan; 2). Mengetahuai bagaimana memperbaiki; dan 3). Mengetahui  bagaimana mengintegrasikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dengan pemahaman  pengetahuan seperti itu, maka manajemen pengetahuan dapat didefinisikan  sebagai berikut : &lt;em&gt;“proses menterjemahkan pelajaran yang dipelajari,  yang ada dalam diri/pikiran seseorang menjadi informasi yang dapat  digunakan setiap orang&lt;/em&gt;”. Dalam konteks ini profesional SDM  memandang manajemen pengetahuan sebagai menjamin penngetahuan yang  diperoleh dikembangkan bersama dengan orang lain dalam organisasi.  Dengan demikian, pengetahuan yang dimiliki organisasi secara penuh  tersedia melalui penyediaan lingkungan yang tepat, budaya, struktur dan  proses guna memotivasi dan mendorong sharing pengetahuan pada setiap  tingkat dalam organisasi. Jadi thema utama dari manajemden pengetahuan  adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pengembangan/sharing&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Penempatan orang di tempat yang  tepat dan waktu yang tepat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pembuatan keputusan yang efektif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kreativitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Membuat pekerjaan jadi lebih  mudah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Mendorong tumbuhnya bisnis baru  dan nilai bisnis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Adapun tahapan  perkembangan manajemen pengetahuan dalam organisasi adalah sebagai  berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Knowledge-chaotic (tak sadar  konsep, tak ada proses informasi, dan tak ada sharing informasi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Knowledge-aware (sadar akan  kebutuhan manajemen pengetahuan, adabeberapa proses manajemen  pengetahuan, ada teknologi, ada isu tentang sharing informasi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Knowledge-enabled (memanfaatkan  manajemen pengetahuan, mengadopsi standar, isu-isu berkaitan dengan  budaya dan teknologi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Knowledge-managed (kerangka kerja  yang terintegrasi, merealisasikan manfaat, isu-isu pada tahap  sebelumnya teratasi)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Knowledge-centric (manajemen  pengetahuan merupakan bagian dari misi, nilai pengetahuan diakui dalam  kapitalisasi pasar, manajemen pengetahuan terintegrasi dalam budaya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Bagi organisasi  yang ingin menerapkan manajemen pengetahuan dalam organisasinya perlu  menyadari pertama, bahwa pengetahuan ada pada orang dan bukan pada  sistem, meskipun sistem punya data dan informasi yang dapat membantu  proses pengetahuan. Kedua, penciptaan pengetahuan merupakan proses  sosial, tercipta melalui interaksi antara individu-individu dalam  kehidupan sehari-hari mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Perubahan  Peran SDM dari Operasional ke Strategik&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Uuntuk  menjadikan manajemen pengetahuan menjadi bagian dari organisasi,  diperlukan pergeseran peran dari manajemen dengan orientasi SDM yang  operasional/tradisional menjadi orientasi SDM yang strategis. Adapun  perbedaan antara yang tradisional (manajemen personalia) dengan  Manajemen SDM adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;Karakteristik perang manajemen  personel/tradisional&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Reaktif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Advokasi pegawai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Unit kerja/task force&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Fokus pada isu operasional&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Isu kualitatif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Stabilitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Solusi taktis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Integritas fungsi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Orang sebagai beban/biaya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt;Karakteristik  perang manajemen Sumberdaya Manusia (SDM)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Proaktif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Parner bisnis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Fokus pada tugas dan pemberdayaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Fokus pada isu strategis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Isu kuantitatif&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Perubahan konstan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Solusi startegis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Multi fungsi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Orang sebagai aset &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dalam  mengimplementasi Manajemen pengetahuan, diperlukan SDM yang tidak hanya  kompeten, tapi juga dapat menunjukan/mendemonstrasikan sikap sebagai  berikut (Ulrich, 2000) :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Mentransformasikan pengetahuan ke  dalam tindakan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Membuat pilihan berdasar  informasi tentang bagaimana berinvestasi dalam praktek SDM untuk  menjamin hasil bisnis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Berhubungan dengan rekan profesi  SDM dan manajer garis dengan penuh keyakinan bahwa dia punya sesuatu  yang bernilai untuk ditawarkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Menunjukan keyakinan, kepastian,  pengambilan resiko, dan berorientasi tindakan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Membangun  Budaya yang berpusat pada pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Organisasi perlu  terus mengembangkan manajemen pengetahuan sampai dapat mencapai tahapan  terakhir yaitu knowledge-centric organization. Dalam kondisi ini  organisasi mampu menciptakan pengetahuan (knowledge-creating  organization) yang mempunyai prinsip-prinsip (Charles Leadbeater)  sebagai berikur : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Cellular – punya struktur  organisasi yang adaptif tidak kaku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Self-managing – individu dan tim  mengelola diri untuk membukan inovasi dan kreativitas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Entrepreneurial – kewirausahaan  yang mendorong pada kemampuan individu dalam memanfaatkan peluang bagi  pertumbuhan dan perubahan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Equitable membership and reward –  mengembangkan sistem reward yang adil yang dapat menumbuhkan rasa  keanggotaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Deep knowledge reservoirs – punya  kapabilitas dengan fokus pada keakhlian spesialist ketimbang generalist&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;The holostic company –  memanfaatkan aset pengetahuan yang berada di luar struktur organisasinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Collaborative leadership –  berorientasi pada kerjasama untuk mengarahkan, menginformasikan nilai  dan mendorong memberdayakan yang lain dalam mengelola bisnis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Uraian  di atas pada dasarnya menggambarkan tentang komponen-komponen kunci  dari budaya yang berpusat pada pengetahuan, dimana di dalamnya mesti ada  nilai-nilai yang jelas, prilaku pengetahuan, tempat kerja yang  menumbuhkan energi, mendorong kreativitas untuk terus berkembang, serta  mendukung kerjasama dan mengakui dan menghargai perbedaan. Dan semua ini  bisa nyambung dalam kepemimpinan fasilitatif (fasilitative leadership)  yang mampu mendorong, memampukan, dan mendukung penciptaan dan sharing  pengetahuan dalam organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Sampai  dengan tahun 1980-an, organisasi dikelola dengan menggunakan prinsip  manajemen ilmiah dari Taylor, dimana struktur organisasi bersifat kaku  dan sangat mempertahankan jalur komando, manajer bekerja untuk  mengontrol bawahan agar bekerja dengan benar dan tepat waktu sesuai yang  direncanakan, pimpinan puncak sangat berkuasa dan pemisahan antara  atasan dan bawahan sangat tegas. Kondisi ini jelas tidak dapat  dipertahankan dalam organisasi dewasa ini yang menuntut fleksibilitas  dan kemampuan merespon perubahan dengan cepat. Untuk itu diperlukan  perubahan dalam mengelola organisasi agar manajemen pengetahuan dapat  berjalan dengan efektif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Dalam  organisasi yang berbasis pengetahuan, fleksibilitas merupakan hal yang  penting, untuk dapat merespon dengan cepat perubahan yang terus menerus  terjadi, oleh karena itu organisasi perlu memberi otonomi agar dapat  mendorong lahirnya inovasi. Organisasi yang demikian menurut Bhrami  (1996) memerlukan karakteristik sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Multiple centers (banyak pusat)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Diverse structure (struktur yang  beragam)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Multiple alliance (aliansi jamak)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Cosmopolitant mindsets (pola  fikir kosmopolitan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Emphasis on flexibility (menekankan  fleksibilitas)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada saat pengetahuan  menjadi asit binis utama, maka diperlukan adanya pegawai yang khusus  menangani masalah ini, Chief Knowledge Officers (CKO) yang bertugas  mengembangkan hubungan dengan infrastruktur, proses, dan budaya dari  managemen pengetahuan dalam organisasi, dengan rincian tanggungjawab  sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Mengidentifikasi dan memprioritaskan  perubahan yang perlu dibuat untuk mendorong/meningkatkan informasi dan  pengetahuan organisasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Melaksanakan proses, infrastruktur dan  prosedur organisasi guna memampukan terbangunnya dan digunakannya secara  efektif basis pengetahuan perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Mendorong/memberdayakan seluruh staf  berpartisipasi dalam membangun, menggunakan dan melindungi basis  pengetahuan organisasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Mengidentifikasi dan mengintegrasikan  pelayanan lain yang mendukung bagi sistem managemen pengetahuan  organisasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Karena dalam manajemen  pengetahuan sangat diperlukan kecepatan dalammengakses informasi, maka  diperlukan juga pegawai yang khusus menangani masalah informasi ini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam organisasi yang  berpusat pada pengetahuan, setiap individu dalam organisasi perlu terus  belajar dan sharing pengetahuan tersebut dengan individu lain dalam  organisasi, karena semua lapisan dalam organisasi mempunyai peran  penting dalam mengembangkan basis pengetahuan organisasi. Hal itu perlu  disadari mengingat banyak pemimpin bisnis yang percaya bahwa dalam era  persaingan ekonomi global, mereka perlu punya kemampuan mengkapitalisasi  atas dasar skala ekonomi, sumberdaya dan bakat yang tersedia dalam  perusahaan sekaligus mengembangkan organisasi yangbersifat fleksibel dan  otonom. Satu hal yang penting dalam upaya tersebut adalah menjamin  bahwa setiap orang dalam organisasi memainkan perannya dalam  mengembangkan, sharing, dan menggunakan pengetahuan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Peran  SDM dalam membangun budaya yang berpusat pada pengetahuan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sumberdaya manusia  memegang peranan penting dalam membangun budaya yeng berpusat pada  pengetahuan (knowledge-centric culture), dalam hubungan ini yang pelu  diperankan oleh SDM untuk menambah nilai adalah sebagai berikut (Linda  Holbeche) :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Fokus pada pembentukan struktur yang  tepat&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Mengembangkan kepemimpinan fasilitatif&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Membangun infrastruktut teknologi  informasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Membina hubungan dengan pemasok.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bidang lain yang dapat  memberi pengaruh besar adalah memampukan budaya pengetahuan, serta  dapat menjadi katalis perubahan budaya, disamping itu SDM hendaknya  membenatu membangun infrastruktur yang dapat diterapkan dan memerlukan  ketrampilan, ini dapat dilakukan dalam konteks perlu adanya struktur dan  desain organisasi, karir dan struktur karir, manajemen kinerja,  mengembangkan fokus belajar bagi organisasi, dan perencanaan suksesi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian SDM  mempunyai peran penting dalam mendorong perkembangan organisasi menuju  organisasi yang berpusat pada pengetahuan, melalui pembentukan budaya  organisasi yang mendukung pembangunan dan sharing pengetahuan. Secara  spesifik SDM dapat menambah nilai dengan mengambangkan program kesadaran  akan pengetahuan, baik sebagai aktivitas terpisah atau dengan  mengintegrasikannya dengan program pengembangan organisasi yang ada,  dalam hubungan ini perlu dikomunikasikan tentang bagaimana organisasi  membangun kapabilitas manajemen pengetahuannya, menjamin kepemimpinan  yang tepat dan menerima dukungan pengembangan, dan juga hal-hal yang  berkaitan dengan dukungan untuk membangun budaya yang mendorong  pembelajaran terus menerus. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Meninjau  kembali belajar dalam Ekonomi pengetahuan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Dalam  era ekonomi global dewasa ini tak ada satupun kepastian, karena  kepastian itu adalah perubahan, tanpa kemampuan untuk belajar terus  menerus, maka SDM akan selalu ketinggalan, dalam kondisi yang demikian,  program pelatihan pegawai menurut Reg Revans (1998) tidak dapat  mengembangkan pegawai dalam lingkungan yang berubah sangat cepat, oleh  karena itu diperlukan juga program pengembangan bukan hanya pelatihan,  pengembangan berbeda dengan pelatihan, pengembangan mencakup :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Motivasi diri dan pemikiran orang  tentang dirinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pendekatannya lebih holistik,  dengan memperhatikan seluruh/segala situasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Melihat kebutuhan jangka panjang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Tak ada jawaban benar ataupun  salah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Sementara  pelatihan mencakup :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Lebih spesifik dan berhubungan  dengan kebutuhan belajar sekarang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Menghasilkan perluasan akan  kemampuan yang ada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Dilakukan untuk anda dan kepada  anda (kurang terarah pada yang dilatih)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Oleh karena itu  dalam pengembangan SDM diperlukan pendekatan yang integral yang berfokus  pada praktek serta mencari pengungkit untuk mendukung belajar. Dalam  hal ini diperlukan pembelajaran dalam praktek kehidupan sehari-hari, dan  untuk mendorong pembelajaran tersebut ada beberapa pendekatan yang bisa  dilakukan yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pertemuan tim&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pertemuan dan perbincangan  informal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kerja tim lintas sektoral&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Melalui siklus manajemen proyek&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Komunitas pelaksana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Mengikuti kegiatan di ruang fisik  yang didalamnya terjadi belajar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;memfasilitasi belajar melalui  pemikiran informal dan ruang pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;membangun lingkungan belajar  untuk memfasilitasi eksperimen dan bermain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;membangun budaya mentoring&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Untuk  mendapat kesuksesan dalam bisnis perusahaan menyadari akan perlunya  organisasi yang responsif dan fleksibel namun tetap dapat berkelanjutan,  dan hal ini jelas memerlukan perubahan budaya. Dalam hal ini ada lima  hal penting yang strategis untuk perubahan yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;modal pemikiran – kemampuan  menerapkan ide secara bebas dalam perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;mindset – kemampuan menangani hal  rumit, dan dapat bertindak dalam ketidakpastian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;diversity – pendekatan dilakukan  dengan bervariasi dengan perspektif yang bervariasi pula&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;budaya mentoring – kualitas  kemembantuan dalam hubungan antar orang dalam perusahaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;akuntabilitas bersama – punya  penekanan yang tepat pada pengawasan seraya memberi kebebasan orang  bereksperimen dalam mengembangkan dengan berkonsultasi pada fihak lain &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;dalam hal  belajar, perusahaan, organisasi perlu juga belajar dari  fihak/organisasi/perusahaan lain misalnya melalui benchmarking, atau  belajar langsung dari spesialis organisasi lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Semua itu pada  dasarnya merupakan upaya untuk menjadikan organisasi dapat belajar untuk  kepentingan pengembangan organisasi usahanya, memang upaya pencarian  dalam menciptakan ruang belajar baru makin meningkat, demikian juga  upaya memaksimumkan kesempatan belajar dalam praktek kehidupan  sehari-hari. Semua itu merupakan langkah penting dalam mengembangkan  manajemen pengetahuan dalam manajemen SDM, dan hal tersebut akan  membantu membangun dan mengembangkannya melalui kesiapan untuk  terjadinya perubahan budaya, yakni budaya yang berpusat pada  pengetahuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Memahami  motivasi belajar diantara pekerja pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Penjelasan  sebelumnya lebih menekankan pada aspek organisasi dari belajar, belajar  juga mempunyai dimensi personal yang berkaitan dengan motivasi.  Terdapat dua pendorong belajar bagi profesional independen yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kebutuhan belajar yang  diidentifikasi sendiri – belajar yang didasarkan pada kebutuhan sendiri  seperti untuk karir pribadinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 57pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kebutuhan belajar yang  diidentifikasi oleh orang lain – belajar untuk memenuhi kualifikasi  formal berkaitan dengan pekerjaan tertentu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dalam melakukan  pembelajaran profesional SDM mengelola belajarnya melalui beberapa  pendekatan yang umumnya bersifat informal yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Belajar dengan dan dari  profesional lain melalui pekerjaan spesifik tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Belajar melalui observasi dari  pekerjaan profesional lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Belajar dengan dan dari  profesional lain melalui jejaring kerja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Belajar melalui kegiatan  menghasilkan pengetahuan eksplisit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Belajar melalui proyek atau  kegiatan yang tidak berhubungan dengan pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Belajar melalui refleksi kritis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dimensi motivasi  dalam belajar memegang peran penting karena hal itu dapat menjadi  pendorong untuk belajar, sementara caranya belajar akan ditentukan oleh  pilihan yang dirasa paling tepat sesuai dengan keinginan SDM itu  sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Bekerja  dan belajar dalam komunitas praktek&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Dalam  era perubahan yang cepat dewasa ini, belajar harus lebih cepat dari  perubahan yang terjadi termasuk dari belajarnya pesaing, untuk itu  diperlukan suatu komunitas praktek yang memberikan kemungkinan belajar  terjadi tanpa henti dan dengan kecepatan yang memadai. Komunitas praktek  umumnya berada dalam tempat kerja, dimana mereka mengembangkan dan  membentuk sendiri praktek-praktek. Menurut Wenger dalam bukunya &lt;em&gt;Communities  of Practice, &lt;/em&gt;menyatakan bahwa komunitas praktek merupakan  individu-individu yang berada dalam lingkungan yang sama, punya asumsi  atas pekerjaan yang sama, dan mereka mengembangkan praktek bersama dalam  cara bekerja dan mengerjakan sesuatu. Keterlibatan dalam komunitas  praktek berarti bertindak dan berpengetahuan atau tahu dan bertindak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Komunitas  praktek menurut Wenger mempunyai tiga karakteristik yaitu :  keterlibatan timbal bail, kegiatan bersama, dan punya  repertoir/kebiasaan yang didukung secara bersama. Dalam memperkenalkan,  memfasilitasi dan mendukung komunitas praktek, ada beberapa pertimbangan  penting yang perlu diperhatikan yaitu sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Menilai dan mempersiapkan kondisi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Mengidentifikasi jenis dan jumlah  komunitas yang sudah ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Jenis kegiatan membangun  pengetahuan apa yang telah dilakukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Bagaimana komunitas berjalan,  seberapa baik jalannya, dan bagaimana SDM dapat membantu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sadari masalah polotik berkaitan  dengan komunitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Capai komitmen untuk anggota tim  untuk ikut dalam aktivitas komunitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Yakinkan ada sponsor senior dalam  komunitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Usulkan berbagai inovasi bagi  komunitas praktek&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Fasilitator, pemimpin dan  pendukung komunitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Koordinasi/administrator&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Anggota komunitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Asosiasi komunitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Fasilitator untuk membantu  komunitas untuk tetap fokus dalam belajar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Menyediakan anggaran yang  diperlukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Semua itu akan  membantu dalam membangun komunitas pembelajar dalam rangka manajemen  pengetahuan, sehingga dapat berkembang terus dalam konteks lingkungan  ekonomi global yang berubah cepat, jika tidak terjadi pembelajaran yang  kontinue, maka organisasi akan selalu ketinggalan dan akan gagal dalam  mengikuti arus persaingan yang ketat dalam bisnis global.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Membangun  Kredibilitas dan Kapabilitas &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Salah  satu hal yang penting dalam membangun dan mengembangkan manajemen  pengetahuan adalah perlunya menjamin bahwa mengelola pengetahuan menjadi  bagian integral dari kehidupan organisasi sehari-hari. Beberapa Manajer  SDM yang diwawancari tentang SDM menyatakan perlunya mewujudkan  beberapa hal mendasar yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Mulailah dengan rekrutmen gaya  lama yang baik. Fokuskan pada pengetahuan yang dia miliki&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Yakinkan bahwa mereka berada  sama/terbuka dengan orang lain yang berada dalam organisasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Fokus pada pembentukan  ketrampilan yang diperlukan orang untuk dikerjakan dengan baik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Yakinkan bahwa orang punya akses  pada informasi dasar yang diperlukan untuk pekerjaannya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Ciptakan kesempatan secara fisik  untuk bekerja dekat dengan bagian berbeda dalam organisasi, sehingga  mereka dapat berinteraksi dan belajar lebih banyak tentang pekerjaan  organisasi secara keseluruhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Komunikasikan apa yang dilakukan  SDM dalam membantu organisasi mengembangkan basis pengetahuannya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Yakinkan bahwa SDM sudah  diketahui&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Bekerjalah dalam kemitraan dengan  kolega bisnis anda, seperti dengan bagian teknologi informasi,  pembiayaan, dan pemasaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dalam upaya  mengaitkan (link) antara manajemen pengetahuan dengan praktek SDM, dapat  dilakukan melalui hal-hal sebagai berikut yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kerangka kompetensi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Rekrutmen dan seleksi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Induksi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Manajemen kinerja&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Imbalan dan pengakuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Manajemen sumberdaya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Lingkungan belajar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pelatihan dan pengembangan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Manajemen karir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Retensi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;upaya mengaitkan  tersebut, memerlukan jaminan bahwa semuanya dipandang sama penting, dan  jangan sampai terjadi perubahan praktek dalam satu bidang berdampak  negatif bagi bidang SDM lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Knowledge  mapping&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Dengan  menggunakan istilah tacit dan eksplisit, Nonaka dan Takeuchi (1995),  mengidentifikasi empat transisi pengetahuan yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Tacit ke tacit melalui  sosialisasi dalam bentuk percakapan, observasi dan sejenisnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Tacit ke eksplisit melalui  kodifikasi atau eksternalisasi pengetahuan yang dimiliki secara pribadi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Eksplisit ke eksplisit melalui  kombinasi bentuk pengetahuan yang dikodifikasikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Eksplisit ke tacit melalui  internalisasi dokumen oleh agen manusia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Penjelasan di  atas menggambarkan bahwa tindakan mengetahui manusia merupakan masalah  yang kompleks, dan untuk memahami hal ini ada tiga aturan atau  penafsiran tentang praktek manajemen pengetahuan yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pengetahuan hanya dapat diperoleh  secara sukarela&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kita selalu mengetahui lebih dari  yang kita katakan dan kita akan selalu mengatakan lebih daripada yang  dapat kita tuliskan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kita hanya mengetahui apa yang  kita tahu ketika kita memerlukan untuk mengetahuinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Memang diakui  bahwa bahasa pengetahuan amat penting baik untuk penemuan maupun  penggunaan, disamping konteks dimana kita mengetahui sesuatu. Dalam hal  ini bahasa pertanyaan punya peran dalam menyediakan konteks tambahan dan  mendorong cara berfikir yang masuk akal atas masalah yang ditanyakan.  Pertanyaan ASHEN dimaksudkan untuk mencapai hal tersebut, namun perlu  ditegaskan bahwa ASHEN berkaitan dengan cara melihat sesuatu dari  perspektif yang berbeda untuk menjelaskan respon, dan bukan model  pengkategorian dimana pengetahuan merupakan artefak atau heuristik, tapi  sebagai alat untuk menjelaskan respons. ASHEN itu sendiri berarti  sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Artefact, Art – hasil seni dan  pekerjaan manusia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Skill – keahlian, kemampuan  praktis, fasilitas dalam mengerjakan sesuatu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Heuristic – upaya menemukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Experience – Observasi aktual  atau pengenalan praktis dengan fakta atau kejadian, pengetahuan yang  dihasilkan dari hal tersebut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Natural Talent – yang ada dalam  alam, bukan tiruan, apa adanya. Talent – bakat khusus, kemampuan mental.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Istilah ASHEN  tersebut dapat digunakan untuk melihat keseimbangan antara pengetahuan  tacit dengan pengetahuan eksplisit, pengetahuan tacit merupakan bidang  besar dalam tataran Natural Talent, sedang Pengetahuan eksplisit bagian  besarnya terdapat dalam tataran Artefact.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Pengetahuan  berbeda dari proses dia merupakan proses evolusi. Penciptaan peta  pengetahuan akan selalu menghasilkan pengetahuan yang rentan. Pemetaan  pengetahuan adalah menciptakan serangkaian lensa untuk memperoleh  strategi pengetahuan organisasi, lensa utamanya adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pemetaan objek pengetahuan dalam  hubungannya dengan kegiatan utama organisasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pandangan komunitas dan struktur  yang memiliki atau menciptakan pengetahuan, baik formal maupun informal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pemahaman akan arus pengetahuan  dan ketergantungan informasi antara komunitas dan struktur&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Membangun  Alat Manajemen Pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Agar  SDM dapat memainkan peran strategis dalam membangun budaya yang  berpusat pada pengetahuan, maka salah satu hal yang penting adalah  menggunakan dan menerapkan alat-alat yang tepat. Beberapa alat-alat  dasar itu adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Siklus konsultansi – dengan  langkah-langkah : Memperoleh entri, melakukan kontrak, mengumpulkan  data, menganalisis data, menumbuhkan opsi perencanaan untuk perubahan,  dan melaksanakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Siklus perubahan – terdiri dari :  reluktansi, kesadaran, minat, uji coba mental, praktek dalam kehidupan  nyata, pelaksanaan, komitmen, dan integrasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Cara-cara berfikir dalam situasi  menantang – menggunakan enam topi berfikir dari De Bono&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Pertanyaan-pertanyaan untuk  memfasilitasi belajar transformatif melalui teknik bertanya divergensi  untuk menumbuhkan kesadaran, memunculkan pilihan, membuat hubungan baru,  dan mendorong berfikir bebas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Adapun alat-alat  untuk membuka dialog adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Model belajar yang dikelola  sendiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Inkuiri apresiatif – seni tentang  hal yang tidak mungkin. Menurut Cooperrider (1998) perubahan yang  sukses memerlukan : kebaruan, kesinambungan, dan transisi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Alat-alat untuk  memfasilitasi sharing pengetahuan tacit yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Review sesudah kegiatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Review pembelajaran sesudah  proyek berakhir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Bercerita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Alat-alat untuk  mengidentifikasi sumberdaya pengetahuan kunci dan para pemainnya adalah  melalui Analisis jejaring sosial&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; font-size: 8pt;"&gt;q&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;Menggunakan  teknologi secara bijak&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Meskipun  diakui bahwa teknologi berperan penting dalam mengelola pengetahuan,  namun hal itu bukanlah suatu solusi total. Menurut Rob Van der Spek dan  Jan Kingma (1999) strategi organisasi dalam mengelola pengetahuan  hendaknya mencakup/memperhatikan dua bidang yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Eksploitasi dan aplikasi  pengetahuan yang ada, dan &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Menciptakan pengetahuan baru,  termasuk membangun kapabilitas menciptakan pengetahuan baru yang lebih  cepat dibanding masa lalu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Oleh karena itu  penggunaan teknologi bukanlah segalanya, penggunaan teknologi perlu  dilakukan secara hati-hati dan bijaksana. Ada beberapa tip penting untuk  para praktisi berkaitan dengan penggunaan teknologi yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Fahami nilai informasi yang  dimiliki&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Jadilah pengelola yang lebih baik  dalam mengelola informasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sederhanakanlah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Perlakukan mengelola pengetahuan  sebagai tugas yang dapat dialihkan, oleh karenanya diperlukan alokasi  waktu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Sediakan alat-alat dasar dan  latihlah orang cara menggunakannya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kaji kemungkinan mengadaptasi  sistem yang ada untuk menyediakan pengetahuan tepat waktu pada saatnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Yakinlah bahwa sistem manajemen  pengetahuan merupakan kebutuhan nyata&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Cobakan sistem baru pada kelompok  kecil yang representatif sebelum menerapkannya lebih luas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Belajarlah dari kesalahan orang  lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Yakinlah bahwa sistem manajemen  pengetahuan berinteraksi dengan sistem yang ada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dalam konteks  tersebut penggunaan teknologi harus diarahkan pada upaya untuk  menghubungkan orang-orang dalam organisasi agar kinerja organisasi makin  efektif, untuk itu pilihan teknologi harus mengacu pada kepentingan  tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Meningkatkan  aset intelektual dalam organisasi menjadi konsern strategi kunci bagi  banyak pemimpin bisnis, dan akan menjadi salah satu prioritas berkaitan  dengan SDM. Kebutuhan akan pengelolaan pengetahuan telah punya dampak  langsung bagi beberapa jenis bisnis. Namun demikian mengelola  pengetahuan telah berkembang menjadi agenda yang lebih tinggi,  organisasi publik pun ddidorong untuk berorentasi kinerja dalam  menjalankan organisasinya dengan pendekatan yang lebih berfokus pada  pelanggan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dalam kontek  perkembangan organisasi SDM dapat membantu organisasi mengembangkan dan  mempertahankan asetpengetahuannya melalui :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Membantu organisasi mencapai  kejelasan berkaitan dengan budaya yang berorientasi pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Fokus pada apa yang benar-benar  dibutuhkan untuk berubah/dirubah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;SDM perlu mereview peranannya dan  tanggungjawabnya berkaitan dengan pembangunan budaya yang berpusat pada  pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Membantu organisasi meninjau  kembali asumsi tentang belajar dan bagaimana memfasilitasi belajar dalam  bisnes berbasis pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;SDM perlu mengkaji ulang praktek  intinya untuk menjamin hal itu terkait dengan pendekatan manajemen  pengetahuan organisasi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;SDM perlu mengkaji ulang  kompetensi yang dimilikinya untuk menjamin telah cukup dikembangkan guna  melengkapi mereka dengan peran dan tanggungjawab baru dalam era  pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Akhirnya SDM  perlu mengembangkan inat, pemahaman dan keakhlian dalam menerapkan  peralatan temasuk yang bersifat teknologi untuk membantu mereka mencapai  tujuan manajemen pengetahuan strategis organisasi. Ini berarti bahwa  SDM perlu melakukan investasi untuk perkembangan dirinya sendiri, dan  kini waktunya telah tiba bagi SDM untuk menunjukan kapabilitas dan  memerankan model prilaku yang dibutuhkan untuk survive dalam ekonomi  pengetahuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt;3. Implikasi Manajemen Pengetahuan  Bagi Dunia Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Perubahan  kehudupan masyarakat dalam berbagai bidangnya akibat globalisasi dan  perkembangan teknologi informasi yang cepat memerlukan sikap adaptif  sekaligus antisipatif. Mempersiapkan generasi muda bangsa yang  berkualitas dan kompetitif jelas merupakan suatu keharusan agar mereka  dapat menghadapi berbagai tantangan yang terjadi sebagai dampak dari  perubahan tersbut. Untuk itu pendidikan nampaknya dapat menjadi salah  satu cara mempersiapkannya, dengan pendidikan kualitas SDM dapat  ditingkatkan, dengan pendidikan pengetahuan masyarakat dapat  dikembangkan sehingga mampu meningkatkan kapabilitas dirinya dalam  menjalankan kehidupannya pada saat ini dan dimasa datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span&gt;Dengan  demikian dapatlah difahami bahwa upaya membangun pendidikan pada setiap  negara menjadi perhatian penting dengan kapabilitasnya masing-masing,  yang jelas pendidikan diyakini sebagai upaya yang strategis dalam  menghadapi ketatnya persaingan di era global. Pada dasarnya Pendidikan  merupakan investasi dalam modal manusia (human Capital), dan modal  manusia bisa dibentuk dan ditingkatkan kualitasnya melalui pendidikan,  tanpa pendidikan adalah tidak mungkin modal manusia dapat berkembang..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Menurut Jac  Fitz-enz (2000: xiii) dalam dunia bisnis Human capital merupakan  kombinasi faktor-faktor berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;The traits one brings to the job :  intelligence, energy, a generally positive attitude, reliability,  commitment.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;One’s ability to learn : aptitude,  imagination, creativity, and what is often called “street smart”, savvy  (or how to get things done)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;One’s motivation toshare information and  knowledge team spirit and goal orientation&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;kutipan di atas  menunjukan bahwa human capital merupakan kombinasi faktor-faktor yang  sangat diperlukan dalam kehidupan social ekonomi masyarakat, sehingga  apabila seseorang mempunyai faktor-faktor tersebut maka peranannya akan  terus meningkat, dan inipun akan punya dampak ekonomi baik bagi individu  maupun masyarakat, apalagi dalam konteks ekonomi yang berbasis  pengetahuan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Sementara  itu menurut Mark L. Leengnick Hall (2003:45-46) yang mengutip beberapa  pengertian, human capital diartikan sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Human capital is “the knowledge, skills,  and capabilities of individual that have economic value to an  organization (Bohlander, Snell, &amp;amp; Sherman, 2001)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Human capital is “the collective value  of an organization’s know-how. Human capital refers to the value,  usually not reflected in accounting system, which results from the  investment an organization must make to recreate the knowledge in its  employees (Cortada &amp;amp; Woods, 1999)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Human capital is ”all individual  capabilities, the knowledge, skills, and experience of the company’s  employees and managers” (Edvinsson &amp;amp; Malone, 1997)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari tiga pengertian  di atas nampak sekali adanya kesamaan esensi yang menunjukan bahwa modal  manusia itu merupakan sesuatu yang melekat dalam diri individu, dan hal  inipun tidak berbeda dengan pengertian yang dikemukakan oleh Jac  Fitz-entz. Disamping itu hal yang cukup menonjol dari definisi di atas  adalah dimensi ekonomi yang menjadi acuan kebermanfaatannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan memahami dua  konsep tersebut yaitu pendidikan dan human capital dapatlah difahami  bahwa kemampuan-kemampuan yang ada pada manusia (human capital) pada  dasarnya adalah merupakan hasil dari suatu proses pendidikan, pendidikan  merupakan upaya untuk membentuk human capital yang berkualitas, dengan  human capital yang berkualitas maka kehidupan ekonomi akan makin  meningkat yang berarti ekonomi akan tumbuh dan berkembang sehingga  pembangunan ekonomi dapat semakin cepat dalam rangka meningkatkan  kesejahteraan masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pentingnya pendidikan  dalam meningkatkan kualitas SDM makin diperkuat dengan kecenderungan  yang terus berkembang tentang makin pentingnya posisi pengetahuan dalam  konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era global dewasa  ini. Berkembangnya manajemen pengetahuan dalam mengelola SDM menjadikan  perlunya lembaga pendidikan melakukan antisipasi terhadapnya, hal ini  didasarkan pada alasan-alasan berikut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Pendidikan/lembaga pendidikan bergerak  dalam membina peserta didik untuk meningkatkan pengetahuannya yang dapat  bermanfaat dan atau dimanfaatkan pemiliknya untuk menjalankan perannya  di masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;Oleh karena itu maka lembaga pendidikan  harus mengelola pengetahuannya guna mencapai tujuan yang ditetapkan  yang meninfkatkan kualitas SDM baik dalam pengetahuan, keterampilan,  maupun sikap yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi kehidupan dirinya  maupun masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian  disamping lembaga pendidikan perlu mengaplikasikan manajemen pengetahuan  dimana pembelajaran menjadi hal yang penting di dalamnya, juga harus  menjadikan peserta didiknya menjadi manusia pembelajar yang akan tetap  mampu dalam menghadapi perubahan yang terus bergerak dengan cepat. Hal  ini didasari oleh kenyataan bahwa pendidikan yang dilakukan di sekolah  dalam arti transfer ilmu pengetahuan tidak akan memadai untuk menghadapi  kecepatan perubahan, oleh karena itu peserta didik mesti dibina menjadi  orang yang selalu belajar sehingga dapat terus adaptif dan antisipatif  terhadap perubahan, sehingga perubahan yang terjadi dapat memberi  manfaat bagi kehidupannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Courier New';"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Lembaga Pendidikan/Sekolah dan  perubahan lingkungan Pendidikan &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Tantangan yang dihadapi dunia pendidikan termasuk sekolah  dalam era global dewasa ini makin menunjukan intensitas yang cepat dan  kompleks, hal ini jelas akan berpengaruh besar pada penyelenggaraan  pendidikan di sekolah. Kehidupan masyarakat dan bangsa-bangsa sekarang  ini lebih mendasarkan pada pengetahuan atau masyarakat berbasis  pengetahuan (&lt;em&gt;knowledge based society/knowledge society&lt;/em&gt;),  masyarakat yang makin penuh persaingan yang berbasis keunggulan  Sumberdaya manusia, semua ini jelas merupakan tantangan yang dihadapi  oleh dunia pendidikan termasuk organisasi sekolah. Adalah tidak mungkin  menghadapi tantangan tersebut dengan menggunakan pola fikir masa lalu,  tapi diperlukan pola baru dan kreatif dalam menghadapinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="text-indent: 36pt;"&gt;Sekarang ini  kita/manusia hidup dalam suatu kondisi dimana kreativitas dan kepandaian  menjadi kekuatan yang mendorong perubahan-perubahan dalam bidang  kehidupan, keadaan ini jelas akan berimplikasi juga pada lembaga  pendidikan seperti sekolah, respon yang sukses dimasa lalu dalam  menghadapi berbagai tantangan tidak akan cukup, bahkan mungkin akan  berakibat pada kemunduran sekolah/pendidikan, dalam kaitan ini  pernyataan &lt;em&gt;Andy Hargreaves&lt;/em&gt; (2003 : xvi), nampaknya perlu  mendapat perhatian&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;em&gt;“we live in a  knowledge economy, a knowledge society. Knowledge economies are  stimulated and driven by creativity and ingenuity. Knowledge society  school have to create these qualities, otherwise their people their  nations will be left behind…………… “Our school must therefore also foster  the compassion, community and cosmopolitan identity that will offset the  knowledge economy’s most destructive effects. The knowledge society  also encompasses the public good. Our schools have to prepare young  people for both of these“&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;dalam  masyarakat pengetahuan, sekolah perlu mendesain organisasinya menjadi  organisasi yang mampu menumbuhkan kreativitas dan kecerdasan jika tidak  ingin ketinggalan. Proses pembelajaran di sekolah harus mampu mendidik  para siswa menjadi orang-orang kreatif, dan ini hanya mungkin  dilaksanakan bila organisasi sekolah itu sendiri menjadi organisasi  pembelajar dimana seluruh anggota organisasi mampu meningkatkan  kemampuan belajarnya dalam rangka meningkatkan kemampuan organisasi  sekolah dalam menghadapi berbagai perubahan, bahkan perlu terus  diupayakan lebih jauh agar organisasi sekolah dapat melakukan  langkah-langkah antisipasi terhadap perubahan yang mungkin terjadi, dan  ini berarti pembelajaran adaptif perlu terus dibarengi dengan  pembelajaran generatif yang merupakan ciri dari organisasi pembelajar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Dengan demikian  lembaga pendidikan tidak bisa lagi melakukan respon yang biasa dalam  menghadapi kenyataan tersebut, ini berarti diperlukan komitmen bersama  bahwa mendidik dan membelajarkan memerlukan kondisi organisasi yang juga  mampu mensinergigan pengetahuan yang ada di dalamnya dan  mengintegrasikannya dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah,  dan itu berarti lembaga pendidikan perlu menjadi &lt;em&gt;Learning  Organization.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2764965460557657402?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2764965460557657402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/manajemen-pengetahuan-lembaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2764965460557657402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2764965460557657402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/manajemen-pengetahuan-lembaga.html' title='Manajemen Pengetahuan Lembaga Pendidikan'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S9GfCYmCJaI/AAAAAAAAAkk/8X1crTuombs/s72-c/9780750655668.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-4528802514558877576</id><published>2010-04-23T06:16:00.001-07:00</published><updated>2010-04-23T06:16:54.200-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>Manajemen Siklus Hidup Proses Bisnis (Business Process Lifecycle Management)</title><content type='html'>Dunia bisnis saat ini menuntut setiap perusahaan untuk lebih  fleksibel,        lebih inovatif, dan lebih profesional. Seperti kita ketahui  bersama bahwa        setiap bisnis pasti "diatur" dan "dioperasikan" oleh suatu  himpunan proses        bisnis. Hal inilah yang menyebabkan tingkat kesuksesan suatu  bisnis akan        sangat dipengaruhi dari seberapa baiknya manajemen siklus hidup (&lt;em&gt;lifecycle&lt;/em&gt;)         dari proses-proses yang ada di perusahaan tersebut. Perusahaan  yang mampu        menciptakan, mengontrol, merubah, dan memperbaiki setiap proses  bisnisnya        dengan mudah dan fleksibel akan mempunyai kemampuan untuk tetap  berada di        barisan terdepan dalam persaingan.&lt;br /&gt;Saat ini tentunya cukup banyak perusahaan yang dalam  pengoperasian proses        bisnis sehari-harinya masih dilakukan secara manual tanpa otomasi  sama sekali.        Sementara sebagian lainnya telah terotomasi secara parsial, dimana  bagian        IT masih memiliki kendali penuh terhadap proses-proses yang  diotomasi tersebut.        Dengan kondisi seperti ini tentunya sangat tidak menguntungkan  bagi keberadaan        perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat seperti  sekarang        ini.&lt;br /&gt;Dengan sistem &lt;em&gt;Business Process Management&lt;/em&gt; (BPM) maka  diharapkan        akan menjawab masalah-masalah di atas. Dengan sistem BPM, maka  otomasi suatu        proses bisnis akan dapat dilakukan secara cepat. Selain itu,  kendali terhadap        proses yang terotomasi yang selama ini masih dipegang oleh bagian  IT, akan        menjadi milik dari pihak manajemen sepenuhnya, pihak yang memang  lebih tepat        untuk hal tersebut. Sebuah solusi sistem BPM yang lengkap akan  men-support        seluruh fase dari &lt;em&gt;Process Lifecycle&lt;/em&gt; yaitu mulai dari  Definisi Proses,        Eksekusi &amp;amp; Kontrol Proses, hingga Monitoring dan Perbaikan  Proses. &lt;em&gt;Process        Lifecycle&lt;/em&gt; ini berbentuk suatu &lt;em&gt;loop&lt;/em&gt; tertutup dimana  setelah        fase terakhir, proses akan selalu dapat berulang ke fase pertama  kembali.        Dukungan terhadap &lt;em&gt;full process lifecycle&lt;/em&gt; seperti ini  tentunya akan        sangat membantu perusahaan dalam usaha dalam peningkatan kualitas  proses        bisnisnya yang berkesinambungan.&lt;br /&gt;Business Process Lifecyle terdiri dari langkah-langkah sebagai  berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Definisi Proses&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Pada fase ini pemilik proses akan merancang, menganalisa dan  mendefinisikan          proses bisnis yang akan diotomasi yang dimulai dari alur  aktifitas, alur          informasi, aturan dan kebijakan bisnis, sumber daya yang  dibutuhkan, hingga          perhitungan performansinya (&lt;em&gt;Key Performance Indicators&lt;/em&gt; /  KPI)          seperti lamanya waktu proses, biaya seluruh aktifitas, dsb. Pada  beberapa          software solusi BPM, tahap ini dapat dilakukan dengan cara  memodelkan          dan menggambarkan prosesnya secara grafis visual, seperti  layaknya Microsoft          Visio. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dimodelkan, kita bahkan dapat melakukan simulasi  jalannya proses          untuk mengidentifikasi &lt;em&gt;critical path&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;bottleneck&lt;/em&gt;           yang mungkin terjadi. Pada simulasi tersebut, kita juga dapat  mendefinisikan          semacam &lt;em&gt;Service Level Agreements&lt;/em&gt; (SLA) untuk menguji  performansi          rancangan proses tersebut. Diharapkan dengan adanya software  untuk simulasi          rancangan proses, pemilik proses dapat memperoleh masukan  sebelum proses          benar-benar diimplementasi dengan membuat proses yang  benar-benar optimal          dan memiliki performansi yang cukup tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Eksekusi &amp;amp; Kontrol Proses&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Hasil dari pemodelan dan perancangan proses yang dilakukan oleh  manajer          proses kemudian dioper ke bagian IT untuk dilakukan otomasi.  Setelah dilakukan          implementasi, maka pada fase inilah karyawan dan pihak-pihak  terkait akan          menjalankan proses sesuai dengan aturan yang telah didefinisikan  sebelumnya,          dan supervisor dan manajer proses bertugas untuk mengontrol  jalannya proses          tersebut. Tindakan perbaikan diperlukan pada fase ini ketika  terjadi hal-hal          yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,  seperti adanya          keterlambatan waktu proses, terjadinya &lt;em&gt;exception&lt;/em&gt;,  sumber daya          tidak tersedia, dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Monitoring &amp;amp; Perbaikan Proses&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Proses bisnis yang telah diimplementasi dimonitor terus  performansinya          melalui perhitungan &lt;em&gt;Key Performance Indicators&lt;/em&gt; (KPI)  dan ukuran-ukuran          lain yang telah ditentukan sebelumnya. Monitoring dilakukan  dengan menggunakan          data-data dalam bentuk &lt;em&gt;real-time&lt;/em&gt;, sehingga akan sesuai  dengan          keadaan riil di lapangan. Dari hasil monitoring tersebut maka  pihak manajemen          dapat melihat dan menganalisa apakah perlu diadakan perbaikan  terhadap          suatu proses bisnis atau tidak. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;h3&gt;Kesimpulan&lt;/h3&gt;Manajemen siklus hidup (&lt;em&gt;lifecycle&lt;/em&gt;) dari proses bisnis  sangat berpengaruh        terhadap tingkat fleksibilitas dari suatu perusahaan yang sangat  dibutuhkan        di dunia bisnis seperti sekarang ini. Dengan dukungan dari Sistem  BPM (&lt;em&gt;Business        Process Management&lt;/em&gt;) yang men-support &lt;em&gt;full process  lifecycle&lt;/em&gt;        dan bersifat &lt;em&gt;loop&lt;/em&gt; tertutup maka pembangunan suatu sistem  proses        bisnis yang efektif dan efisien, yang memiliki daya respon yang  cukup cepat        terharap perubahan kondisi bisnis akan dapat terwujud.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-4528802514558877576?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/4528802514558877576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/manajemen-siklus-hidup-proses-bisnis.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/4528802514558877576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/4528802514558877576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/manajemen-siklus-hidup-proses-bisnis.html' title='Manajemen Siklus Hidup Proses Bisnis (Business Process Lifecycle Management)'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-5856226686690857408</id><published>2010-04-23T06:15:00.002-07:00</published><updated>2010-04-23T06:15:38.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>Bisnis Saat Ini: Perubahan dan Kebutuhan Kemampuan Beradaptasi</title><content type='html'>Kondisi dunia bisnis saat ini telah berkembang menjadi semakin  kompleks,        semakin kompetitif, bergerak dengan cepat serta semakin sulit  untuk diprediksi.        Agar dapat bersaing dan sukses, perusahaan perlu memadukan bisnis  dan sumber        daya IT yang dimiliki agar dapat secara fleksibel mengakomodasi  adanya perubahan        untuk kemudian dilakukan adaptasi terhadap perubahan tersebut  secara cepat        dan tepat.&lt;br /&gt;Berbagai tantangan bisnis yang ada menuntut perusahaan untuk  memiliki kemampuan        respons yang cepat dan fleksibel terhadap setiap peluang, ancaman  dari luar,        tuntutan pelanggan, langkah-langkah kompetitor, maupun perubahan  regulasi.        Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan adanya mekanisme untuk  dapat memberikan        informasi yang tepat pada saat yang tepat dan diberikan kepada  orang yang        tepat pula sehingga pada akhirnya dapat membantu pengambilan  keputusan bisnis        yang lebih baik dengan lebih cepat. Untuk dapat menghasilkan  informasi tersebut        diperlukan dukungan infrastruktur perusahaan yang terintegrasi,  yang mampu        memanfaatkan sumber daya IT yang telah ada yang juga dapat dengan  mudah        ditambahkan fitur dan fungsionalitas baru. Infrastruktur tersebut  haruslah        fleksibel dan tangkas agar dapat menyesuaikan diri terhadap  perubahan yang        terjadi baik pada sisi bisnis maupun IT. Saat ini, bisnis haruslah  memiliki        kemampuan adaptif dan responsif agar tepat dapat bersaing.&lt;br /&gt;Agar dapat bersaing, perusahaan harus dapat melakukan respons  terhadap        perubahan secara cepat dan efisien, dimana masing-masing bidang  bisnis memiliki        perspektif yang berbeda-beda:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Perusahaan retail membutuhkan supply chain yang real-time,  inventory          yang seminimal mungkin, tingkat pemenuhan pesanan yang lebih  tinggi, persediaan          barang yang berputar lebih cepat, serta peningkatan penjualan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sektor pelayanan keuangan, memerlukan konsolidasi sistem  informasi yang          dimilikinya agar dapat menyediakan dan memberikan layanan yang  bersifat          real-time terhadap cash flow, sehingga pelanggan dapat  memanfaatkannya          untuk melihat peluang investasi serta dapat menghindari  shortfall yang          tidak terlihat, dan meningkatkan self-service.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perusahaan penyedia layanan komunikasi membutuhkan mekanisme  agar dapat          menyediakan banyak layanan yang baru, bersifat personal, dan  kaya akan          content agar mampu meningkatkan kepuasan pelanggan serta  membangun loyalitas          pelanggan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h3&gt;Bagaimana untuk mencapainya: BPM&lt;/h3&gt;Pertanyaannya adalah seberapa cepatkah perusahaan Anda dapat  mengindentifikasi        dan merespon setiap perubahan, dan menjadikannya sebagai sebuah  peluang?        Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perusahaan perlu melakukan  integrasi        dan sinkronisasi antara bisnis dan sumber daya IT yang ada agar  mampu menghadapi        perubahan yang terjadi. Dengan pemilihan teknologi yang tepat, IT  dapat        mendukung bisnis dalam menghadapi perubahan. IT akan membantu  perusahaan        dalam meningkatkan performansi, meningkatkan kemampuan,  meningkatkan pendapatan,        mengurangi biaya operasional, serta menjamin keamanan dan  kelangsungan bisnis.        Perusahaan membutuhkan suatu teknologi yang dapat membantu mereka  agar menjadi        lebih adaptif dan tangkas. Jawaban terhadap masalah ini adalah  Business        Process Management (BPM) atau manajemen proses bisnis. BPM adalah  suatu        teknologi yang mampu mengintegrasikan dan mengoptimalisasi  fleksibilitas        dari proses bisnis.&lt;br /&gt;Menurut Janelle Hill, analis dari Gartner, BPM telah dipandang  sebagai        cara yang tepat untuk meningkatkan performansi perusahaan dengan  cara membuat        proses-proses kunci berjalan dengan lebih baik. Hal ini termasuk:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Memodelkan ketergantungan antar pekerja, sistem, dan informasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengintegrasi dan mengotomatisasi proses-proses yang saling  terkait          untuk keperluan optimalisasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menkoordinasikan dan mengelola end-to-end, proses-proses yang  cross-functional,          dan bukan merupakan aplikasi yang bersifat tertutup&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan perubahan struktur organisasi untuk membantu  perkembangan          perilaku baru&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dari berbagai macam hasil studi diketahui bahwa Manajemen Proses  Bisnis        (BPM) dapat menurunkan biaya yang diperlukan dalam bisnis. BPM  dapat memotong        biaya antara 7% hingga 8% dan menghemat biaya yang dikeluarkan  pada bisnis-bisnis        di Amerika sebesar 117 milyar dollar per tahunnya, hanya dari  biaya inventory        saja, sebagaimana yang diungkapkan oleh The Yankee Group. BPM  merupakan        kunci sukses darij perusahaan-perusahaan raksasa seperti Wal-Mart  dan Dell.        Mereka menggunakan teknologi BPM untuk mendukung dan meningkatkan  operasional        mereka sehari-sehari. Teknologi BPM dapat membantu perusahaan  berkembang        menjadi lebih fleksibel dalam menghadapi dunia yang selalu berubah  dengan        cepat ini, serta membantu untuk menjadikannya menjadi sebuah  perusahaan        yang adaptif. Kunci dari perusahaan yang adaptif adalah manajemen  yang efektif        pada kolaborasi proses bisnisnya. Para pakar sepakat bahwa sebuah  sistem        BPM haruslah memiliki 4 komponen utama, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pemodelan&lt;/strong&gt;, secara grafis mendefinisikan atau  mendesain          struktur dari setiap proses bisnis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengintegrasian&lt;/strong&gt;, menghubungkan seluruh elemen  pada          proses sehingga user dapat saling bertukar informasi dalam  rangka mencapai          tujuannya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengawasan&lt;/strong&gt;, pengontrolan performansi dari  proses yang          tengah berjalan dan performansi dari personil yang terlibat  dalam proses          tersebut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Optimalisasi&lt;/strong&gt;, menganalisa dan memonitor  proses bisnis,          untuk mencari ketidakefisienan, agar user dapat mengambil  tindakan dengan          cepat serta disertai kemampuan untuk merubah proses tersebut  dalam rangkat          peningkatan efektivitas dan efisiensi proses bisnis.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Dengan melakukan implementasi BPM, perusahaan bisa mendapatkan  gambaran        yang menyeluruh tentang dirinya secara ebih mudah dan cepat.  Kemudahan pengaksesan        informasi-informasi yang relevan terhadap jalannya bisnis akan  memberikan        perusahaan pandangan yang dibutuhkan untuk merespon peluang,  ancaman, dan        perubahan secara cepat dan efektif. Implementasi yang sukses dari  BPM akan        membantu perusahaan dalam mengoptimalisasi seluruh sumber daya  yang dimilikinya,        termasuk karyawan, proses, aset dan teknologi, serta memberikan  perusahaan        keuntungan kompetitif yang signifikan.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Kesimpulan&lt;/h3&gt;Dalam dunia yang berubah dengan cepat ini, dunia bisnis  berkembang menjadi        lebih kompleks, lebih kompetitif, bergerak dengan cepat dan  semakin sulit        diprediksi. Agar tetap dapat bersaing dan sukses, perusahaan harus  memiliki        kemampuan adaptif dan tangkas, yaitu dapat mengakomodasi setiap  perubahan        dan beradaptasi terhadap perubahan tersebut dengan cepat dan  tepat. Karena        itu dunia bisnis memerlukan suatu teknologi yang dapat membantu  mereka dalam        menghadapi tantangan bisnis yang ada saat ini, dan BPM adalah  solusinya.        BPM adalah suatu teknologi yang akan mengintegrasikan dan  mengoptimalisasi        fleksibilitas dari proses bisnis di perusahaan. Dengan melakukan  implementasi        BPM, perusahaan bisa mendapatkan gambaran yang menyeluruh tentang  dirinya        dengan lebih mudah dan cepat. Implementasi yang sukses dari BPM  akan membantu        perusahaan dalam mengoptimalisasi seluruh sumber daya yang  dimilikinya,        termasuk karyawan, proses, aset dan teknologi, serta memberikan  perusahaan        keuntungan kompetitif yang signifikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-5856226686690857408?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/5856226686690857408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/bisnis-saat-ini-perubahan-dan-kebutuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5856226686690857408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5856226686690857408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/bisnis-saat-ini-perubahan-dan-kebutuhan.html' title='Bisnis Saat Ini: Perubahan dan Kebutuhan Kemampuan Beradaptasi'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-312723389052174775</id><published>2010-04-23T06:15:00.000-07:00</published><updated>2010-04-23T06:15:07.338-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>Sistem Manajemen Mutu: Antara Kebutuhan dan Keharusan</title><content type='html'>Beberapa tahun lalu, dari hasil riset sebuah lembaga di Amerika  Serikat        diketahui bahwa lebih dari 50% produk dan komponen yang dihasilkan  oleh        perusahaan mempunyai cacat atau kerusakan, dan untuk perusahaan  yang bergerak        di bidang teknologi tinggi, otomotif, dan aerospace angkanya lebih  mencengangkan        lagi yaitu mencapai lebih dari 75%. Komisi Keselamatan Produk  Konsumen Amerika        bahkan memperkirakan bahwa kematian, kecelakaan, dan kerusakan  yang ditimbulkan        akibat pemakaian produk konsumen yang tidak sempurna telah  membebani negara        lebih dari 700 miliar dolar per tahunnya.&lt;br /&gt;Berdasarkan fakta-fakta tersebut maka tidak mengherankan jika  perusahaan-perusahaan        saat ini berusaha keras untuk menerapkan sistem manajemen mutu  yang diharapkan        akan membantu mereka dalam meningkatkan mutu produk/layanan yang  dihasilkan,        mengontrol biaya-biaya, mengurangi kerusakan dan cacat pada  produk, meningkatkan        kepuasan konsumen, dan pada akhirnya adalah meningkatkan  keuntungan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Mutu&lt;/h3&gt;Setidaknya ada tiga hal mendasar yang sangat mempengaruhi tingkat  kesuksesan        suatu produk atau layanan di pasaran, yaitu harga, ketersediaan,  dan mutu/kualitas.        Konsumen sangat membutuhkan produk atau layanan yang bermutu  tinggi dan        tersedia pada waktu yang dibutuhkan dengan harga yang terjangkau  dan sesuai        dengan manfaat yang akan diperoleh. Organisasi atau perusahaan  akan dapat        sukses dan mampu bersaing di pasaran jika tingkat kepuasan  pelanggan terhadap        pemakaian produk dan layanannya cukup tinggi. Faktor harga dan  ketersediaan        adalah fitur transient saja, dalam arti pengaruhnya tidak  berlangsung lama        setelah terjadi transaksi. Lain halnya dengan mutu, yang mempunyai  pengaruh        dan implikasi yang cukup panjang, karena mutu suatu produk atau  layanan        ditentukan dari tingkat kesuksesan kegunaan produk atau layanan  tersebut        selama pemakaiannya (tidak terbatas pada point of sales saja).&lt;br /&gt;Makna mutu atau kualitas suatu produk atau layanan sendiri erat  kaitannya        dengan: tingkat kesempurnaan, kesesuaian dengan kebutuhan, bebas  dari cacat,        ketidaksempurnaan, atau kontaminasi, serta kemampuan dalam  memuaskan konsumen.        Konsumen adalah pihak yang paling tepat dan adil dalam menilai  masalah mutu        dari produk atau layanan yang kita sediakan. Sebuah produk atau  layanan        yang memiliki fitur atau manfaat yang memuaskan kebutuhan konsumen  dapat        disebut sebagai produk atau layanan yang bermutu, demikian pula  sebaliknya,        produk atau layanan yang memiliki fitur atau manfaat yang tidak  memuaskan        kebutuhan konsumen dapat disebut sebagai produk atau layanan yang  tidak        bermutu. Anda akan dapat menilai tingkat kepuasan konsumen  terhadap produk        Anda melalui melalui berbagai cara, seperti feedback langsung dari  konsumen,        atau juga bisa dilihat dari tingkat kerugian penjualan, turunnya  market        share, dan pada akhirnya adalah kerugian bisnis. Pada pasar dengan  tingkat        persaingan usaha yang sangat ketat, mutu dari suatu produk atau  layanan        yang ditawarkan akan memiliki peranan yang sangat strategis  terhadap perkembangan        bisnis.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Sistem Manajemen Mutu&lt;/h3&gt;Adalah sesuatu yang tidak mungkin perusahaan Anda mempunyai  kemampuan untuk        menghasilkan dan mempertahankan suatu produk yang bermutu tanpa  disertai        adanya manajemen proses yang matang dan rapi di dalamnya. Mutu  yang baik        tidak akan dapat diraih hanya dengan mengandalkan keberuntungan  semata,        tapi mutlak harus dengan cara penerapan manajemen bisnis yang  baik.&lt;br /&gt;Sistem manajemen mutu akan memberikan kemampuan kepada perusahaan  atau        organisasi dalam melakukan kontrol, menciptakan stabilitas,  prediktabilitas,        dan kapabilitas bisnis Anda. Dengan adanya sistem mutu diharapkan  perusahaan        Anda akan lebih terbantu dalam mencapai, mempertahankan, dan  meningkatkan        mutu produk atau layanan yang Anda sediakan secara ekonomis.  Sistem manajemen        mutu akan sangat membantu Anda untuk dapat bertindak dengan lebih  baik dibanding        sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Standarisasi Sistem Mutu&lt;/h3&gt;Ketika Anda membeli suatu produk atau layanan dari suatu  perusahaan, Anda        tentunya berharap akan mendapatkan produk atau layanan dengan  kualitas atau        mutu yang persis sama seperti yang mereka janjikan. Jaminan bahwa  Anda akan        mendapatkan kualitas barang atau layanan yang sesuai dengan  harapan Anda        tersebut hanya dapat diberikan oleh perusahaan yang telah memiliki  sertifikasi        suatu standar sistem mutu.&lt;br /&gt;Mengapa standarisasi itu penting? Sebagai pembeli atau pengguna  suatu produk        tentunya kita akan merasa sangat terganggu dan kecewa ketika  produk yang        telah dibeli tersebut ternyata memiliki kualitas yang sangat  buruk, tidak        layak pakai, tidak cocok dengan peralatan yang telah kita miliki  sebelumnya,        mudah rusak, atau berbahaya jika digunakan. Sebaliknya ketika  produk yang        dibeli atau digunakan telah memenuhi keinginan dan harapan kita  dan tidak        menimbulkan masalah selama pemakaiannya, kita kadang merasakan  kenyamanan        tersebut sebagai hal yang biasa saja. Itulah sebagian gambaran  dimana kita        terkadang kurang peduli terhadap peran dari suatu standar sistem  mutu dalam        meningkatkan level kualitas/mutu, keamanan, ketahanan, efisiensi,  dan interchangeability        dari suatu produk yang kita gunakan. Suatu standar mutu memberikan  kontribusi        yang sangat besar pada segenap aspek kehidupan kita, walaupun  kadang kontribusinya        sering tidak kita sadari.&lt;br /&gt;Lantas, peran seperti apa yang dapat dilakukan oleh suatu standar  sistem        mutu seperti ISO 9000, TS 16949, QS 9000, Six Sigma, dan Malcolm  Baldrige        dalam membantu kesuksesan suatu perusahaan? Sistem-sistem tersebut  merupakan        tool atau alat untuk membantu perusahaan agar bekerja dengan lebih  terorganisir        serta membantu pengelolaan dan pengontrolan proses bisnis yang  berjalan        di perusahaan dengan berpegang pada standar mutu yang telah  ditetapkan.        Sistem mutu seperti ISO 9000, TS 16949, QS 9000, Six Sigma, dan  Malcolm        Baldrige adalah suatu sistem yang telah teruji dan terbukti luas  di dunia.        Salah satu keuntungan penerapan suatu sistem mutu tersebut yaitu  Anda tidak        perlu lagi membuat suatu standar sistem mutu baru, yang perlu Anda  lakukan        hanyalah mengadaptasi sistem tersebut untuk disesuaikan dengan  model bisnis        dan kondisi perusahaan Anda. Pemilihan suatu sistem mutu yang akan  kita        adopsi sangat ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah  regulasi        perusahaan, sasaran bisnis, konsumen dan target pasar, bidang  usaha, dan        skala bisnis perusahaan.&lt;br /&gt;Dengan penerapan suatu sistem mutu tertentu seperti ISO 9000,  QS-9000,        atau yang lain, tentunya akan membawa dampak positif bagi bisnis  Anda, yaitu        meningkatkan dan menjamin mutu dari produk atau layanan yang  dihasilkan        sehingga pada akhirnya akan meningkatkan tingkat kepuasan konsumen  terhadap        produk atau layanan yang kita sediakan. Mutu suatu produk/layanan  dapat        dijamin karena sistem secara otomatis akan berusaha mengontrol dan  mencegah        setiap potensi timbulnya ketidaksesuaian atau penyimpangan pada  seluruh        tahapan supply chain. Hal ini juga akan berpengaruh positif  terhadap kinerja        perusahaan yaitu akan terhindarnya pemborosan anggaran,  meminimalisasi biaya-biaya,        dan pada akhirnya adalah meningkatnya keuntungan perusahaan secara  signifikan.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Kesimpulan&lt;/h3&gt;Pada pasar dengan tingkat persaingan bisnis yang ketat,  perusahaan harus        memiliki produk atau layanan dengan mutu yang baik dan tinggi agar  tetap        dapat meningkatkan nilai kompetitif perusahaan. Mutu yang baik  hanya bisa        dihasilkan oleh perusahaan yang memiliki sistem manajemen mutu  yang handal.        Tapi sistem manajemen mutu hanyalah sebuah alat yang membantu Anda  untuk        bekerja secara lebih efektif dan efisien. Ukurlah keberhasilan  perusahaan        Anda dengan tingkat kepuasan konsumen pada produk atau layanan  yang Anda        berikan, bukan dari keberhasilan Anda mendapatkan sertifikasi  suatu standar        sistem mutu tertentu. Dan perlu diingat, produk dan layanan  perusahaan Andalah        yang akan menciptakan konsumen dan pendapatan, bukan sistem  manajeman mutu        yang Anda gunakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-312723389052174775?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/312723389052174775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/sistem-manajemen-mutu-antara-kebutuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/312723389052174775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/312723389052174775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/sistem-manajemen-mutu-antara-kebutuhan.html' title='Sistem Manajemen Mutu: Antara Kebutuhan dan Keharusan'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-64182796530400072</id><published>2010-04-23T06:14:00.001-07:00</published><updated>2010-04-23T06:14:21.804-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>Manajemen Proses Bisnis: Mendorong Efisiensi dan Menumbuhkan Nilai Kompetitif</title><content type='html'>Perkembangan pasar yang bergerak menjadi sangat kompetitif dan  persaingan        bisnis yang semakin kompleks dan ketat telah menghadirkan  tantangan baru        bagi perusahaan. Kecepatan menjadi masalah yang patut diperhatikan  yaitu        bagaimana cara perusahaan atau organisasi untuk mendapatkan dan  mengevaluasi        informasi dengan segera, dan untuk kemudian menggunakan informasi  tersebut        untuk merespon setiap kejadian dan masalah secara cepat dan tepat  pula.        Karena itu kecepatan menjadi faktor penting dalam menumbuhkan  nilai kompetitif        suatu perusahaan atau organisasi.&lt;br /&gt;Masalah yang sering kali terjadi adalah perusahaan gagal atau  terlambat        dalam merespon tantangan bisnis yang muncul secara tidak terduga.  Sebagai        contoh: banyak perusahaan sangat lambat dalam mendeteksi adanya  peluang-peluang        bisnis baru serta dalam mendeteksi pergerakan yang dilakukan oleh  kompetitor;        lebih jauh lagi adalah perusahaan kadang cenderung mempunyai sifat  reaktif        dan tidak dapat mendeteksi masalah secara dini, dimana ini  merupakan hal        yang sangat kontraproduktif bagi perusahaan dalam menghadapi  perkembangan        bisnis di masa seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;Untuk mengatasi masalah tersebut, para pemimpin perusahaan sangat  membutuhkan        suatu solusi yang dapat membantu mereka untuk melihat gambaran  bisnis mereka        secara menyeluruh (komprehensif) dan real-time, dalam arti apa  yang mereka        lihat saat itu di laporan adalah benar-benar menggambarkan kondisi  perusahaan        sebenarnya saat itu juga, bukan 1 minggu yang lalu, 1 hari yang  lalu, atau        bahkan 1 jam yang lalu. Untuk itu peranan teknologi di sini  menjadi sangat        vital. Perusahaan dapat mengandalkan teknologi yang tepat untuk  membantu        mereka dalam meningkatkan efisiensi, mempertajam daya respons, dan  pada        akhirnya adalah mampu menghasilkan nilai kompetitif bagi  perusahaan.&lt;br /&gt;Pada beberapa tahun terakhir telah banyak perusahaan yang  memanfaatkan        solusi dengan teknologi informasi (TI) untuk mengoptimasi proses  bisnis        yang dimilikinya, tapi kadang solusi yang mereka kembangkan masih  setengah-setengah.        Mereka membangun solusi TI tersebut dalam beberapa sistem yang  terpisah,        bukan dalam satu kesatuan. Sistem yang dibangun biasanya terbagi  berdasarkan        unit kerja, atau berdasarkan proses bisnis yang ada. Hal ini  tentunya dapat        menimbulkan beberapa masalah ketika suatu saat terdapat proses  bisnis yang        membutuhkan adanya kolaborasi ataupun pertukaran informasi antar  unit kerja        atau antar proses bisnis untuk menyelesaikan rangkaian prosesnya  tersebut,        yang tentunya hal ini tidak akan dapat ditangani dengan solusi TI  model        seperti ini. Solusi TI seperti ini sebenarnya sudah tidak relevan  lagi untuk        digunakan pada dunia bisnis yang sangat dinamis seperti saat ini.&lt;br /&gt;Teknologi Manajemen Proses Bisnis atau Business Process  Management (BPM)        adalah jawaban yang benar-benar ditunggu dan dibutuhkan kalangan  bisnis        untuk membantu bisnis mereka dalam menghadapi tantangan dan  kompetisi seperti        sekarang ini. BPM adalah solusi TI dengan pendekatan baru yang  ampuh digunakan        untuk membantu meningkatkan efisiensi dan menumbuhkan nilai  kompetitif suatu        bisnis. BPM dirancang untuk mengintegrasikan antara karyawan dan  sistem        informasi melalui proses-proses yang telah terotomatisasi dan  bersifat sangat        fleksibel. BPM juga merupakan solusi yang tepat untuk meningkatkan  daya        respon perusahaan secara signifikan untuk menyesuaikan keinginan  pelanggannya        pada setiap produk atau layanan yang dihasilkan, dengan cara  memberikan        akses informasi secara real-time yang dapat digunakan untuk  mengidentifikasi        masalah, serta pengambilan tindakan untuk merespon masalah yang  terjadi        secara lebih cepat dan tepat.&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Definisi BPM&lt;/h3&gt;Apa itu BPM? Lalu mengapa BPM menjadi elemen yang sangat penting  bagi kesuksesan        sebuah perusahaan? Sebelumnya, kita akan coba kupas terlebih  dahulu mengenai        proses bisnis pada perusahaan. Proses bisnis merupakan inti dari  seluruh        aktivitas pada suatu perusahaan atau organisasi. Untuk mencapai  tujuan perusahaan,        proses bisnislah yang akan memberdayakan seluruh sumber daya yang  ada pada        perusahaan. Tapi yang perlu diketahui adalah bahwa setiap bisnis  memiliki        proses masing-masing yang unik, sesuai dengan karakteristik dari  perusahaan        dan bidang usahanya, seperti proses pembuatan produk ataupun  layanan baru,        pengadaan supply, menjawab pertanyaan pelanggan, ataupun  rekruitasi karyawan        baru, yang tentunya memiliki perbedaan karekteristik tersendiri  untuk setiap        perusahaan.&lt;br /&gt;Manajemen Proses Bisnis yang efektif dan efisien dapat  menghasilkan nilai-nilai        kompetitif bagi perusahaan. Proses bisnis yang dikelola dengan  baik akan        mampu menumbuhkan peluang. Namun perusahaan terkadang kurang  memahami dan        tidak mampu mengontrol proses bisnis yang dimilikinya. Pihak  manajemen mungkin        telah berhasil membuat prosedur yang ideal untuk menjalankan  proses bisnisnya,        tapi pada kenyataannya, implementasi di lapangan dapat sangat  berbeda dari        apa yang telah dirancang sebelumnya. Pada pelaksanaan suatu proses  bisnis        kadang terjadi redundansi, ketidakefisienan, stagnasi, dan berbagi  kesalahan-kesalahan        lainnya yang tidak dapat diantisipasi sebelumnya. Bisnis yang  tidak tangkas        dalam mengontrol proses bisnis yang dimilikinya cenderung akan  menghalangi        usaha perusahaan dalam mencapai sasaran yang diinginkan.&lt;br /&gt;Manajemen Proses Bisnis (BPM) adalah sebuah pendekatan untuk  meningkatkan        efektivitas dan efisiensi melalui pembangunan otomatisasi proses  dan ketangkasan        untuk mengelola perubahan. BPM membantu perusahaan dalam mengawasi  dan mengontrol        seluruh elemen pada proses bisnis, seperti karyawan, pelanggan,  pemasok,        dan workflow. BPM meningkatkan kualitas proses bisnis melalui  penyediaan        mekanisme feedback yang lebih baik. Review yang berkesinambungan  dan real-time        akan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi masalah dan  kemudian mengatasinya        secara lebih cepat sebelum masalah tersebut berkembang menjadi  lebih besar.&lt;br /&gt;Setiap solusi Manajemen Proses Bisnis (BPM) memiliki empat  komponen utama:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pemodelan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengguna dapat mendefinisikan dan mendesain struktur dari setiap  proses          bisnis secara grafis. Manajer Proses dapat mendesain sebuah  proses beserta          seluruh elemen, aturan, sub-proses, parallel proses, penanganan  exception,          penangan error, dan workflow dengan mudah tanpa perlu memiliki  kemampuan          programming khusus dan tanpa membutuhkan bantuan dari staf IT.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengintegrasian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;BPM dapat menghubungkan setiap elemen dalam proses sehingga  elemen-elemen          tersebut dapat saling berkolaborasi dan bertukar informasi untuk  menyelesaikan          tujuannya. Pada level aplikasi, hal ini bisa diartikan sebagai  penggunaan          Application Programming Interface (API) dan messaging. Bagi  pengguna,          hal ini berarti tersedianya sebuah workspace pada komputernya  ataupun          perangkat wireless-nya untuk mengerjakan tugas sesuai dengan  perannya          pada suatu proses bisnis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Pengawasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengguna dapat mengawasi dan mengontrol performansi dari proses  bisnis          yang sedang berjalan dan performansi dari setiap personil yang  terlibat          dalam proses bisnis tersebut. Pengguna juga dapat memperoleh  informasi          mengenai proses yang tengah berjalan, maupun yang telah selesai,  beserta          data-data yang ada di dalamnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Optimalisasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pengguna dapat menganalisa dan memonitor suatu proses bisnis,  melihat          ketidakefisienan, dan juga memungkinkan pengguna untuk mengambil  tindakan          dengan cepat dan merubah proses tersebut untuk meningkatkan  efisiensinya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h3&gt;Kelebihan BPM&lt;/h3&gt;Apa sebenarnya yang akan diperoleh perusahaan yang memanfaatkan  solusi        BPM dalam mengelola dan mengoptimisasi proses bisnis yang  dimilikinya? Keuntungan        dari pemanfaatan solusi Manajemen Proses Bisnis (BPM) antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Solusi BPM akan memfasilitasi perusahaan dalam memodelkan  proses bisnis          yang dimiliki, mengotomatisasi jalannya proses bisnis tersebut,  memonitor          jalannya proses, serta memberikan cara yang mudah dan cepat  ketika perusahaan          akan melakukan perubahaan proses bisnis untuk meningkatkan  performansinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Software BPM membantu perusahaan untuk mengotomatisasi  tugas-tugas yang          selama ini masih dilakukan secara manual. Solusi BPM dapat  mengotomatisasi          proses persetujuan serta penolakan, notifikasi dan laporan  status.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dengan BPM, integrasi antar proses bisnis dapat dilakukan  dengan mudah          dan cepat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BPM membantu perusahaan dalam membuat exception handling dan  proses          alternatif yang sangat dibutuhkan untuk menanggulangi masalah  pada bisnis          yang bersifat sangat dinamis seperti sekarang ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BPM dapat meningkatkan daya respon bisnis melalui kemampuan  untuk mendapatkan          informasi dengan cepat dan real-time.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BPM mengurangi waktu yang dibutuhkan pada pelaksanaan suatu  proses bisnis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BPM meningkatkan produktivitas setiap karyawan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Umumnya proses bisnis tentunya membutuhkan banyak orang dan  sumber daya.          Sebuah solusi BPM yang baik dapat mengurangi jumlah sumber daya  yang dibutuhkan          pada sebuah proses.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;h3&gt;Kesimpulan&lt;/h3&gt;Banyak perusahaan memanfaatkan teknologi informasi untuk  mengoptimisasi        proses bisnis yang dimilikinya, tapi mereka kadang masih membangun  solusi        dengan sistem yang tidak terintegrasi. Sistem tersebut terpisah  berdasarkan        unit kerja maupun berdasarkan proses bisnis. Hal ini akan menjadi  halangan        ketika suatu proses membutuhkan kolaborasi dengan proses lain  untuk dapat        menyelesaikan jalannya proses tersebut. Manajemen Proses Bisnis  (BPM) adalah        solusi yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengelola proses  bisnis yang        mereka miliki Dengan BPM perusahaan dapat dengan mudah memodelkan  dan mengubah        proses bisnis sesuai kebutuhan agar dapat dioptimisasi, yang pada  akhirnya        akan mengurangi ongkos produksi, meningkatkan efisiensi karyawan,  meningkatkan        kepuasan pelanggan, memperbaiki hubungan dengan partner bisnis,  dan pada        akhirnya adalah meningkatkan keuntungan perusahaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-64182796530400072?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/64182796530400072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/manajemen-proses-bisnis-mendorong.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/64182796530400072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/64182796530400072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/manajemen-proses-bisnis-mendorong.html' title='Manajemen Proses Bisnis: Mendorong Efisiensi dan Menumbuhkan Nilai Kompetitif'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-6115397866371547982</id><published>2010-04-21T05:21:00.000-07:00</published><updated>2010-04-21T05:21:50.664-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>Siapkah Indonesia Menghadapi Pasar Global Asia Tahun 2010 ?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87tyXgykiI/AAAAAAAAAkc/3nGrIM4tm8o/s1600/virtues-of-free-trade-image.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="198" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87tyXgykiI/AAAAAAAAAkc/3nGrIM4tm8o/s200/virtues-of-free-trade-image.jpeg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tinggal empat bulan lagi, kesepakatan perdagangan bebas atau free trade  agreement ASEAN-China diimplementasikan. Itu berarti persaingan di pasar  global, khususnya Asia, tahun 2010 bakal kian gencar. Kesiapan industri  untuk menangkap peluang ini tak bisa ditawar-tawar lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Video profil Provinsi Henan, China, berdurasi sekitar 20 menit pada  Forum Ekonomi China-Indonesia di Jakarta, Senin (24/8), mengundang  kekaguman. Alunan musik tradisional China menjadi pembuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari rasa syukur dalam peribadatan tradisional China, mata diajak  menikmati keindahan alam Henan dari langit. Peta kedekatan Henan dan  Indonesia pun ditampilkan. Kemudian, keragaman kuliner hingga kekuatan  pembangunan industri makanan dan minuman. Lantas, industri alat berat  dan tekstil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak dilupakan, seluruh aktivitas industri sudah didukung dengan  infrastruktur yang memadai. Kesiapan pembangunan jalan dan jalur kereta  api serta pelabuhan dan bandar udara. Juga pasar modal. Gambaran profil  sebuah provinsi menjadi wilayah yang utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru profil satu provinsi, belum profil kekuatan dan keanekaragaman  negara China dengan 23 provinsi yang ada. Daya cengkeram China bukan  hanya dalam membidik pasar, tetapi juga cara memanfaatkan peluang  berinvestasi, khususnya dalam FTA ASEAN-China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Provinsi Henan menunjukkan kesiapannya bagi &lt;span4471525&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" id="Y4471525S0" style="color: #000fff; text-decoration: underline;"&gt;investasi&lt;/a&gt;&lt;/span4471525&gt;  dan sekaligus mencari peluang bisa memasarkan keunggulan produknya,  bahkan mencari peluang berinvestasi di negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 120 anggota delegasi dipimpin Gubernur Henan Guo Gengmao  menjajaki Indonesia. Beberapa penerjemah disiapkan untuk mendukung  proses temu bisnis dengan pengusaha Indonesia. Serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duta Besar China untuk Indonesia Zhang Qiyue menunjukkan alasan kesiapan  dalam FTA ASEAN-China. Sekarang Indonesia dipadang sebagai mitra  perdagangan terbesar ke-4 di ASEAN bagi China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari statistik China, semester I-2009, investasi nonfinansial China ke  Indonesia 100 juta dollar AS. Investasi Indonesia ke China 65 juta  dollar AS. Dalam situasi investasi asing langsung (FDI) dunia anjlok,  investasi kedua negara berkembang cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unjuk kesamaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Henan berupaya menunjukkan kesamaan dengan Indonesia sebagai negara yang  kaya. Mulai dari kesamaan peradaban, kekayaan alam, industri  pariwisata, hingga kapasitas ekonomi yang besar. Semua tinggal digarap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2005, Indonesia dan China membentuk kemitraan strategis. Babak  baru kerja sama, termasuk kerja sama Indonesia dan Provinsi Henan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tahun 2008, investasi Indonesia di Henan sebanyak 15 proyek  senilai 9,94 juta dollar AS. Nilai perdagangan Indonesia dengan Henan  tahun 2008 mencapai 216 juta dollar AS, naik 47 persen dari tahun 2008.  Komoditas perdagangan utama, antara lain, karet dan pasir besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FTA ASEAN-China akan menjadi entitas ekonomi terbesar di dunia dengan  1,9 miliar penduduk. Tepat 1 Januari 2010, China akan menurunkan pajak  bea masuk bagi 93 produk asal ASEAN menjadi nol persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sangat menguntungkan Indonesia dan China, khususnya Henan. Ini energi  pendorong kerja sama saling menguntungkan,” kata Guo Gengmao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti kesiapan pun sudah dirintis. Bukan hanya menjajaki, saat kunjungan  forum ekonomi selama tiga hari ini juga ditandatangani enam perjanjian  kerja sama di berbagai bidang senilai total 200 juta dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah? Menteri Perindustrian Fahmi Idris saja mengakui, ”China sudah  siap. Industri tekstil bukan hanya menjadi industri terbesar dan  efisien. Hulu hingga hilir sudah dikuasai. Kompetisi industri tekstil  berat karena Indonesia baru mulai merestrukturisasi mesin tekstil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duta Besar RI untuk China Sudrajat mengatakan, FTA ASEAN-China tidaklah  perlu ditakuti. China sangat fleksibel. Pelaksanaan FTA bisa dijadwal  kembali kalau belum siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suka atau tidak, pasar global menuntut semua negara tidak hanya jago  kandang. Apakah Industri Indonesia siap terjun dalam persaingan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : by Stefanus Osa - koran.kompas.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-6115397866371547982?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/6115397866371547982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/siapkah-indonesia-menghadapi-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6115397866371547982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6115397866371547982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/siapkah-indonesia-menghadapi-pasar.html' title='Siapkah Indonesia Menghadapi Pasar Global Asia Tahun 2010 ?'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87tyXgykiI/AAAAAAAAAkc/3nGrIM4tm8o/s72-c/virtues-of-free-trade-image.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-3142963827446661458</id><published>2010-04-21T05:18:00.000-07:00</published><updated>2010-04-21T05:18:05.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>99 Perusahaan Yang Paling Beretika di Tahun 2009</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87spmI1fhI/AAAAAAAAAkU/HsVzs57wNxo/s1600/community-globe2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87spmI1fhI/AAAAAAAAAkU/HsVzs57wNxo/s200/community-globe2.jpg" width="164" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sebuah penelitian diadakan oleh Ethisphere Institute yang didedikasikan  untuk kemajuan dan berbagi praktik terbaik dalam etika bisnis, tanggung  jawab sosial perusahaan, anti-korupsi kembali membuat daftar baru  perusahaan-perusahaan global yang menjalankan program tanggung jawab  sosial korporasi &lt;b&gt;(Corporate Social Responsibility - CSR)&lt;/b&gt; yang  dianggap memberikan panutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikutip dari Ethisphere.com, Sabtu (25/4/2009) perusahaan yang  berbasis di Amerika  Serikat ini kembali membuat daftar &lt;b&gt;'2009 World Most Ethical  Companies' &lt;/b&gt;yang terdiri dari 99 perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-99 perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang masuk nominasi serta  tersaring lebih dari 100 negara dan terdiri dari 35 industri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, sebanyak 20 perusahaan yang ada di daftar tahun 2008  dikeluarkan dari list, dan diganti dengan 25 perusahaan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan tersebut dinilai dari beberapa kriteria seperti inovatif,  menjalankan CSR, memiliki jejak rekam yang baik dalam hukum dan aturan,  tanggung jawab eksekutif, tata kelola perusahaan yang baik, sistem  internal perusahaan yang baik serta menjadi pemimpin dalam industrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh perusahaan-perusahaan yang beretika itu seperti menjual  produk yang baik ke masyarakat dan bisa dipertanggungjawabkan, tidak  melakukan diskriminasi atau kegiatan ilegal lainnya dan tidak merusak  lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ethisphere Institute pun mengakui memang tidak ada bisnis yang sempurna  seperti menghadapi gugatan atau terkena terpaan krisis. Namun Ethisphere  memberi acungan kepada perusahaan yang selalu berusaha untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Daftar 2009 World’s Most Ethical Companies adalah :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Aerospace &amp;amp; Defense:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Honeywell International (AS)&lt;br /&gt;Harris Corporation (AS)&lt;br /&gt;The Aerospace Corporation (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Banking:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;HSBC (Inggris)&lt;br /&gt;Rabobank (Belanda)&lt;br /&gt;Standard Chartered Bank (Inggris)&lt;br /&gt;Westpac Banking Corporation (Australia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Automotive :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;BMW (Jerman)&lt;br /&gt;Cummins  (AS)&lt;br /&gt;Johnson Controls (AS)&lt;br /&gt;Toyota Motor (Jepang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apparel:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nike (AS)&lt;br /&gt;Patagonia (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Business Services:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Accenture Ltd (Bermuda)&lt;br /&gt;Dun &amp;amp; Bradstreet (AS)&lt;br /&gt;Pitney Bowes (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Chemicals:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ecolabs (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Computer Hardware:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hewlett-Packard (AS)&lt;br /&gt;Dell (AS)&lt;br /&gt;Xerox Corporation (AS)&lt;br /&gt;Ricoh Company (Jepang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Computer Software:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Salesforce.com (AS)&lt;br /&gt;Oracle Corporation (AS)&lt;br /&gt;Symantec (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Energy &amp;amp; Utilities:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Duke Energy (AS)&lt;br /&gt;FPL Group (AS)&lt;br /&gt;Statkraft (Norwegia)&lt;br /&gt;Wisconsin Energy Corp (AS)&lt;br /&gt;Sempra Energy (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Consumer Product:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mattel (AS)&lt;br /&gt;Henkel AG (Jerman)&lt;br /&gt;Kao Corporation (Jepang)&lt;br /&gt;S.C. Johnson &amp;amp; Son (AS)&lt;br /&gt;Unilever (Belanda)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Diversified Industries :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;General Electronic (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Engineering &amp;amp; Construction:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Fluor Corporation (AS)&lt;br /&gt;CRH (Irlandia)&lt;br /&gt;Holcim (Swiss)&lt;br /&gt;CH2M Hill (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Environmental Services &amp;amp; Equipment:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Waste Management (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Financial Services:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;American Express (AS)&lt;br /&gt;Principal Financial Group (AS)&lt;br /&gt;The Hartford Financial Services Group (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Electronics &amp;amp; Semiconductors:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Freescale Semiconductors (AS)&lt;br /&gt;Intel (AS)&lt;br /&gt;Texas Instruments (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Food &amp;amp; Beverages:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;General Mills (AS)&lt;br /&gt;Danone (Perancis)&lt;br /&gt;Kellog Company (AS)&lt;br /&gt;PepsiCo (AS)&lt;br /&gt;Stonyfield Farm (AS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Food Service:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sodexo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Food Stores:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Safeway&lt;br /&gt;Trade Joe's&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;General Retail:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Target (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Manufacturing:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Caterpilar (AS)&lt;br /&gt;Deere &amp;amp; Company (AS)&lt;br /&gt;Eaton Corporation (AS)&lt;br /&gt;Milliken &amp;amp; Company (AS)&lt;br /&gt;Rockwell Automation (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Forestry, Paper &amp;amp; Packaging:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Internatational Paper Company (AS)&lt;br /&gt;Weyerhaeuser (AS)&lt;br /&gt;Stora Enso (Finlandia)&lt;br /&gt;Svenska Cellulosa/SCA (Swedia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Insurance:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;AFLAC (AS)&lt;br /&gt;Swiss Re (AS)&lt;br /&gt;Sompo (Jepang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Healthcare:&lt;br /&gt;Cleveland Clinic (Jerman)&lt;br /&gt;Premier (AS)&lt;br /&gt;John Hopkins Hospital (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Internet:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Google (AS)&lt;br /&gt;Zappos.com (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hotel, Travel &amp;amp; Hospitality:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Accor (Prancis)&lt;br /&gt;Marriot International (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Media &amp;amp; Entertainment:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Thomson Reuters (Inggris/&lt;span4471525&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" id="Y4471525S4" style="color: #000fff; text-decoration: underline;"&gt;Kanada&lt;/a&gt;&lt;/span4471525&gt;)&lt;br /&gt;Time Warner (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Medical Devices:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Baxter International (AS)&lt;br /&gt;Royal Phillips (Belanda)&lt;br /&gt;Becton Dickinson (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Restaurants &amp;amp; Cafes:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;McDonald's (AS)&lt;br /&gt;Starbucks Coffee Co (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Metals &amp;amp; Mining:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Alcoa Inc. (AS)&lt;br /&gt;Rio Tinto Group (Inggris).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oil &amp;amp; Gas:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Petro-Canada (Kanada)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pharma &amp;amp; Biotech:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;AstraZenneca (AS)&lt;br /&gt;Genzyme (AS)&lt;br /&gt;Novartis (Swiss)&lt;br /&gt;Novo Nordisk (DEnmark)&lt;br /&gt;Novozymes (Denmark)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Telecomunication:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;T-Mobile (AS)&lt;br /&gt;Vodafone roup (Inggris)&lt;br /&gt;Cisco System (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Special Retail:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ten Thousand Villages (AS)&lt;br /&gt;Marks and Spencer (Inggris)&lt;br /&gt;IKEA (Swedia)&lt;br /&gt;GAP (AS)&lt;br /&gt;Best Buy (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Real Estate:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jones Lang LaSalle (AS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Transportation &amp;amp; Logistics:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nippon Yusen Kaisha/NYK (Jepang)&lt;br /&gt;United Parcel Service/UPS (AS)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-3142963827446661458?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/3142963827446661458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/99-perusahaan-yang-paling-beretika-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/3142963827446661458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/3142963827446661458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/99-perusahaan-yang-paling-beretika-di.html' title='99 Perusahaan Yang Paling Beretika di Tahun 2009'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87spmI1fhI/AAAAAAAAAkU/HsVzs57wNxo/s72-c/community-globe2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-7312070399828156876</id><published>2010-04-21T05:13:00.000-07:00</published><updated>2010-04-21T05:13:21.785-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>10 Merk Terbaik Didunia Tahun 2009</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Tahun 2009 yang penuh dengan gejolah dan dalam masa resesi sehingga  banyak perusahaan di dunia yang merugi bahkan gulung tikar. Pastilah  perusahaan yang menjadi terbaik adalah perusahaan yang mampu beradaptasi  dengan sangat optimal di masa resesi keuangan global ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah lembaga branding yaitu Interbrand dalam 10 tahun ini melakukan  penilaian terhadap 100 merek internasional dan 10 merek global terbaik  atau yang menyandang "The Best Global Brand" tahun 2009 adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Coca-Cola&lt;br /&gt;2. IBM&lt;br /&gt;3. Microsoft&lt;br /&gt;4. GE&lt;br /&gt;5. Nokia&lt;br /&gt;6. McDonald's&lt;br /&gt;7. Google&lt;br /&gt;8. Toyota&lt;br /&gt;9. Intel&lt;br /&gt;10. Disney.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Coca Cola masih berhasil mempertahankan tradisinya sebagai The &lt;span4471525 style="color: black;"&gt;Best of the best&lt;/span4471525&gt;  di daftar perusahaan terbaik di dunia.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87pX0SelYI/AAAAAAAAAjE/zKgD5fo3478/s1600/coca_cola_large.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87pX0SelYI/AAAAAAAAAjE/zKgD5fo3478/s320/coca_cola_large.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87pqBUxSiI/AAAAAAAAAjM/fSTyPvr6-Vk/s1600/ibm.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87pqBUxSiI/AAAAAAAAAjM/fSTyPvr6-Vk/s320/ibm.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87p-BzMmZI/AAAAAAAAAjU/KLVPwg8PJbc/s1600/microsoft_logo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87p-BzMmZI/AAAAAAAAAjU/KLVPwg8PJbc/s320/microsoft_logo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87qaL1JfEI/AAAAAAAAAjc/2cICprpDIzc/s1600/ge_oledsfront.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87qaL1JfEI/AAAAAAAAAjc/2cICprpDIzc/s320/ge_oledsfront.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87qoY0G7qI/AAAAAAAAAjk/050KtLvU2rs/s1600/nokia_logo11.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87qoY0G7qI/AAAAAAAAAjk/050KtLvU2rs/s320/nokia_logo11.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87q0bw2BmI/AAAAAAAAAjs/Cla0q97JZzM/s1600/mcdonalds-logo.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87q0bw2BmI/AAAAAAAAAjs/Cla0q97JZzM/s320/mcdonalds-logo.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87rFglCNMI/AAAAAAAAAj0/L_SsfUDNnSA/s1600/google_logo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87rFglCNMI/AAAAAAAAAj0/L_SsfUDNnSA/s320/google_logo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87rS2XXoOI/AAAAAAAAAj8/GbqdGBlbQoY/s1600/toyota-logo_100177010_m.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87rS2XXoOI/AAAAAAAAAj8/GbqdGBlbQoY/s320/toyota-logo_100177010_m.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87rei53RII/AAAAAAAAAkE/3jRaYeY5zAo/s1600/intel-logo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87rei53RII/AAAAAAAAAkE/3jRaYeY5zAo/s320/intel-logo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87r0I9NCPI/AAAAAAAAAkM/yaReyoCHHpA/s1600/disney-logo.jpg.bmp" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87r0I9NCPI/AAAAAAAAAkM/yaReyoCHHpA/s320/disney-logo.jpg.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-7312070399828156876?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/7312070399828156876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/10-merk-terbaik-didunia-tahun-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/7312070399828156876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/7312070399828156876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/10-merk-terbaik-didunia-tahun-2009.html' title='10 Merk Terbaik Didunia Tahun 2009'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87pX0SelYI/AAAAAAAAAjE/zKgD5fo3478/s72-c/coca_cola_large.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2931976999691151332</id><published>2010-04-21T04:59:00.000-07:00</published><updated>2010-04-21T04:59:14.033-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Manajemen'/><title type='text'>Pengaruh Ucapan Terima Kasih</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87ohnpb8oI/AAAAAAAAAi8/oTZVqeyMknw/s1600/thanks.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87ohnpb8oI/AAAAAAAAAi8/oTZVqeyMknw/s320/thanks.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ucapan terima kasih mungkin seringkali Kita dengar atau ucapkan, namun  sadarkah pengaruh dari ucapan tersebut pada diri Kita dan yang  menerimanya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian yang dipublikasikan di Psychological Science melihat efek  ucapan terima kasih terhadap kekuatan komunal, tingkat tanggung jawab  yang dirasakan seorang teman atau pasangan kepada yang lain. Sedang  penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa ucapan terima kasih  menguatkan hubungan dengan meningkatkan kepuasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil riset menunjukan, mengucapkan terima kasih, tak hanya membantu  orang yang menerima ucapan itu, namun juga yang mengucapkannya. Ucapan  itu juga mampu memperbaiki dan meningkatkan kemampuan dalam bersikap  saat menjalani sebuah hubungan sosial. Ekpresi wajah saat mengucapkan  terima kasih menggambarkan Anda menjadi seorang yang bertanggung jawab  terhadap orang-orang disekitar Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski riset terdahulu menyimpulkan ekspresi saat mengucapkan terima  kasih menghadirkan kepuasan dalam sebuah hubungan sosial, riset paling  anyar yang dipublikasi secara online dalam psychological Science  mencatat, ekspresi saat mengucapkan terima kasih tidak hanya  menghadirkan kepuasan dalam sebuah hubungan melainkan kekuatan komunal  di dalamnya, sebuah tingkatan tanggung jawab yang mencakup orang-orang  di sekitar dan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin riset, Nathaniel Lambert dari Florida State University,  Tallahassee menyatakan hasil riset begitu logis. “Ketika Anda  mengekspresikan ucapan terimakasih, Anda terfokus pada hal baik yang  telah dilakukan untuk Anda. Hal ini membuat Anda berpikir positif dan  membantu Anda untuk fokus pada jalan yang benar,” katanya kepada  Healthday, akhir pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Lambert dan kolega meriset ulang melalui tiga riset berbeda  tentang mengekspresikan ucapan terima kasih membantu seseorang  memperkuat hubungannya dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di riset pertama, 137 mahasiswa mengikuti rangkaian survey bagaimana  mereka mengekpresikan terima kasih kepada teman atau kerabatnya. Hasil  survey menunjukan, ucapan terima kasih berhubungan dengan persepsi  seorang yang begitu kental dengan ikatan komunalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada riset kedua, 218 mahasiswa yang ditanyai melalui sebuah survei  mengaku mengalami perubahan persespsi saat berinteraksi sosial dengan  orang-orang terdekat dan lingkungan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki riset ketiga, Lambert dan kolega melibatkan 75 laki-laki dan  perempuan yang kemudian secara acak diharuskan memilih satu dari empat  kelompok yang ada dan mengikuti aktivitas kelompok yang dipilih lebih  dari tiga minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok pertama diharuskan mengucapkan terima kasih kepada teman.  Kemudian di kelompok kedua, individu harus bercerita tentang teman-teman  mereka. Kelompok ketiga, bercerita tentang aktivitas keseharian dan  kelompok keempat berbicara tentang sisi positif berinteraksi dengan  teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari empat kelompok tadi, kelompok pertama cenderung  menghargai sebuah  bentuk hubungan sosial ketimbang kelompok lain. “ Seseorang yang  mengucapkan terima kasih begitu terbuka pada hubungan sosial, lebih  komunal, mau berkorban dan membantu individu lain,” kata Lambert.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga melihat individu yang gemar mengucapkan terima kasih nantinya  mengharapkan individu lain juga melakukan hal serupa. “Dalam hubungan  kemasyarakatan sekarang ini, sebagian individu tidak melihat apa yang  dilakukan untuk mereka. Itu hanyalah krikil kecil tentang ucapan terima  kasih. Hal itu  berpotensi merubaharah peluru  negatif menuju kepada  pandangan positif di sebuah hubungan,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, Pakar Psikolog dari University of Califormia Davis,  Robert Emmons dalam bukunya berjudul Thanks!: How the New Science of  Gratitude Can Make You Happier  menyatakan ucapan terimakasih dapat  merajut dan mengikat orang-orang ke dalam hubungan timbal balik.  “Tantangan terbesar riset adalah laki-laki lebih sulit mengucapkan  terima kasih,” singkatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika seseorang tidak merasakannya, riset secara kuat menunjukan  mengucapkan terima kasih akan membimbing individu paa keterikatan secara  emosi,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sudahkah Anda membiasakan mengucapkan terima kasih kepada rekan,  keluarga atau konsumen Anda ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2931976999691151332?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2931976999691151332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/pengaruh-ucapan-terima-kasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2931976999691151332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2931976999691151332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/pengaruh-ucapan-terima-kasih.html' title='Pengaruh Ucapan Terima Kasih'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S87ohnpb8oI/AAAAAAAAAi8/oTZVqeyMknw/s72-c/thanks.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2812512233446543415</id><published>2010-04-14T14:55:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T14:55:45.400-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Etika Bisnis'/><title type='text'>Aliran Berdasarkan Hak</title><content type='html'>ALIRAN BERDASAR PADA HAK (RIGHT)&lt;br /&gt;H. J. McCloskey mengatakan bahwa hak adalah hak individu pada sesuatu. Seseorang mempunyai hak jika seseorang tadi berhak untuk melakukan sesuatu (berperilaku sesuatu) dengan cara tertentu atau berhak memaksa orang lain berperilaku dengan cara tertentu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak moral biasanya dianggap sebagai hak yang berlaku universal, karena hak moral merupakan hak semua orang sebagai manusia. Hak moral ini seharusnya mendasari hak hukum seseorang. Jadi misalnya manusia mempunyai hak moral untuk keamanan fisik dan mental, maka dimanapun di dunia ini seseorang seharusnya mempunyai hak hukum untuk mendapatkan kemanan fisik dan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 aspek uatama dalam hak moral :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Hak moral selalu terkait dengan kewajiban (obligation). Misalnya semua manusia mempunyai hak moral untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak maka pimpinan pemerintah (atau masyarakat) mempunyai kewajiban untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi warga negaranya.&lt;br /&gt;b.Hak moral menyediakan otonomi dan persamaan bagi semua orang dalam usaha mencapai tujuan hidupnya.&lt;br /&gt;c.Hak moral menyediakan dasar pembenaran perilaku seseorang dan menyediakan perlindungan serta bantuan dari pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pendukung aliran berdasar pada hak moral adalah Immanuel Kant (1724 – 1804). Kant mengatakan prinsip- prinsip hak moral sebagai dasar perilaku yang etis sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Prinsip 1 :&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S8Y5wboc7LI/AAAAAAAAAi0/K62wtMxpGVM/s1600/prinsip+1.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="167" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S8Y5wboc7LI/AAAAAAAAAi0/K62wtMxpGVM/s400/prinsip+1.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Prinsip 2 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S8Y51XK7CbI/AAAAAAAAAi4/LAdZW2t708U/s1600/prinsip+2.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="168" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S8Y51XK7CbI/AAAAAAAAAi4/LAdZW2t708U/s400/prinsip+2.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tindakan yang sesuai dengan hak moral menurut Kant mempunyai banyak aspek yang secara umum didambakan banyak orang, misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Manusia memang mendambakan untuk membantu dalam penyediaan pekerjaan, makanan, perumahan, dan lain- lain kebutuhan yang tidak bisa disediakan mereka sendiri tanpa bantuan pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Manusia mempunyai kecenderungan untuk bebas dari cedera dan fitnah serta bebas berfikir, berkumpul, bicara, dan hidup sesuai dengan pilihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu, aliran berdasar hak ini juga mempunyai beberapa kelemahan. Misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kelemahan pada prinsip 1 : misalnya OCHIE adalah seorang manajer yang korup. Ia merasa bahwa semua orang pada dasarnya adalah korup jika diberi kesempatan. Artinya OCHIE menjadi koruptor karena ia merasa bahwa perilaku korup itu akan dilakukan semua orang untuk bisa hidup berkecukupan. Lalu apakah perilaku korup ini menjadi perilaku yang ETIS ? ? ? ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kelemahan pada prinsip 2 : misalnya jika seorang Manajer memberikan upah rendah kepada karyawannya dan menolak melengkapi sarana keamanan kerja karena Manajer itu mempunyai prinsip menghormati keputusan karyawannya untuk bebas memilih apakah mereka tetap mau kerja di perusahaan (dengan menerima upah rendah dan keamanan yang kurang terjamin) atau mau keluar dan kerja di perusahaan lain. Apakah prinsip Manajer ini merupakan bentuk perilaku ETIS ataukah bentuk perilaku yang memanfaatkan orang lain sebagai alat mencapai tujuannya ? ? ? Dalam contoh ini kita melihat bahwa kriteria perilaku ETIS dan TIDAK ETIS menurut prinsip ke dua dari teori KANT ini menjadi tidak jelas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2812512233446543415?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2812512233446543415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/aliran-berdasarkan-hak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2812512233446543415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2812512233446543415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/aliran-berdasarkan-hak.html' title='Aliran Berdasarkan Hak'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S8Y5wboc7LI/AAAAAAAAAi0/K62wtMxpGVM/s72-c/prinsip+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-5518584420400156193</id><published>2010-04-02T04:12:00.000-07:00</published><updated>2010-04-02T04:12:48.503-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Etika Bisnis'/><title type='text'>Aliran Kemanfaatan</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}@page Section1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:176623684;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1509507474 788405936 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l1	{mso-list-id:606811232;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1784104814 767833030 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l1:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l2	{mso-list-id:879244232;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:2062833676 2084351960 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l2:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ALIRAN KEMANFAATAN ( UTILITARIANISM )&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XQ1I1ni9I/AAAAAAAAAic/_SSxb3ckAbw/s1600/jeremy+bentham.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XQ1I1ni9I/AAAAAAAAAic/_SSxb3ckAbw/s320/jeremy+bentham.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Aliran ini dipelopori oleh &lt;b&gt;Jeremy Bentham &lt;/b&gt;(1748 – 1832). Prinsip dasar dari aliran kemanfaatan ini adalah :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“ an action is right from an ethical point of view if and only if the sum total of utilities produced by that act is greater than the sum total of utilities produced by any other act the agent could have performed in its place “.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(Sebuah tindakan bisa dikatakan etis jika dan hanya jika jumlah total manfaat yang dihasilkan oleh tindakan tadi lebih besar dari total manfaat yang dihasilkan oleh (alternatif) tindakan- tindakan lain yang dilakukan seseorang)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ide dasar dari aliran kemanfaatan ini adalah bahwa tindakan harus menghasilkan &lt;b&gt;the greatest good for the greates number of people.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pemimpin atau manajer yang melaksanakan etika bisnis berdasar aliran kemanfaatan harus melakukan 3 langkah, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Menentukan alternatif- alternatif tindakan apa saja yang bisa dilakukan dalam pelaksanaan kepemimpinan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pemimpin harus mengevaluasi keuntungan dan biaya baik langsung atau tidak langsung yang akan dihasilkan setiap alternatif tindakan yang akan dirasakan orang- orang yang terkena dampak alternatif tindakan tadi di masa yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Alternatif tindakan yang menghasilkan total kemanfaatan yang paling besar akan dipilih untuk dilaksanakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jika dikaitkan dengan kepemimpinan, aliran kemanfaatan ini mempunyai kebaikan- kebaikan, misalnya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mendasarkan pada kebaikan untuk orang banyak (&lt;b&gt;the greatest good for the greatest number of people&lt;/b&gt;). Pemimpin dalam melaksanakan kepemimpinan akan memperhatikan manfaat yang paling besar bagi sebagian besar bawahannya (atau bahkan semuanya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Memberi dasar &lt;b&gt;cost-benefit analysis&lt;/b&gt;. Pemimpin akan selalu mendasarkan pelaksanaan kepemimpinan pada analisa biaya dan keuntungan. Alternatif pelaksanaan kepemimpinan yang menghasilkan rasio biaya dan keuntungan terkecillah yang akan dipilih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tetapi aliran kemanfaatan ini juga mempunyai kelemahan- kelemahan, misalnya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kesulitan mengukur ‘manfaat’ yang dihasilkan, terutama jika manfaat yang dihasilkan bersifat sangat kualitatif misalnya kepuasan, motivasi, dan lain- lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kesulitan meramal keuntungan dan biaya dari alternatif- aternatif tindakan, terutama jika keuntungan dan biaya bersifat kualiatif misalnya keuntungan dan biaya sosial.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kadang- kadang terjadi ketidakjelasan definisi keuntungan dan biaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Misalnya jika seorang manajer memberikan gaji ke-13 pada bawahannya di hari raya. Manajer itu berharap mendapatkan keuntungan berupa meningkatnya motivasi kerja bawahannya setelah diberikan gaji ke-13. Tetapi mungkin harapan manajer tadi akan keliru karena kemungkinan bawahannya akan santai- santai saja dalam bekerja sebab mereka sudah memperoleh uang untuk merayakan hari raya. Justru pemberian gaji ke-13 dalam kasus ini akan menjadi biaya bagi organisasi karena menurunnya prestasi kerja karyawannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-5518584420400156193?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/5518584420400156193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/aliran-kemanfaatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5518584420400156193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5518584420400156193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/aliran-kemanfaatan.html' title='Aliran Kemanfaatan'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XQ1I1ni9I/AAAAAAAAAic/_SSxb3ckAbw/s72-c/jeremy+bentham.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-758785663426328543</id><published>2010-04-02T04:08:00.000-07:00</published><updated>2010-04-02T04:08:46.787-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>Cara- Cara Khusus Memasuki Pasar Asing (Specialized modes of entry)</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;b&gt;Cara- Cara Khusus Memasuki Pasar Asing&lt;/b&gt; (&lt;b&gt;Specialized modes of entry&lt;/b&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}@page Section1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Beberapa cara khusus memasuki pasar asing misalnya : &lt;b&gt;fabrikasi kontrak (contract menu facturing), kontrak manajemen (management contract)&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;proyek turnkey (turnkey project)&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XQCfbqEWI/AAAAAAAAAiU/SbiOIKspOWA/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XQCfbqEWI/AAAAAAAAAiU/SbiOIKspOWA/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dengan melakukan &lt;b&gt;contract manufacturing&lt;/b&gt;, maka suatu perusahaan internasional dapat mengurangi jumlah sumber daya manusia dan keuangan yang digunakan untuk memproduksi produknya. Hal ini dilakukan suatu perusahaan internasional dengan cara memberi hak perusahaan lain memproduksi produknya di suatu negara, kemudian perusahaan internasional tadi yang bertugas memasarkan sasarannya. Contoh perusahaan internasional yang melaksanakan cara ini adalah Nike. Nike memilih untuk berkonsentrasi pada pemasaran produk sepatunya dan menyerahkan pembuatan sepatu atletiknya pada beberapa perusahaan di Asia Tenggara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Manajemen contract &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;adalah suatu perjanjian dimana suatu perusahaan memberikan bimbingan manajerial, keahlian teknis, atau jasa- jasa khusus pada perusahaan yang lain untuk jangka waktu tertentu dengan imbalan balas jasa keuangan dalam jumlah tertentu. &lt;b&gt;Management contract &lt;/b&gt;akan memungkinkan sebuah perusahaan mendapatkan tambahan pendapatan tanpa menambah risiko investasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Turnkey project &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;adalah sebuah kontrak dimana sebuah perusahaan setuju untuk mendesain, membangun, dan melengkapi seuah fasilitas produksi untuk perusahaan lain, dan begitu proyek fasilitas produksi selesai maka perusahaan tadi akan menyerahkan proyek kepada perusahaan lain tadi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;  &lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-758785663426328543?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/758785663426328543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/cara-cara-khusus-memasuki-pasar-asing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/758785663426328543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/758785663426328543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/cara-cara-khusus-memasuki-pasar-asing.html' title='Cara- Cara Khusus Memasuki Pasar Asing (Specialized modes of entry)'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XQCfbqEWI/AAAAAAAAAiU/SbiOIKspOWA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-1737817052600049298</id><published>2010-04-02T04:02:00.000-07:00</published><updated>2010-04-02T04:03:30.907-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>Francise Internasional</title><content type='html'>Franchise Internasional (&lt;b&gt;Internasional Franchising&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya franchise internasional ini hampir sama dengan lisensi, tetapi &lt;b&gt;licensor&lt;/b&gt; (dalam franchise disebut sebagai &lt;b&gt;franchisor&lt;/b&gt;) mempunyai pengendalian yang lebih besar kepada &lt;b&gt;licensee&lt;/b&gt; (dalam franchise disebut sebagai&lt;b&gt; franchisee&lt;/b&gt;). Dalam perjanjian&lt;b&gt; franchise&lt;/b&gt;, sebuah perusahaan (&lt;b&gt;franchisee&lt;/b&gt;) diberikan hak utuk beroperasi  dengan menggunakan nama perusahaan lain (&lt;b&gt;franchisor&lt;/b&gt;) dengan memberikan balas jasa tertentu kepada franchisor. &lt;b&gt;Franchisor&lt;/b&gt; kemudian akan mengijinkan franchise memproduksi dan menjual produk berikut trademark produk dan sistem operasinya. &lt;b&gt;Franchisor&lt;/b&gt; juga menyediakan jasa penunjang yang teratur seperti periklanan, pelatihan, dan program kualitas produk kepada&lt;b&gt; franchisee&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Franchise internasional kemungkinan besar akan sukses diterapkan di suatu negara dalam kondisi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. &lt;b&gt;PRODUK PERUSAHAAN SUDAH SUKSES DI NEGARA ASAL&lt;/b&gt;. Misalnya &lt;b&gt;McDonald’s&lt;/b&gt; yang sukses di Amerika Serikat karena produk- produknya ditawarkan dengan nama menu yang populer, disiapkan secara konsisten dan baik, dan disajikan dengan pelayanan yang cepat dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XOldAWzCI/AAAAAAAAAiE/uWyiv-dk15w/s1600/mcdonalds-angus.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XOldAWzCI/AAAAAAAAAiE/uWyiv-dk15w/s320/mcdonalds-angus.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XOeJA3ZWI/AAAAAAAAAh8/-RwH0IOZujk/s1600/mcdonalds.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XOeJA3ZWI/AAAAAAAAAh8/-RwH0IOZujk/s320/mcdonalds.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;b. &lt;b&gt;SUKSES DI NEGARA ASAL HARUS BISA DITRANSFER KE NEGARA ASING&lt;/b&gt;.  Misalnya McDonald’s sangat populer di negara lain sebagai makanan Amerika, berharga murah, dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. &lt;b&gt;FRANCHISOR SUDAH MENCAPAI SUKSES DALAM MEMBANGUN PERJANJIAN FRANCHISE DI NEGARA  ASAL&lt;/b&gt;. Misalnya sebelum memasuki perjanjian franchise internasioal, &lt;b&gt;McDonald’s&lt;/b&gt; sudah sukses membangun franchise-nya di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. &lt;b&gt;ADA FRANCHISEE ASING YANG TERTARIK MELAKUKAN PERJANJIAN FRANCHISE INTERNASIONAL DENGAN SUATU PERUSAHAAN&lt;/b&gt;. Hal ini tentu bukan masalah bagi McDonald’s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Franchise&lt;/b&gt; internasional mempunyai beberapa keuntungan dan kerugian ditinjau dari sisi franchisor. Keuntungan dan kerugian &lt;b&gt;franchise&lt;/b&gt; internasional dari sisi franchisor secara umum sama dengan keuntungan dan kelemahan lisensi internasional .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XOs6tBuLI/AAAAAAAAAiM/bUnNIKhAZHQ/s1600/mcdonalds-store-front.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XOs6tBuLI/AAAAAAAAAiM/bUnNIKhAZHQ/s320/mcdonalds-store-front.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-1737817052600049298?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/1737817052600049298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/francise-internasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1737817052600049298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1737817052600049298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/francise-internasional.html' title='Francise Internasional'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XOldAWzCI/AAAAAAAAAiE/uWyiv-dk15w/s72-c/mcdonalds-angus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-80774202601729822</id><published>2010-04-02T03:55:00.000-07:00</published><updated>2010-04-02T03:55:22.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Etika Bisnis'/><title type='text'>Pengertian Etika Bisnis</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:559439278;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:191272372 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pengertian Etika Bisnis (&lt;b&gt;Business Ethics&lt;/b&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XM4yzktvI/AAAAAAAAAh4/jQi5uMhvDEA/s1600-h/etika_bisnis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XM4yzktvI/AAAAAAAAAh4/jQi5uMhvDEA/s1600/etika_bisnis.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Etika (ethics) sebenarnya adalah suatu studi tentang apa yang benar dan salah serta moralitas pilihan yang dibuat individu. Implikasinya adalah bahwa sebuah perilaku atau keputusan etis adalah perilaku atau keputusan yang benar menurut beberapa standar moral tertentu. Dalam kaitannya dengan bisnis, etika bisnis (&lt;b&gt;business ethics&lt;/b&gt;) adalah aplikasi dari standard- standard moral dalam situasi bisnis. Atau dengan kata lain etika bisnis berurusan dengan pengambilan keputusan bisnis yang didasari oleh standard moral tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada 3 jenis standard moral yang mendasari etika menurut Manuel G. Velasquez, yaitu &lt;b&gt;utilitarianism &lt;/b&gt;(aliran kemanfaatan), aliran yang berdasar pada &lt;b&gt;rights &lt;/b&gt;(hak), dan aliran yang berdasar pada &lt;b&gt;justice &lt;/b&gt;(keadilan). Standard- standard moral itu akan diaplikasikan sebagai standard moral dalam etika bisnis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ALIRAN KEMANFAATAN ( UTILITARIANISM )&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ALIRAN BERDASAR PADA HAK&amp;nbsp; (RIGHT)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ALIRAN BERDASAR PADA KEADILAN (JUSTICE)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-80774202601729822?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/80774202601729822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/pengertian-etika-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/80774202601729822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/80774202601729822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/04/pengertian-etika-bisnis.html' title='Pengertian Etika Bisnis'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7XM4yzktvI/AAAAAAAAAh4/jQi5uMhvDEA/s72-c/etika_bisnis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-5099006273758487429</id><published>2010-03-31T17:46:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T17:46:40.381-07:00</updated><title type='text'>Happy Easter</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7PsmahfZWI/AAAAAAAAAhw/rL4Lf5SH5xs/s1600/Easter+2009.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7PsmahfZWI/AAAAAAAAAhw/rL4Lf5SH5xs/s320/Easter+2009.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;hy2 smua...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;met ngejalanin masa pra paskah y ? ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;jgn lupa, bsk rabu qta masuk kuliah lagi....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;keep spirit, caiyo...!!!!!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;GBU all... &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Psg8qYDTI/AAAAAAAAAho/qJhw7gG3iZM/s1600/easter_quotes_graphics_01.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Psg8qYDTI/AAAAAAAAAho/qJhw7gG3iZM/s320/easter_quotes_graphics_01.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-5099006273758487429?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/5099006273758487429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/happy-easter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5099006273758487429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5099006273758487429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/happy-easter.html' title='Happy Easter'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7PsmahfZWI/AAAAAAAAAhw/rL4Lf5SH5xs/s72-c/Easter+2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-6693836840605708276</id><published>2010-03-31T05:59:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T06:08:09.627-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>The General Agreement On Tariffs and Trade (GATT)</title><content type='html'>&lt;b&gt;GATT&lt;/b&gt; adalah suatu persetujuan internasional dari 120 negara yang bertujuan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan hambatan- hambatan dalam  perdagangan internasional. Kantor pusatnya di Jenewa, Swiss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak didirikan di Havana, Kuba pada tahun 1947, GATT telah mensponsori 8 putaran perundingan. Putaran yang kedelapan adalah Uruguay (1986- 1993) yang sering disebut sebagai  The Uruguay Round (UR). Pada 15 Desember 1993, disepakati beberapa hal, misalnya untuk menurunkan tarif lebih dari sepertiganya, reformasi perdagangan produk agricultural, undang- undang kepemilikan dan jasa intelektual, dan memperbaiki proses perselisihan antara anggota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1 Januari 1995, GATT berubah nama menjadi World Trade Organization (WTO) yang bermarkas di Jenewa, Swiss.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NE0ghgwLI/AAAAAAAAAhQ/yYoTAEVEs_M/s1600/wto.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NE0ghgwLI/AAAAAAAAAhQ/yYoTAEVEs_M/s320/wto.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NE47d0IEI/AAAAAAAAAhY/nx3Tzeapb5o/s1600/wtooo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NE47d0IEI/AAAAAAAAAhY/nx3Tzeapb5o/s320/wtooo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&lt;b&gt;                Apakah Word Trade Organization (WTO) itu ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WTO adalah organisasi perdagangan dunia yang berfungsi untuk mengatur dan memfasilitasi perdagangan internasional.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;b&gt;               Apakah Tujuan Utama WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama WTO adalah untuk menciptakan persaingan sehat dibidang perdagangan internasional  bagi para anggotanya. Sedangkan secara filosofis tujuan WTO adalah untuk meningkatkan taraf hidup dan pendapatan, menjamin terciptanya lapangan pekerjaan, meningkatkan produksi dan perdagangan serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.                &lt;b&gt;Apakah fungsi utama WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsi utama WTO adalah sebagai forum bagi para anggotanya untuk melakukan perundingan perdagangan serta mengadministrasikan semua hasil perundingan dan peraturan-peraturan perdagangan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.                &lt;b&gt;Kapan WTO mulai berlaku ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WTO mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 1995 yaitu dengan disepakatinya Agreement the World Trade Organization yaitu  persetujuan pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia yang ditandatangani para menteri perdagangan negara-negara anggota WTO pada tanggal 15 April 1994 di Marrakesh, Maroko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.                &lt;b&gt;Berapa jumlah negara anggota WTO  saat ini ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini anggota WTO mencapai 143 negara ditambah dengan 31 negara yang saat ini sedang dalam proses perundingan (accession) untuk masuk menjadi anggota WTO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.                &lt;b&gt;Persetujuan apa yang mengatur perdagangan internasional sebelum adanya WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama kurang lebih 48 tahun, perdagangan multilateral diatur oleh General Agreement on Tariffs and Trade (GATT 1947) yang berlaku secara “ad interim agreement”  (bersifat sementara), terdiri dari 38 pasal dan hanya mengatur perundingan dibidang tarif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.                &lt;b&gt;Bagaimana dan sebutkan struktur WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan tertinggi dalam struktur WTO adalah Ministerial Conference (MC)  yaitu pertemuan tingkat menteri perdagangan negara anggota WTO yang diadakan sekali dalam dua tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ministerial Conference ini mempunyai wewenang untuk mengambil keputusan atas semua hal-hal yang dirundingkan ditingkat bawah dan menetapkan masalah-masalah yang akan dirundingkan dimasa mendatang. Struktur dibawah Ministerial Conference adalah General Council (GC) yang membawahi 5 badan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii. &lt;b&gt;                 Council For Trade in Goods (CTG)&lt;/b&gt; yaitu badan yang menangani masalah perdagangan barang . yang membawahi berbagai komite ditambah Kelompok Kerja (Working Group) serta badan yang khusus menangani masalah texstil dan pakaian jadi yaitu Textiles Monitoring Body (TMB). Komite  dibawah CTG adalah Komite Market Access, Komite Agriculture, Komite Sanitary and Phytosanitary, Komite Rules of Origin, Komite Subsidies  and Countervailing measures, Komite Custom Valuation, Komite Technical Barriers to Trade, Komite Anti-dumping Practices, Komite Import Licencing  dan Komite Safequard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii.                  &lt;b&gt;Council For Trade in Services (CTS)&lt;/b&gt;,Council For Trade in Services  hanya membawahi satu committee yaitu Committee Trade in Financial Services  ditambah dengan tiga Negotiating Group (NG) yaitu NG on Maritime Transport Services,  NG. On Basic Telecommunication dan NG on Movement of Natural  Persons  ditambah lagi dengan satu Working Party (WP) yaitu WP . on Professional Services.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii.               &lt;b&gt;Council For Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights (Council For TRIPs)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iv.               &lt;b&gt;Dispute Setlement Body (DSB)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;v. &lt;b&gt;                Trade Policy Review Body  (TPRB)&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu terdapat pula empat Komite yang karena sifat dan subtansinya --  pengawasannya berada dibawah Ministerial Conference  dan General Council  yaitu : (1) Komite Trade and Environ ment; (2) Komite Trade and Development; (3) Komite Balance of Payments dan (4) Komite Budget-Finance and Administration.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dibawah General Council terdapat pula dua buah Komite dan badan internasional yang menangani perjanjian-perjanjian yang sifatnya plurilateral yaitu (1) Komite Trade in Civil Aircraft dan (2)  Komite Government Procurement, International Dairy Council dan International Meat Council.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.                &lt;b&gt;Sebutkan dan jelaskan prinsip dasar GATT/WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat&lt;b&gt; 5 (lima) prinsip dasar  GATT/WTO&lt;/b&gt; yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i.                    Perlakuan yang sama untuk semua anggota (Most Favoured Nations Treatment-MFN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini diatur dalam pasal I GATT 1994 yang mensyaratkan semua komitman yang dibuat atau ditandatangani dalam rangka  GATT-WHO harus diperlakukan secara sama  kepada semua negara anggota  WTO (azas non diskriminasi) tanpa syarat. Misalnya suatu negara tidak diperkenankan untuk menerapkan tingkat tarif yang berbeda kepada suatu negara dibandingkan dengan negara lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii.                  Pengikatan Tarif (Tariff binding)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini diatur dalam pasal II GATT 1994 dimana setiap negara anggota GATT atau WTO harus memiliki daftar produk yang tingkat bea masuk atau tarifnya harus diikat (legally bound). Pengikatan atas tarif ini dimaksudkan  untuk menciptakan  “prediktabilitas” dalam urusan bisnis perdagangan internasional/ekspor. Artinya suatu negara anggota tidak diperkenankan untuk sewenang-wenang merubah atau menaikan tingkat tarif bea masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii.                 Perlakuan nasional (National treatment)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini diatur dalam pasal III GATT 1994 yang mensyaratkan bahwa suatu negara tidak diperkenankan untuk memperlakukan secara diskriminasi antara produk impor dengan produk dalam negri (produk yang sama) dengan tujuan untuk melakukan proteksi. Jenis-jenis tindakan yang dilarang berdasarkan ketentuan ini antara lain, pungutan dalam negri, undang-undang, peraturan dan persyaratan yang mempengaruhi  penjualan, penawaran penjualan, pembelian, transportasi, distribusi atau penggunaan produk, pengaturan tentang jumlah yang mensyaratkan campuran, pemrosesan  atau penggunaan produk-produk dalam negri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iv.                Perlindungan hanya melalui tarip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ini diatur dalam pasal XI dan mensyaratkan bahwa perlindungan atas industri dalam negri hanya diperkenankan melalui tarif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;v.                 Perlakuan  khusus dan berbeda bagi negara-negara berkembang (Special dan Differential Treatment  for developing countries ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan partisipasi nagara-negara berkembang dalam perundingan perdagangan internasional, ditetapkan menjadi salah satu prinsip GATT/WTO. Sehingga semua persetujuan WTO memiliki ketentuan yang mengatur perlakuan khusus dan berbeda bagi negara berkembang. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan-kemudahan bagi negara-negara berkembang anggota WTO untukmelaksanakan persetujuan WTO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.                &lt;b&gt;Apakah ada pengecualian dari prinsip GATP/WTO tersebut bagi setiap negara anggota ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GATT/WTO mengatur berbagai pengecualian dari prinsip dasar seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii.                   Kerjasama regional, bilateral dan custom union.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal XXIV GATT 1994 memperkenankan anggota WTO untuk membentuk kerjasama perdagangan regional, bilateral dan custom union asalkan komitmen tiap-tiap anggota WTO yang tergabung dalam kerjasama perdagangan tersebut tidak berubah sehingga merugikan negara anggota WTO lain yang tidak termasuk dalam kerjasama perdagangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii.                 Pengecualian umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal XX GATT 1994 memperkenankan suatu negara untuk melakukan hambatan perdagangan dengan alasan melindungi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan ;importasi barang yang bertentangan dengan moral;konservasi hutan; mencegah perdagangan barang-barang pusaka atau yang bernilai budaya, perdagangan emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iiii.          Tindakan anti- dumping dan subsidi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal VI GATT 1994, Persetujuan Antidumping dan subsidi memperkenankan pengenaan bea masuk anti-dumping dan bea masuk imbalan hanya kepada perusahaan-perusahaan yang terbukti bersalah melakukan dumping dan mendapatkan subsidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iiv.          Tindakan safeguards.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal XIX GATT 1994 dan persetujuan Safeguard memperkenankan suatu negara untuk mengenakan kuota atas suatu produk impor yang mengalami lonjakan substansial yang merugikan industri dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iv.                Tindakan safeguard untuk mengamankan balance of payment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;vi.               Melarang masuknya suatu produk yang terbukti mengandung penyakit berbahaya atau penyakit menular yang membahayakan kesehatan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s1600/me.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s200/me.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;10.            &lt;b&gt;Apa keuntungan yang diperoleh dengan menandatangani WTO, khususnya bagi negara-negara berkembang ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menandatangani dan meratifikasi WTO, tiap negara anggota mempunyai hak hukum untuk tidak diperlakukan secara diskriminasi  oleh anggota WTO lainnya baik perlakuan dibidang tarif, non tarif maupun  perlakuan secara nasional (national treatment). Disamping itu pula negara  anggota WTO , khususnya negara berkembang berhak untuk memperjuangkan haknya, misalnya melalui penyelesaian sengketa WTO dan mempersalahkan kebijakan negara lain yang dianggap merugikan kepentingan negara-negara berkembang diberbagai forum relevan di WTO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai persetujuan WTO dapat dipergunakan oleh negara-negara berkembang untuk melindungi kepentingan dalam negrinya  (pada umumnya industri dalam negeri) dari impor  yang terbukti mengandung unsur  “unfair”. Keuntungan lainnya yang penting adalah bahwa negara-negara berkembang ikut menentukan anggota perundingan perdagangan internasional dimasa mendatang yang selama ini sangat didominasi  negara maju. Hal ini tidak dimungkinkan apabila negara-negara berkembang tidak berada dalam  sistem WTO tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.           &lt;b&gt;Sebutkan pokok-pokok isi dari GATT 1994 ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GATT 1994 merupakan ketentuan umum perjanjian multilateral yang mengatur dasar hubungan antar negara  dalam melakukan perdagangan internasional serta bagaimana suatu negara mengatur kebijakan perdagangan dalam negri yang tidak bertentangan dengan kesepakatan dalam GATT 1994 tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai suatu peraturan umum, GATT 1994 mengatur masalah seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Perlakuan non diskriminasi (pasal I, MFN Treatment);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Kewajiban untuk memberikan dan mengikat tingkat tarif (pasal II);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Perlakuan yang sama atas produk impor dan produk dalam negri (pasal III – National Treatment);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan yang mengatur pengenaan bea masuk  antidumping dan imbalan atas produk impor yang terbukti mengandung unsur dumping dan atau subsidi (unfair) dan mengakibatkan kerugian materil atau mengancam akan menimbulkan kerugian terhadap produsen/industri dalam negeri;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          (Anti-dumping and Countervailing Dutiens (pasal VI GATT 1994);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Masalah produser untuk melakukan penilaian produk impor untuk tujuan kepabeanan (Custom Valuation Pasal VII);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Pembatasan tindakan suatu nagara dalam melakukan proteksi terhadap industri dalam negri atau pasar dalam negeri seperti dengan cara pengenaan pungutan-pungutan atas suatu produk impor diluar bea masuk – tariff, pajak ekspor dan pungutan lainnya  (Fees and  Formalities-pasal VIII);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Larangan untuk menerapkan suatu kebijakan yang bersifat non tarif (seperti quantitative restrictions atau non tariff barrier) dan hambatan atau restriksi hanya dapat dilakukan dalam bentuk bea masuk , pajak atau pungutan lain dan bukan atas dasar kuato, izin impor (general elimination of quantitative restrictions-pasal XI);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Kewajiban suatu negara untuk mempublikasikan semua peraturan-peraturan yang menyangkut ekspor dan impor dan semua peraturan terkait dengan masalah ekspor impor harus transparan dan tidak memihak sehingga menimbulkan proteksi terselubung (Publication and administration of Trade Regulation-pasal X);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan yang memberikan kesempatan kepada suatu negara untuk mengambil suatu tindakan, baik bersifat tarif maupun non tarif untuk tujuan menyehatkan (memperbaiki) neraca pembayaran.;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          (Rrestriction to safeguards the  balance of payments-pasal XII);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan yang mengatur bahwa jika suatu negara memberikan subsidi atau masih mempertahankan kebijakan subsidi termasuk memberikan bantuan pendapat dan harga (income and price support) yang diberikan secara langsung maupun tidak langsung dengan tujuan untuk meningkatkan ekspor atau mengurangi impor harus dimotifikasikan terlebih dahulu ke GATT/WTO (Subsidies-pasal XVI);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Hak khusus atau privilege yang diberikan kepada perusahaan atau badan usaha milik pemerintah (State trading enterprises-pasal XVII); Ketentuan ini mengatur tindakan dalam rangka  melindungi infant industry yang masih dalam pembangunan tahap awal (in the early stages of development).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Proteksi dengan tarif yang diperlukan untuk membangun industri tertentu (infant industry protection) dan proteksi dengan pembatasan kuantitatif dalam rangka memperbaiki neraca pembayaran. (Governmental assistance to economic development-pasal XVIII);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan yang memperkanankan suatu negara untuk mengambil tindakan pengamanan (saveguards) dalam keadaan darurat (Emergency     action on Imports of particular product – pasal XIX).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Pengecualian terhadap ketentuan umum dari prinsip GATT dimana suatu negara diperkenankan untuk mengambil tindakan dibidang perdagangan dalam rangka mengamankan kesehatan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan, moral umum, kelestarian hutan, perdagangan barang pusaka dan emas (General exceptions – pasal XX);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan mengenai prosedur konsultasi dan cara penyelesaian sengketa  (Consultation  - pasal XXII  dan Nullification or impairment – pasal XXIII);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan yang mengatur kerja sama regional, bilateral dan custom union (pasal XXIV);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan mengenai kemungkinan untuk melakukan penundaan kewajiban  (pasal XXV);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan yang mengatur masuknya suatu negara menjadi anggota WTO (accession – pasal XXV);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan yang yang mengatur apabila suatu anggota berkeinginan untuk menarik atau merubah skedul tarifnya  (modification or withdrawal) yang selama ini telah diikat (binding) dalam schedule tariff concession  (Modification of Schedules – pasal XXVIII);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketentuan yang mengatur perlakuan khusus dan berbeda kepada negara-negara berkembang dengan cara pemberian preferensi dan peluang ekspor demi percepatan pembangunan negara-negara berkembang (Trade and Development – pasal XXXVI).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.           &lt;b&gt;Persetujuan atau komitmen apa saja yang ada dalam WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Marrakesh Agreement Establishing World Trade;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Understanding on the Interpretation of Article II: (b) of the General Agreement on Tariffs and Trade 1994;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Understanding on the Interpretation of Article XVII of the General  Agreement on Tariffs and 1994;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Understanding on Balance -of-Payments Provisions of the General Agreement on tariffs and trade 1994;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Understanding on the  Interpretation  of Article  XXIV of the General Agreement on Tariffs and Trade 1994;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Understanding in Respect of Waivers of Obligations under the General Agreement on Tariffs and Trade 1994;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Understanding on the Interpretation of Article XXVIII of the General Agreement on Tariffs and Trade 1994;Marrakesh Protocol to the General Agreement on Tariffs and Trade 1994;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Agriculture;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on the Application of Sanitary and Phytosanitary Measures;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Textile and Cloting;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Technical Barriers to Trade;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Trade – Related Investment Measures;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Implementation of Article VI of the General Agreement on Tariffs and Trade 1994;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on preshipment Inspection;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Rules of Origin;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Import Licensing Procedures;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on subsidies and Countervailing Measures;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Safeguards;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Annex 1B: General Agreement on Trade in services;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Trade in Civil Aircraft;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Agreement on Government Procurement;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          International Dairy Agreement;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          International Bovine Meat Agreement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.           &lt;b&gt;Apa yang dimaksud dengan Marrakesh Protocol to GATT 1994 ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marrekesh protocol adalah dokumen hukum  (legal document ) yang mensahkan berlakunya konsesi tarif yang diikat oleh tiap-tiap negara anggota WTO pada tanggal 15 April 1994 dan berlaku sejak WTO efektif berlaku yaitu 1 Januari 1995. Semua konsesi tarif yang merupakan lampiran protokol ini sifatnya sangat mengikat (binding) sehingga tiap anggota tidak diperkenankan untuk sewenang-wenang merubahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.           &lt;b&gt;Apa tujuan persetujuan pertanian dan bagaimana kepentingan negara-negara berkembang ditampung didalamnya ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persetujuan dibidang pertanian bertujuan untuk menciptakan perdagangan hasil pertanian yang fair, predictable dengan cara mengatur penghapusan subsidi, akses pasar dengan memperhatikan kepentingan pembangunan dan kepentingan negara-negara miskin dan negara berkembang yang masih merupakan net importir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persetujuan ini memuat empat masalah pokok yaitu : (a) Konsensi dan Komitmen akses pasar , (b) domestic support (c) ekspor subsidi , dan (d) ketentuan untuk kepentingan negara –negara terbelakang (negara miskin) yang merupakan net importir  hasil-hasil pertanian. Persetujuan tersebut juga mengatur masalah penting yang bersifat ekonomis dan politis kepada anggota yaitu penggunaan bantuan dalam negeri (domestic support) yang sifatnya tidak merugikan perdagangan hasil pertanian untuk meningkatkan perekonomian dan pembangunan desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk negara-negara berkembang,  Khususnya Indonesia, sifat multifunctionality dari pertanian mencangkup tujuan sektor ini untuk kepentingan negara-negara berkembang yaitu food security, poverty alleviation dan rural development.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.           &lt;b&gt;Apa manfaat perundingan Akses Pasar WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perundingan akses pasar Putaran Uruguay telah berhasil menurunkan tingkat tariff rata-rata 33,3%. Hasilnya adalah bahwa tingkat rata-rata tariff industri dinegara maju telah turun dari rata-rata  6,5 % menjadi rata-rata 3,8%. Hal ini merupakan peluang besar untuk negara-negara maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.           &lt;b&gt;Apa yang dimaksud dengan Sanitary and Phytosanitary Measures dan bagaimana cara menerapkannya ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persetujuan ini merupakan bagian dari persetujuan hasil pertanian dimana substansinya erat kaitannya dengan masalah pertanian. Persetujuan ini mengatur kebijakan yang terkait erat dengan perlindungan kesehatan makanan (food safety), hewan/binatang dan tumbuh-tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan persetujuan ini setiap negara berhak untuk mengambil tindakan yang berkaitan dengan perlindungan kesehatan manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan asalkan tindakan tersebut tidak dilakukan  secara sepihak dan diskriminatif serta tidak menimbulkan proteksi tersembunyi atau proteksi yang tidak perlu. Standar perlindungan yang akan diterapkan  para anggota sebagai pelaksanaan persetujuan ini harus mengadopsi standar internasional seperti Codex Alimentarius sebagai acuan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s1600/me.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s200/me.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;17.           &lt;b&gt;Hal-hal atau jenis penyakit apa saja yang dicegah dengan adanya persetujuan SPS ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i.                    Resiko penyakit yang berasal dari barang makanan yang mengandung penyakit pest dan/atau menyebarkan penyakit , atau organisme yang menyebabkan adanya penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii.                  Resiko yang berasal dari additives,kontaminasi, toxin atau organisme yang ada dalam makanan (buah, minuman dan makanan) yang dapat menimbulkan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii.                 Resiko yang dibawa oleh binatang, tumbuh-tumbuhan atau produk yang terbuat dari kedua jenis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.           &lt;b&gt;Bagaimana suatu negara melakukan tindakan dibidang SPS ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam membuat standar suatu produk maka anggota tersebut diwajibkan untuk membuat scientific justification yang didasarkan pada “risk assessment”. Untuk hal tersebut , persetujuan ini juga mengatur  prosedur dan kriteria untuk melakukan kajian tentang resiko (risk assessment) dan cara untuk menentukan tingkat perlindungan dari standar yang duterapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.           &lt;b&gt;Produk-produk pertanian apa saja yang pada umumnya dikenakan peraturan SPS ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i.                    Buah-buahan segar dan sayur-sayuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii.                   Jus buah dan bahan-bahan untuk campuran makanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii.                 Daging dan produk-produk yang dibuat dari daging&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iv.                Produk makanan yang diproses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20.           &lt;b&gt;Apa manfaat dari legal system WTO bagi masyarakat biasa ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i.                    Legal system WTO menjamin stabilitas kebijakan tariff dengan adanya pengetatan tariff (tariff binding)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii.                  Legal system WTO dapat memberikan perlindungan terhadap perdagangan tidak fair seperti dumping, subsidi atau barang-barang impor yang tidak memenuhi standar, khususnya bahan-bahan makanan dan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii.                 Mencegah negara-negara lain untuk tidak melakukan tindakan sewenang-wenang misalnya menaikan tingkat tariff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iv.                Penyelesaian sengketa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.           &lt;b&gt;Sebutkan pokok-pokok isi Agreement on Technical Barriers to Trade (TBT).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Technical barriers to trade adalah tindakan atau kebijakan suatu negara yang bersifat teknis yang dapat menghambat perdagangan internasional dimana penerapannya yang dilakukan sedemikian rupa sehingga menimbulkan suatu hambatan perdagangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, suatu negara yang akan mengenakan standar untuk memberikan perlindungan kepada manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan, negara tersebut harus memberikan penjelasan yang merupakan jaminan bahwa proteksi yang diberikan tersebut bukan untuk melakukan proteksi.Prosedur dan disiplin tentang conformity assessment menjadi diperluas dan lebih mengena kepada sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam persetujuan ini terdapat dua istilah yang berbeda yaitu “technical regulation” dan “standard”. Istilah “technical regulation” mencakup standar yang sifatnya mandatory  atau wajib, sedangkan “standard” dipergunakan hanya untuk standar yang sifatnya sukarela (voluntary). Kedua istilah tersebut tetap mencangkup mengenai masalah sifat-sifat produk (product characteristic), methode proses dan produksi (process and production method-PPM) yang mempunyai pengaruh terhadap sifat suatu produk, terminologi dan simbol serta persyaratan packaging labelling yang diterapkan atas produk dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s1600/me.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s200/me.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;22.           &lt;b&gt;Bagaimana persetujuan WTO dapat memberi peluang kepada sektor swasta untuk memperjuangakan haknya ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana persetujuan WTO mensyaratkan anggota WTO untuk membuat “domestic procedurs” dimana pihak swasta dapat memperjuangkan hak dan kepentingannya. Misalnya persetujuan dibidang Custom Valuation dimana importir berhak untuk membantah nilai transaksi yang diragukan oleh pihak Bea dan Cukai yang menyangkut kelancaran dan keakuratan dan dari nilai  transaksi; meminta pihak Bea dan Cukai yang memberikan penjelasan rinci tentang alasan penolakan pernyataan tentang kesesuaian nilai transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak-hak dunia usaha lainnya yang penting berdasarkan ketentuan WTO adalah meminta authority (seperti KADI) untuk melakukan penyelidikan dumping, subsidi dan safeguards dan bahkan mengusulkan untuk mengajukan konsultasi dengan negara lain atas kebijakan perdagangan yang merugikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23.           A&lt;b&gt;pa keuntungan dari hasil Perundingan Uruguay bagi eksportir dan importir ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya konsensi tariff yang telah diikat maka baik importir maupun eksportir akan mendapat jaminan bahwa tariff yang akan dibiayai tidak akan lebih tinggi dari tingakat tariff yang diikat tersebut sehingga busines mereka dapat berjalan secara predictable.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24.           &lt;b&gt;Jelaskan apa yang dimaksud dengan Trade Related Investment Measures (TRIMs) ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRIMs adalah tindakan atau kebijakan yang diambil oleh pemerintah dibidang investasi yang mempunyai akibat terhadap perdagangan . Berdasarkan persetujuan TRIMs , setiap anggota WTO tidak diperkenankan mengambil tindakan dibidang investasi yang bertentangan dengan kedua artikel trsebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25.           &lt;b&gt;Sebutkan pokok-pokok yang diatur dalam Persetujuan Costum Valuation ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persetujuan ini mengatur pemberian hak kepada pihak pengelola bea dan cukai untuk meminta informasi lebih lanjut jika ditemukan alasan untuk mencurigai akurasi dari nilai barang impor yang telah di-declare.Pemeriksaan atas barang impor tersebut harus didasarkan pada harga yang dibayarkan (paid or payable) pada waktu terjadinya transaksi (transaction value).Atas dasar ini pihak yang berwenang dapat mencurigai dan menolak harga yang diacukan atau tercantum dalam dokumen yang diserahkan oleh importir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26.           &lt;b&gt;Apa yang dimaksud dengan Preshipment Inspection (PSI) ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preshipment inspection adalah praktek-praktek yang dilakukan oleh negara yang memakai jasa perusahaan swasta untuk memeriksa barang-barang secara teliti dan rinci sebelum dikapalkan. Hal-hal yang diteliti/diperiksa sebelum dikapalkan adalah seperti harga, jumlah dan kwalitas dari barang impor.Pada dasarnya tujuan dari Preshipment Inspection ini adalah untuk mengamankan kepentingan negara dibidang keuangan seperti pelarian modal, penipuan (commercial fraud, over and under invoicing) dan penghindaran bea masuk serta untuk membantu mengatasi permasalahan kepabeanan karena kekurang mampuan aparat bea cukai untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari agar praktek PSI tidak menimbulkan proteksi maka negara-negara WTO mewajibkan PSI untuk melakukan kegiatan tersebut dengan prinsip non diskriminasi, trasparan, memberikan perlindungan atas kerahasian bisnis, menghindari kelambatan pemeriksaan yang tidak perlu, menggunakan tata cara yang telah disepakati dalam melakukan verifikasi harga dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal terjadinya sengketa, terdapat tiga instansi yang menangani pengaduan yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i.                    Appeals procedures yaitu menetapkan satu atau beberapa orang pejabat yang ditunjuk dalam setiap kantor pemeriksa disetiap kota atau pelabuhan dimana kantor PSI berada dan bekerja khusus untuk melayani pengaduan dan berwewenang penuh untuk membuat keputusan secara cepat;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii.                  Independent review mechanism yaitu suatu prosedur yang disepakati para anggota dan dilaksanakan oleh Independent Review Body (IRD) bekerja sama dengan asosiasi PSI yaitu International Federation of Inspection Agency (IFFIA) dan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii.                 International Chamber of Commerce (ICC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27.           &lt;b&gt;Hak-hak apa saja yang diperoleh eksportir dari Agreement on Preshipment Inspection (PSI) ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya PSI, maka pemerintah akan terbantu untuk melakukan pengawasan praktek-praktek perdagangan yang tidak benar seperti mal-practices-over valuation dan under valuation sehingga tercipta kondisi perdagangan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu hak-hak eksportir adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.              untuk mendapatkan informasi tentang prosedur yang dilakukan perusahaan terhadap pemeriksaan fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.              Mendapatkan perlakuan yang baik (simpatik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.               Untuk mengajukan banding kepada “independent review  entity” bilamana exportir tersebut tidak puas dengan keputusan pejabat dari senior dari perusahaan PSI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan hak bagi importir adalah agar pemeriksaan barang dapat berjalan cepat dan lancar.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s1600/me.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s200/me.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;28. &lt;b&gt;        Jelaskan secara singkat tentang persetujuan Subsidies and Countervailing Duties ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subsudisi adalah suatu pemberian (kontibusi) dalam bentuk uang atau finansial yang diberikan oleh pemerintah atau suatu badan umum (public body). Kontribusi pemerintah tersebut dapat berupa antara lain, penyerahan dana secara langsung seperti hibah, pinjaman, dan penyertaan, pemindahan dana atau jaminan langsung atas hutang : hilangnya pendapatan pemerintah atau pembebasan fiskal (seperti keringanan pajak); penyediaan barang atau jasa diluar prasarana umum atau pembelian barang; pemerintah melakukan pembayaran pada mekanisme pendanaan atau memberikan otorisasi kepada suatu badan swasta untuk melaksanakan tugas  pemerintah dalam hal penyediaan dana.Disamping hal tersebut, semua bentuk income dan price support juga merupakan subsidi apabila bantuan tersebut menimbulkan suatu keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29.           &lt;b&gt;Bagimana subsidi dikategorikan dalam Persetujuan Subsidi-WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persetujuan Subsidi-WTO membagi subsidi dalam tiga kategori dilihat dari sifat penggunaannya yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.                 Subsidi yang dilarang (Prohibited Subsidies), adalah subsidi ekspor dan subsidi yang diberikan kepada kandungan lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.                 Subsidi yang dapat dikenai tindakan (actionable) adalah subsidi yang bukan subsidi ekspor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.                 Subsidi yang tidak dapat dikenakan tindakan (non-actionble subsidies) adalah subsidi untuk penelitian, lingkungan hidup dan bantuan kepada daerah terpencil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30.           &lt;b&gt;Apa yang dimaksud dengan safeguard ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan persetujuan safeguards-WTO suatu negara diperkenankan untuk mengambil tindakan sementara (emergency) untuk melindungi industri dalam negeri dari lonjakan impor yang substansial dengan cara menghambat impor produk tertentu yang terbukti merugikan industri dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat utama yang harus dibuktikan aadalah bahwa produk impor tersebut secara absolut atau rellatif meningkat dan menimbulkan kerugian atau mengancam kelangsungan hidup industri dalam negeri. Tindakan yang diperkenankan untuk diambil dalam rangka menghambat impor tersebut adalah dengan menaikan tingkat tarif, tarif kuota dan kuota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31.           &lt;b&gt;Sebutkan pokok-pokok isi Agreement on Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs) ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak kekayaan intelektual yang diatur “minimum standard” dan lamanya perlindungan dalam persetujuan ini adalah patent, copyright and related right,trade marks, industral design, layout-designs of integrated circuit, undisclosed information dan geographical indications.Prinsip dasar yang dianut oleh persertujuan TRIPs adalah bahwa persetujuan ini menegaskan kembali (menguatkan kembali) prinsip “ national treatment “ sebagai mana diatur dalam berbagai konfensi internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal yang sangat penting dari persetujuan TRIPS adalah jangka waktu minimum perlindungan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Hak patent perlindungan diberikan selama 20 tahun;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Copy right diluar cinematographic atau photograpic selama 50 tahun sejak diumumkan atau selama hidup pemegang hak ditambah 50 tahun;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Pemegang hak karya cinematographic diberikan perlindungan selama 50 tahun setelah karya tersebut dipublikasikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Photographic selama 25 tahun sejak karya tersebut selesai dibuat;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Trade mark selama 7 tahun sejak pendaftaran pertama dan setiap kali  dapat diperpanjang;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-       Performers and producers of phonograms diberikan jangka waktu perlindungan selama 50 tahun di hitung dari akhir tahun kalender dimana pertunjukan diselenggarakan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Hak penyiaran (broadcasting ) diberikan waktu selama 20 tahun dihitung dari akhir tahun kalender dari penyiaran dilakukan ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Industrial design selama 10 tahun;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-       Layout-design diberikan jangka waktu selama 10 tahun dari tanggal pendaftaran dan jika pendaftaran tidak disyaratkan maka perlindungan selama 10 tahun tersebut di hitung sejak hari pertama dimanfaatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anggota WTO diharuskan untuk membuat suatu peraturan tentang tata cara yang memudahkan seseorang (dengan mengajukan alasan yang sah menurut undang-undang) untuk mengajukan permohonan kepada pihak yang berwenang agar menangguhkan pegimporan barang yang dianggap sebagai barang palsu  atau barang hasil bajakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lainnya secara tegas diatur dalam Agreement on  TRIPs adalah ketentuan mengenai masalah acara pidana dengan sanksi dalam kasus-kasus yang melibatkan pemalsuan merek atau pembajakan hak cipta yang secara sengaja dilakukan untuk tujuan dagang (komersial).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s1600/me.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s200/me.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;32.           &lt;b&gt;Bagaimana sengketa dagang diselesaikan oleh WTO ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosedur penyelesaian sengketa dagang dalam WTO diatur dalam artikel XXII dan XXIII GATT 1994 dan Understanding on Rules and Procedures Governing the Settlement of  Disputs (DSU). (Article XXII dan XXIII GATT 1994 dan Artikel 4 DCU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergugat dalam tempo 10 hari (kecuali disepakati lain) harus menyampaikan jawaban atas permintaan tersebut. Jika dalam 10 hari tidak ada jawaban atau tidak melakukan konsultasi dalam jangka waktu 30 hari, pihak penggugat dapat meminta DSB  untuk dibentuk panel (Artikel 4.3 DSU).Disamping prosedur resmi, Dirjen WTO/GATT berdasarkan kapasitas sebagai pejabat tinggi WTO dapat menawarkan perdamaian kepada kedua belah pihak yang bersengketa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panel dibentuk oleh DSB atas dasar permintaan salah satu pihak yang bersengketa dan biasanya oleh pihak penggugat. Tim panel berfungsi membantu DSB untuk menganalisa, menilai dan membuat penafsiran terhadap persetujuan GATT-WTO dan mebuat rekomendasi dalam waktu 6 bulan dan dalam waktu 60 hari DSB akan melakukan pengesahan laporan tersebut. Pihak yang kalah dapat mengajukan banding (appeal) dan tiga orang hakim akan ditetapkan untuk menangani kasus tersebut. Keputusan badan banding ini dapat berisi penolakan atau merubah laporan panel dan membuat laporan tersendiri atau mengukuhkan laporan panel. Apabila panel dan banding menyimpulkan bahwa tindakan yang diambil oleh pihak tergugat bertentangan dengan persetujuan (GATT-WTO), maka rekomendasi panel dan banding akan meminta agar negara yang kalah segera menyesuaikan (adjusment) kebijakan perdagangannya dengan ketentuan-ketentuan WTO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan panel dan badan banding baru mempunyai kekuatan hukum yang tetap (legally binding) setelah disahkan dalam sidang DSB. Tujuan dari sistim penyelesaian sengketa WTO adalah agar semua anggota WTO mematuhi komitment yang telah ditandatangani dan diratifikasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam DSU-WTO diatur bahwa apabila rekomendasi dan keputusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (legally binding) tidak dilaksanakan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan maka negara tergugat (negara yang kalah) akan diminta untuk memberikan kompensasi (ganti rugi). Segera setelah DSB mensahkan laporan panel atau banding, negara yang kalah harus membuat laporan tentang pelaksanaan keputusan DSB tersebut dan bila diperlukan dengan bantuan juri (arbitrator) sebagai pengawas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam DSU juga diatur mengenai cross retaliation apabila pihak yang kalah tidak melaksanakan keputusan DSB yang telah mensahkan keputusan appellate body.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33.             &lt;b&gt;Jelaskan secara singkat hasil Konferensi Tingkat Menteri (KTM – IV) – WTO di Daha, Qatar dan bagaimana kepentingan Indonesia terakomodir didalamnya ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KTM IV di Daha, Qatar pada bulan November 2001 di Daha- Qatar menghasilkan 3 dokumen penting sebagai mandat perundingan WTO sekarang ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i.                    Deklarasi para menteri  (Ministeral Declaration)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi ini membuat program Kerja sampai KTM  V-WTO dua tahun  mendatang dan tindak lanjut atau pengorganisasian program kerja tersebut. Selain itu dalam deklarasi ini disebutkan pula tujuan dan jadwal modalitas perundingan di berbagai sektor dengan rencana untuk diselesaikan paling lambat 1 Januari 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling menonjol dan sangat penting yang dimuat dalam deklarasi sesuai dengan kepentingan negara-negara berkembang adalah masalah perundingan Implementation Related issue and concern; TRIPs and Public Heath, Cross Cutting issues yang memberikan mandat untuk merundingkan kembali perlakukan khusus dan berkembang bagi negara-negara berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lainnya yang sangat penting dari segi kepentingan Indonesia adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-                      Pertanian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi para Menteri telah memasukan isyu kepentingan negara-negara berkembang yaitu menyangkut masalah ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan dan pembangunan pedesaan serta perlakuan khusus dan berbeda untuk negara- negara berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-                      Produk  bukan pertanian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi juga memberikan mandat untuk kembali merundingkan tarif. Dengan kesepakatan ini, Indonesia dapat memperjuangkan penurunan atau penghapusan hambatan baik yang bersifat tarif maupun non tarif di pasar negara-negara maju yang selama ini menjadi penghambat bagi ekspor non mogas, khususnya untuk menghapuskan tarif tinggi dan tarif eskalasi atas produk-produk non pertanian di pasar negara-negara mitra dagang. Dalam perundingan nanti, negara berkembang akan diberi perlakuan khusus dimana perundingan tidak didasarkan atas dasar resiprokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-                      Bantuan teknis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi secara tegas mengatur tentang sangat perlunya negara-negara berkembang diberikan bantuan teknis dan capacity building.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ii           Keputusan para menteri atas Implementation Related Issues and Concern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan ini menetapkan mandat untuk merundingkan semua persetujuan dalam WTO yang dianggap masih sulit  dilaksanakan dan merugikan pihak negara-negara berkembang. Dalam hal ini Indonesia berpentingan dibidang anti dumping, subsidi, dispute sattlement, cross cutting issues.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iii        HAKI dan kesehatan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dampak negatif dari persetujuan HAKI terhadap kesehatan masyarakat adalah penonjolan perlindungan hak atas patent obat-obatan. Hal ini telah mengakibatkan harga obat-obatan, termasuk obat-obat esensial sangat mahal sehingga tidak terjangkau masyarakat negara-negara berkembang. Deklarasi Menteri memuat suatu fleksibilitas bagi negara-negara berkembang anggota, termasuk Indonesia untuk melaksanakan persetujuan HAKI untuk kepentingan kesehatan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat dinegara berkembang dapat memperoleh obat-obatan esensial yang sudah diberi patent dengan harga murah, khususnya untuk obat penyakit menular yang membahayakan kesehatan masyrakat miskin seperti epidemi, malaria dan HIV/AIDS.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s1600/me.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NI23RNAiI/AAAAAAAAAhg/Iyy15OCL99E/s200/me.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-6693836840605708276?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/6693836840605708276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/general-agreement-on-tariffs-and-trade.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6693836840605708276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6693836840605708276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/general-agreement-on-tariffs-and-trade.html' title='The General Agreement On Tariffs and Trade (GATT)'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NE0ghgwLI/AAAAAAAAAhQ/yYoTAEVEs_M/s72-c/wto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-6628790079570092143</id><published>2010-03-31T05:43:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T05:43:43.381-07:00</updated><title type='text'>Pro Dan Kontra Pelasnaan Hambatan Dalam Bisnis Internasional</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:15734268;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1109795852 -434355412 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l1	{mso-list-id:460264779;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1641015444 -1471795908 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l1:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l2	{mso-list-id:554662253;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1811005392 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l2:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Alasan Pro :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk melindungi keamanan nasional. Hambatan disini terutama untuk ekspor, yaitu mencegah teknologi suatu negara keluar dari negara itu dan jatuh ditangan musuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk menjamin kesehatan WN. Produk yang membahayakan mungkin akan diembargo guna menjamin kesehatan WN suatu negara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk membalas perlakuan negara lain yang melaksanakan hambatan perdagangan ke negara itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk melindungi pekerja domestik. Dengan membatasi impor maka akan melindungi pekerja domestik dari kehilangan pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Alasan Kontra :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bisa menimbulkan harga yang tinggi pada suatu produk (karena hambatan perdagangan) yang jelas akan memberatkan konsumen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Membatasi pilihan konsumen pada produk tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Alokasi yang salah dari SD internasional.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; d.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span lang="IN" style="font-family: Calibri; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;Kemungkinan hilangnya pekerjaan karyawan perusahaan ekspor &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-6628790079570092143?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/6628790079570092143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/pro-dan-kontra-pelasnaan-hambatan-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6628790079570092143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6628790079570092143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/pro-dan-kontra-pelasnaan-hambatan-dalam.html' title='Pro Dan Kontra Pelasnaan Hambatan Dalam Bisnis Internasional'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-5185596816725232432</id><published>2010-03-31T05:41:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T05:41:30.768-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>Komunitas Ekonomi Internasional</title><content type='html'>Komunitas ekonomi internasional (internasional economic communities) adalah organisasi negara- negara yang dibentuk untuk mempromosikan kebebasan lalu lintas SD diantara para anggota dan menciptakan kebijakan ekonomi yang seragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa komunitas ekonomi internasional itu adalah :&lt;br /&gt;1. THE EUROPEAN UNION (EU) DIDIRIKAN PADA 1957&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M8rCffVkI/AAAAAAAAAeY/y5SETqbBNXk/s1600/eropa+union.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M8rCffVkI/AAAAAAAAAeY/y5SETqbBNXk/s320/eropa+union.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;a. Anggota : Perancis, Jerman, Italy, Belgia, Belanda, Luksemborg, UK, Irlandia, Denmark, Yunani, Portugal, Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M83Kv1ekI/AAAAAAAAAeg/1N80HHUt6-A/s1600/bendera-prancis.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="144" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M83Kv1ekI/AAAAAAAAAeg/1N80HHUt6-A/s200/bendera-prancis.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M9STlikaI/AAAAAAAAAeo/N1zySI_VWmA/s1600/2009714bendera+jerman.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="120" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M9STlikaI/AAAAAAAAAeo/N1zySI_VWmA/s200/2009714bendera+jerman.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M9eYHx-AI/AAAAAAAAAew/v4i-gRrwXqs/s1600/it-lgflag.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M9eYHx-AI/AAAAAAAAAew/v4i-gRrwXqs/s200/it-lgflag.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M9r3fniAI/AAAAAAAAAe4/QpMSD-i_byQ/s1600/belgia.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M9r3fniAI/AAAAAAAAAe4/QpMSD-i_byQ/s200/belgia.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M-AVkDnyI/AAAAAAAAAfA/gJVEmm3Ib2E/s1600/belanda.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="159" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M-AVkDnyI/AAAAAAAAAfA/gJVEmm3Ib2E/s200/belanda.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M-MYqCdGI/AAAAAAAAAfI/FuTs5fdyteA/s1600/Luksemborg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="120" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M-MYqCdGI/AAAAAAAAAfI/FuTs5fdyteA/s200/Luksemborg.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M-cdrFdEI/AAAAAAAAAfQ/hyrTkm8I_bc/s1600/UK.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M-cdrFdEI/AAAAAAAAAfQ/hyrTkm8I_bc/s320/UK.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M_LZeKfTI/AAAAAAAAAfY/TsT_5Ij3EZg/s1600/irlandia.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="159" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M_LZeKfTI/AAAAAAAAAfY/TsT_5Ij3EZg/s200/irlandia.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M_cCaQ0II/AAAAAAAAAfg/ElTXoLWhHeU/s1600/250px-Flag_of_Denmark.svg.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="151" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M_cCaQ0II/AAAAAAAAAfg/ElTXoLWhHeU/s200/250px-Flag_of_Denmark.svg.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M_vBe_yKI/AAAAAAAAAfo/8yX7Wf79qxo/s1600/yunani.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="159" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M_vBe_yKI/AAAAAAAAAfo/8yX7Wf79qxo/s200/yunani.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M_6rC9mbI/AAAAAAAAAfw/8kNb4bTTOBI/s1600/Portugal+flag.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="133" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M_6rC9mbI/AAAAAAAAAfw/8kNb4bTTOBI/s200/Portugal+flag.gif" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NAluy1icI/AAAAAAAAAf4/vIrqkLaA0LE/s1600/spanyol.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NAluy1icI/AAAAAAAAAf4/vIrqkLaA0LE/s320/spanyol.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;b. Keadaan ekonomi : EU dan USA menguasai lebih dari 30% perdagangan dunia dan lebih dari 70% dari GDP negara- negara industri. Jadi EU dan USA termasuk pemain utama dalam sistem ekonomi dan perdagangan dunia.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NA1eU8FGI/AAAAAAAAAgA/hrZo5Sv1cn0/s1600/USA.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NA1eU8FGI/AAAAAAAAAgA/hrZo5Sv1cn0/s320/USA.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;2. THE EUROPEAN ECONOMIC AREA (EEA) YANG MULAI EFEKTIF PADA JANUARI 1994.&lt;br /&gt;a. Anggota : Austria, Finlandia, Iceland, Norwegia, Swedia, dan 12 anggota EU.&lt;br /&gt;b. Keadaan demografis : EEU mempunyai 370 juta penduduk.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NBB2B1V1I/AAAAAAAAAgI/BxfcAgEIrvk/s1600/EEA.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NBB2B1V1I/AAAAAAAAAgI/BxfcAgEIrvk/s320/EEA.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;3. THE NORTH AMERICAN FREE TRADE AGREEMENT (NAFTA) yang mulai diimplementasikan pada 1 januari 1994 dan diharapkan pada tahun 2009 terjadi free trade di antara anggota NAFTA.&lt;br /&gt;a. Anggota : USA, Canada, dan Meksiko.&lt;br /&gt;b. Keadaan demografis : NAFTA mempunyai 374 juta penduduk.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NBSP_NlgI/AAAAAAAAAgQ/OstcQfAoaEo/s1600/NAFTA.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NBSP_NlgI/AAAAAAAAAgQ/OstcQfAoaEo/s320/NAFTA.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NBZX5PBYI/AAAAAAAAAgY/PmG9fLlzzj8/s1600/nafta.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NBZX5PBYI/AAAAAAAAAgY/PmG9fLlzzj8/s320/nafta.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;4. THE ASSOCIATION OF SOUTHEAST ASIAN NATIONS (ASEAN) yang didirikan pada tahun 1969 dan bertujuan kerjasama politik, ekonomi, dan sosial di antara anggota. Pada Januari 1992, ASEAN setuju untuk menciptakan ASEAN free trade area (AFTA). Saat ini ASEAN beranggotakan 10 negara dikawasan Asia Tenggara, yaitu : Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Brunei, Vietnam, Kamboja, Myanmar, dan Laos.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NBmfSFB3I/AAAAAAAAAgg/q6H6-0IJA3k/s1600/asean-logo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NBmfSFB3I/AAAAAAAAAgg/q6H6-0IJA3k/s320/asean-logo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NB2IPCX7I/AAAAAAAAAgo/zx8lntWonAs/s1600/asean.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NB2IPCX7I/AAAAAAAAAgo/zx8lntWonAs/s320/asean.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;5. THE PACIFIC RIM, merupakan asosiasi negara dikawasan Laut Pasifik. PR adalah perjanjian informal dan fleksibel antar negara dikawasan Asia Timur, Kanada, dan USA. Negara- negara lain adalah : Jepang, RRC, dan Taiwan. Negara- negara lain yang mungkin masuk adalah : Australia, Brunei, Kamboja, Hong Kong, Indonesia, Laos, Korea Utara, Korea Selatan, Malaysia, New Sealand, The Pacific Islands, Filipina, Rusia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NCQUYXZlI/AAAAAAAAAgw/6vgOVUUoqRw/s1600/pacific+rim.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NCQUYXZlI/AAAAAAAAAgw/6vgOVUUoqRw/s320/pacific+rim.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;6. THE COMMONWEALTH OF INDEPENDENT STATES (CIS) yang didirikan pada desember 1991. CIS merupakan asosiasi negara- negara bekas Uni Soviet, yaitu : Rusia, Ukraina, Belarusia, Moldova, Armenia, Aserbaijan, Uzbekistan, Turkmenistan, Tajikistan, Kazakhstan, Georgia, dan Kirgizstan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NCkY5M-QI/AAAAAAAAAg4/2NXDzWBCKcY/s1600/commonwealth+of+independent+states.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NCkY5M-QI/AAAAAAAAAg4/2NXDzWBCKcY/s320/commonwealth+of+independent+states.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;7. THE ORGANIZATION OF PETROLEUM EXPORTING COUNTRIES (OPEC) yang didirikan pada tahun 1960 dengan tujuan sebagai unit tawar- menawar dan pengendalian dalam hal jumlah produksi minyak dan penetapan harga minyak diantara anggota. Anggotanya adalah Venezuela, Aljasair, Libia, Irak, Iran, Uni Emirat Arab, Ekuador, Nigeria, Gabon, Saudi Arabia, Kuwait, Qatar, dan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NCxv4YrWI/AAAAAAAAAhA/aqIQNz78r4k/s1600/opec.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NCxv4YrWI/AAAAAAAAAhA/aqIQNz78r4k/s320/opec.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NC6VCx4gI/AAAAAAAAAhI/lyEfaYB3YFc/s1600/opec-building-with-logo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="169" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7NC6VCx4gI/AAAAAAAAAhI/lyEfaYB3YFc/s320/opec-building-with-logo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-5185596816725232432?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/5185596816725232432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/komunitas-ekonomi-internasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5185596816725232432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5185596816725232432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/komunitas-ekonomi-internasional.html' title='Komunitas Ekonomi Internasional'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M8rCffVkI/AAAAAAAAAeY/y5SETqbBNXk/s72-c/eropa+union.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2996137775007357916</id><published>2010-03-31T05:11:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T05:11:52.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>Hambatan- Hambatan Dalam Bisnis Internasional</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-ansi-language:IN;}@page Section1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:743529229;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1356565752 -939116712 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l1	{mso-list-id:960233538;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:456549310 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l1:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}@list l2	{mso-list-id:1934700835;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:263123650 14296662 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l2:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada 2 jenis hambatan dalam bisnis internasional, yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;HAMBATAN TARIF (TARIFF BARRIERS) : pajak yang dikenakan pada produk yang masuk ke suatu negara dari negara lain. Ada 2 jenis tarif :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M4_BTcAeI/AAAAAAAAAdQ/lFrIXBENQaA/s1600/0706dclimatechange.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M4_BTcAeI/AAAAAAAAAdQ/lFrIXBENQaA/s320/0706dclimatechange.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tarif pendapatan (revenue tariffs) : pajak yang dikenakan untuk menambah pendapatan pemerintah. Ex : pajak impor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M5rBpDBdI/AAAAAAAAAdY/8FqRlXkSSzI/s1600/splash_commem_coin_stack.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M5rBpDBdI/AAAAAAAAAdY/8FqRlXkSSzI/s320/splash_commem_coin_stack.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tarif pelindung (protective tariffs) : tarif yang dikenakan untuk melindungi produk- produk dalam negeri&amp;nbsp; agar mampu bersaing dengan produk impor. Karena dengan pajak ini maka produk impor akan mempunyai harga lebih tinggi dibanding produk domestik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M6EYb25EI/AAAAAAAAAdg/hS65DODKxhU/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M6EYb25EI/AAAAAAAAAdg/hS65DODKxhU/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;HAMBATAN NON-TARIF (NON-TARIFF BARRIERS) : hambatan bukan pajak yang diterapkan pemerintah untuk melindungi produk domestik dibanding produk impor. Jenisnya :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kuota impor : batasan jumlah produk tertentu yang bisa diimpor dalam jangka waktu tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M6ZcBvLjI/AAAAAAAAAdo/eTPaEAet2Ms/s1600/61243_pabrik_gula_di_kediri.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M6ZcBvLjI/AAAAAAAAAdo/eTPaEAet2Ms/s320/61243_pabrik_gula_di_kediri.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M6nD8Dc_I/AAAAAAAAAdw/mB7aW7_5dd8/s1600/gula-dalam.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M6nD8Dc_I/AAAAAAAAAdw/mB7aW7_5dd8/s320/gula-dalam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Embargo : kebijaksanaan untuk tidak melakukan transaksi perdagangan dengan negara lain atau produk tertentu dari negara lain karena alasan tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M7aKikcWI/AAAAAAAAAd4/Ag1CoLbqyuw/s1600/149-Embargo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M7aKikcWI/AAAAAAAAAd4/Ag1CoLbqyuw/s320/149-Embargo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M7fd96MvI/AAAAAAAAAeA/fR4Y2oQsaak/s1600/lift-cuba-embargo.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M7fd96MvI/AAAAAAAAAeA/fR4Y2oQsaak/s320/lift-cuba-embargo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pengendalian pertukaran asing : pembatasan jumlah mata uang asing yang bisa dibeli atau dijual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M7tpX39_I/AAAAAAAAAeI/OfAZ67bPsfY/s1600/money.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M7tpX39_I/AAAAAAAAAeI/OfAZ67bPsfY/s320/money.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Devaluasi : menurunkan nilai mata uang sendiri dibandingkan dengan mata uang asing (biasanya dengan US Dollar).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M74JiyD0I/AAAAAAAAAeQ/Gq3g1cOszg0/s1600/matauangdunia100709.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M74JiyD0I/AAAAAAAAAeQ/Gq3g1cOszg0/s320/matauangdunia100709.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hambatan budaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;f.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hambatan birokratis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2996137775007357916?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2996137775007357916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/hambatan-hambatan-dalam-bisnis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2996137775007357916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2996137775007357916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/hambatan-hambatan-dalam-bisnis.html' title='Hambatan- Hambatan Dalam Bisnis Internasional'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7M4_BTcAeI/AAAAAAAAAdQ/lFrIXBENQaA/s72-c/0706dclimatechange.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-1892512655230879954</id><published>2010-03-30T00:52:00.000-07:00</published><updated>2010-03-30T01:44:01.916-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi di Indonesia'/><title type='text'>Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GxWzMil4I/AAAAAAAAAcw/Frj3L1FNN1U/s1600/blbi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GxWzMil4I/AAAAAAAAAcw/Frj3L1FNN1U/s320/blbi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Kasus BLBI pertama kali mencuat ketika Badan Pemeriksa Keuangan mengungkapkan hasil auditnya pada Agustus 2000. Laporan itu menyebut adanya penyimpangan penyaluran dana BLBI Rp 138,4 triliun dari total dana senilai Rp 144,5 triliun. Di samping itu, disebutkan adanya penyelewengan penggunaan dana BLBI yang diterima 48 bank sebesar Rp 80,4 triliun.&lt;br /&gt;Bekas Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono dianggap bertanggung jawab dalam pengucuran BLBI. Sebelumnya, mantan pejabat BI lainnya yang terlibat pengucuran BLBI?Hendrobudiyanto, Paul Sutopo, dan Heru Soepraptomo?telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga, dua setengah, dan tiga tahun penjara, yang dianggap terlalu ringan oleh para pengamat. Ketiganya kini sedang naik banding.&lt;br /&gt;Bersama tiga petinggi BI itu, pemilik-komisaris dari 48 bank yang terlibat BLBI, hanya beberapa yang telah diproses secara hukum. Antara lain: Hendrawan Haryono (Bank Aspac), David Nusa Widjaja (Bank Servitia), Hendra Rahardja (Bank Harapan Santosa), Sjamsul Nursalim (BDNI), dan Samadikun Hartono (Bank Modern).&lt;br /&gt;Yang jelas, hingga akhir 2002, dari 52 kasus BLBI, baru 20 dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Sedangkan yang sudah dilimpahkan ke pengadilan hanya enam kasus&lt;br /&gt;Abdullah Puteh&lt;br /&gt;Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam yang kini non aktif ini menjadi tersangka korupsi APBD dalam pembelian helikopter dan genset listrik, dengan dugaan kerugian Rp 30 miliar.&lt;br /&gt;Kasusnya kini masih ditangani pihak kejaksaan dengan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GxuFh-avI/AAAAAAAAAc4/daDXFsZUwK8/s1600/soedradjad.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GxuFh-avI/AAAAAAAAAc4/daDXFsZUwK8/s320/soedradjad.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; &amp;lt; &amp;lt; &lt;span style="color: blue;"&gt;Soedradjad Djiwandono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GyBS_dOCI/AAAAAAAAAdA/zLwoTpwO9qk/s1600/hendro+budiyanto.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GyBS_dOCI/AAAAAAAAAdA/zLwoTpwO9qk/s320/hendro+budiyanto.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; &amp;lt; &amp;lt; &lt;span style="color: blue;"&gt;Hendrobudiyanto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GyRUITO9I/AAAAAAAAAdI/XSUeSfTFeos/s1600/paul.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GyRUITO9I/AAAAAAAAAdI/XSUeSfTFeos/s320/paul.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; &amp;lt; &amp;lt; &lt;span style="color: blue;"&gt;Paul Sutopo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(jika ada salah foto, harap maaf)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-1892512655230879954?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/1892512655230879954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/bantuan-likuiditas-bank-indonesia-blbi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1892512655230879954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1892512655230879954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/bantuan-likuiditas-bank-indonesia-blbi.html' title='Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GxWzMil4I/AAAAAAAAAcw/Frj3L1FNN1U/s72-c/blbi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-3687001160329743747</id><published>2010-03-30T00:51:00.001-07:00</published><updated>2010-03-30T01:07:01.725-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi di Indonesia'/><title type='text'>BAPINDO</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gw9-kxThI/AAAAAAAAAcg/g-urgQSbxV4/s1600/korupsi3.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gw9-kxThI/AAAAAAAAAcg/g-urgQSbxV4/s320/korupsi3.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1993, pembobolan yang terjadi di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dilakukan oleh Eddy Tanzil yang hingga saat ini tidak ketahuan dimana rimbanya, Negara dirugikan sebesar 1.3 Triliun.&lt;br /&gt;HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst &amp;amp; Young&lt;br /&gt;Kasus HPH dan Dana Reboisasi Hasil audit Ernst &amp;amp; Young pada 31 Juli 2000 tentang penggunaan dana reboisasi mengungkapkan ada 51 kasus korupsi dengan kerugian negara Rp 15,025 triliun (versi Masyarakat Transparansi Indonesia). Yang terlibat dalam kasus tersebut, antara lain, Bob Hasan, Prajogo Pangestu, sejumlah pejabat Departemen Kehutanan, dan Tommy Soeharto.&lt;br /&gt;Bob Hasan telah divonis enam tahun penjara. Bob dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi proyek pemetaan hutan senilai Rp 2,4 triliun. Direktur Utama PT Mapindo Pratama itu juga diharuskan membayar ganti rugi US$ 243 juta kepada negara dan denda Rp 15 juta. Kini Bob dikerangkeng di LP Nusakambangan, Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GxDmamFnI/AAAAAAAAAco/gRvT99ZBhMI/s1600/Edy_Tansil.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GxDmamFnI/AAAAAAAAAco/gRvT99ZBhMI/s320/Edy_Tansil.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Prajogo Pangestu diseret sebagai tersangka kasus korupsi dana reboisasi proyek hutan tanaman industri (HTI) PT Musi Hutan Persada, yang diduga merugikan negara Rp 331 miliar. Dalam pemeriksaan, Prajogo, yang dikenal dekat dengan bekas presiden Soeharto, membantah keras tuduhan korupsi. Sampai sekarang nasib kasus taipan kakap ini tak jelas kelanjutannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-3687001160329743747?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/3687001160329743747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/bapindo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/3687001160329743747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/3687001160329743747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/bapindo.html' title='BAPINDO'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gw9-kxThI/AAAAAAAAAcg/g-urgQSbxV4/s72-c/korupsi3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-8267430291581833529</id><published>2010-03-30T00:50:00.003-07:00</published><updated>2010-03-30T01:03:25.271-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi di Indonesia'/><title type='text'>Pertamina</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gva00-mzI/AAAAAAAAAb4/czr19OQTEnU/s1600/pertamina.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gva00-mzI/AAAAAAAAAb4/czr19OQTEnU/s320/pertamina.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Dugaan korupsi dalam Tecnical Assintance Contract (TAC) antara Pertamina dengan PT Ustaindo Petro Gas (UPG) tahun 1993 yang meliputi 4 kontrak pengeboran sumur minyak di Pendoko, Prabumulih, Jatibarang, dan Bunyu. Jumlah kerugian negara, adalah US $ 24.8 juta. Para tersangkanya 2 Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Orde Baru, Ginandjar Kartasasmita dan Ida Bagus Sudjana, Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda’oe, serta Direktur PT UPG Partono H Upoyo.&lt;br /&gt;Kasus Proyek Kilang Minyak Export Oriented (Exxor) I di Balongan, Jawa Barat dengan tersangka seorang pengusaha Erry Putra Oudang. Pembangunan kilang minyak ini menghabiskan biaya sebesar US $ 1.4 M. Kerugian negara disebabkan proyek ini tahun 1995-1996 sebesar 82.6 M, 1996-1997 sebesar 476 M, 1997-1998 sebesar 1.3 Triliun. Kasus kilang Balongan merupakan benchmark-nya praktek KKN di Pertamina. Negara dirugikan hingga US$ 700 dalam kasus mark-up atau penggelembungan nilai dalam pembangunan kilang minyak bernama Exor I tersebut.&lt;br /&gt;Kasus Proyek Pipaisasi Pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa (Pipianisasi Jawa), melibatkan Mantan Direktur Pertamina Faisal Abda’oe, Bos Bimantara Rosano Barack, dan Siti Hardiyanti Rukmana. Kerugian negara hingga US$ 31,4 juta.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GviknilkI/AAAAAAAAAcA/xlnntVjud8Y/s1600/BOCRosanoB.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GviknilkI/AAAAAAAAAcA/xlnntVjud8Y/s320/BOCRosanoB.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; &amp;lt; &amp;lt; &lt;span style="color: blue;"&gt;Rosano Barack&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gvu_mr5fI/AAAAAAAAAcI/lmRlHuaYOEc/s1600/b4637722-a5c4-b49e-b2a3c96aafa7d5cd.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gvu_mr5fI/AAAAAAAAAcI/lmRlHuaYOEc/s320/b4637722-a5c4-b49e-b2a3c96aafa7d5cd.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt; &amp;lt; &amp;lt; &lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Hardiyanti Rukmana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gv4sWPC7I/AAAAAAAAAcQ/eTemV7zSxMQ/s1600/Faisal_Abdaoe.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gv4sWPC7I/AAAAAAAAAcQ/eTemV7zSxMQ/s320/Faisal_Abdaoe.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;lt; &amp;lt; &amp;lt;&amp;nbsp; Faisal Abda’oe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GwIwMb70I/AAAAAAAAAcY/ATm1EMD9-K0/s1600/77270.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="310" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GwIwMb70I/AAAAAAAAAcY/ATm1EMD9-K0/s400/77270.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-8267430291581833529?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/8267430291581833529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/pertamina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/8267430291581833529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/8267430291581833529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/pertamina.html' title='Pertamina'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7Gva00-mzI/AAAAAAAAAb4/czr19OQTEnU/s72-c/pertamina.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-3697767337293102265</id><published>2010-03-30T00:50:00.001-07:00</published><updated>2010-03-30T00:55:02.754-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Korupsi di Indonesia'/><title type='text'>Soeharto</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GuPEmCOpI/AAAAAAAAAbw/slL4CvmF6Yo/s1600/soeharto.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GuPEmCOpI/AAAAAAAAAbw/slL4CvmF6Yo/s320/soeharto.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kasus Soeharto Bekas presiden Soeharto diduga melakukan tindak korupsi di tujuh yayasan (Dakab, Amal Bakti Muslim Pancasila, Supersemar, Dana Sejahtera Mandiri, Gotong Royong, dan Trikora) Rp 1,4 triliun. Ketika diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, ia tidak hadir dengan alasan sakit. Kemudian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengembalikan berkas tersebut ke kejaksaan. Kejaksaan menyatakan Soeharto dapat kembali dibawa ke pengadilan jika ia sudah sembuh?walaupun pernyataan kejaksaan ini diragukan banyak kalangan.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-36"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-3697767337293102265?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/3697767337293102265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/soeharto.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/3697767337293102265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/3697767337293102265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/soeharto.html' title='Soeharto'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7GuPEmCOpI/AAAAAAAAAbw/slL4CvmF6Yo/s72-c/soeharto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-1568530178580701567</id><published>2010-03-29T18:53:00.000-07:00</published><updated>2010-03-29T18:53:11.634-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasus Pajak 2010'/><title type='text'>Gayus Mainkan Pajak sejak 2007</title><content type='html'>Uang yang ada di rekening Gayus ternyata Rp28 miliar. Aparat telah melakukan pembiaran Gayus makelar kasus. GAYUS Tambunan ternyata sejak lama meninggalkan jejak sebagai makelar kasus di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Ironisnya, jejak Gayus tidak terdeteksi oleh bidang pengawasan internal, padahal ia menghimpun uang jatah preman di rekeningnya hingga Rp28 miliar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepiawaian Gayus mengelabui orang semakin terbukti pada saat ia berhasil melarikan diri ke Singapura pada Rabu (24/3) malam, hanya sesaat setelah ia mencurahkan isi hatinya kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sehari setelah ia meninggalkan Tanah Air baru pihak kepolisian mengeluarkan perintah pencegahan bepergian ke luar negeri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gayus tidak bermain sendirian. Ia berkomplot dengan pengusaha Andi Kosasih, yang kemarin menyerahkan diri kepada kepolisian, dan konsultan pajak Roberto Santonius. Langkah busuk pegawai negeri golongan IIIA itu mulus karena ia memegang jabatan strategis. Di tangan dialah kepentingan negara dipertaruhkan dalam perkara pajak. Akan tetapi, selama ia menjabat posisi penelaah keberatan dan penelaah banding sejak 2007, justru Ditjen Pajak selalu menelan kekalahan. Itu pula alasan dia akan dipecat dengan tidak hormat pada pekan depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabiat buruk Gayus itu dibeberkan Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur Ditjen Pajak, Bambang Basuki, dalam keterangan pers di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, kemarin. Gayus memegang posisi penelaah keberatan pajak sejak awal 2007 sampai dengan pertengahan 2007. Selanjutnya ia menjabat penelaah banding sampai sekarang. Dari 17 kasus keberatan pajak yang ia tangani, sebanyak 15 kasus ditolak pengadilan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pembiaran&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Pada periode pertengahan 2007 sampai awal 2010, Gayus telah menangani perkara banding sebanyak 51 kasus. Hasilnya 40 kasus dikabulkan pengadilan. Itu artinya Ditjen Pajak kalah dalam proses banding 40 kasus tersebut. Kasus banding yang ditangani Gayus itu melibatkan perusahaan besar. Pada saat kalah menangani perkara banding itulah kekayaan Gayus bertambah mengundang decak kagum. Ia memiliki rumah mewah dan apartemen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa perilaku buruk Gayus dibiarkan sejak pertengahan 2007? Ekonom Econit Rizal Ramli mengatakan hal itu menunjukkan reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan masih di atas kertas. Namun, Dirjen Pajak Mochammad Tjiptardjo berkilah, keberhasilan reformasi birokrasi tercederai oleh pihak yang tidak patut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia Corruption Watch (ICW) justru menduga telah terjadi pembiaran kegiatan makelar perkara di Ditjen Pajak. "Irjen Kementerian Keuangan dan pengawasan internal pajak selama ini apa saja kerjanya?" cetus Yanuar Rizky dari ICW. Fakta yang disodorkan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Yunus Husein semakin mencengangkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menduga ada pembiaran dari penegak hukum dalam kasus Gayus. Pasalnya, PPATK telah melaporkan transaksi mencurigakan di rekening Gayus sebanyak empat kali sejak Maret 2009 hingga Maret 2010 kepada Polri, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Tidak ada tanggapan sama sekali. Lebih mencengangkan lagi, total uang yang ada di rekening Gayus bukan Rp25 miliar seperti yang disebut polisi selama ini. "Sebenarnya bukan Rp25 miliar. Penggelapan mencapai Rp28 miliar," kata Yunus. (Tim/X-8) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ririn Radiawati Kusuma, ririn@mediaindonesia.com&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-1568530178580701567?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/1568530178580701567/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/gayus-mainkan-pajak-sejak-2007.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1568530178580701567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1568530178580701567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/gayus-mainkan-pajak-sejak-2007.html' title='Gayus Mainkan Pajak sejak 2007'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-1991454171349019633</id><published>2010-03-29T18:49:00.000-07:00</published><updated>2010-03-29T18:49:38.539-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kasus Pajak 2010'/><title type='text'>Kapolri Akui Ada Rekayasa Kasus Pajak</title><content type='html'>Kebenaran menghampiri Susno Duadji pada saat fakta baru meluncur deras dari mulut petinggi kepolisian. PERSETERUAN antarperwira tinggi di tubuh kepolisian memasuki babak baru. Satu per satu fakta baru terkuak. Semua fakta itu, langsung atau tidak langsung, mendukung tudingan mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji soal adanya makelar kasus pajak di tubuh kepolisian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta terbaru adalah pengakuan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri bahwa ada indikasi pelanggaran dalam penanganan perkara pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus T Tambunan, oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri. Sayangnya, pengakuan itu keluar setelah Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri menetapkan Susno sebagai tersangka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susno adalah seorang whistle blower yang sedang membongkar kebobrokan institusinya sendiri. Susno menuding Brigjen Edmon Ilyas dan Brigjen Raja Erizman sebagai markus di lingkungan Polri. Edmon kini Kapolda Lampung dan Erizman menjabat Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim. Mabes Polri pun buru-buru membela korps. Padahal, tudingan itulah yang antara lain membawa Susno menyandang status tersangka. Akan tetapi, fakta bicara lain. Kapolri di Jakarta, kemarin, mengungkapkan adanya kejanggalan dalam kasus Gayus terkait dengan uang Rp25 miliar. Dia langsung memerintahkan tim Propam dan tim independen untuk mengusutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi pelanggaran yang disebutkan Kapolri sangat terang-benderang, yaitu tidak ditahannya Gayus setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi, pencucian uang, dan penggelapan hingga proses penyidikan selesai. Bukan itu saja. Kapolri menyebut indikasi lain, yaitu tidak dilanjutkannya perkara tersangka Roberto Santonius. Saat itu, perkara Gayus dan Roberto ditangani bersamaan oleh penyidik Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri. "Inisial R tidak ditahan tidak juga diperiksa," lanjut Kapolri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roberto adalah seorang konsultan pajak. Menurut penyidik, dia mengirimkan uang Rp25 juta ke rekening milik Gayus. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menilai ada unsur pidana dalam pengiriman uang dari Roberto kepada Gayus. Akan tetapi, kasus Roberto hilang bak ditelan bumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kosasih diburu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Gayus, 30, adalah pegawai negeri golongan IIIA. Ia memiliki rumah mewah di kawasan Jakarta Utara. Kasus dia telah disidik dan disidangkan. Namun, dalam proses di kepolisian, penyidik hanya menemukan bukti pidana pada transaksi senilai Rp395 juta. Pada kasus itu pun Gayus telah divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Tangerang. Pemblokiran atas sisa uang di rekening itu (Rp24,6 miliar) kemudian dibuka pada 26 November 2009 atau hanya dua hari setelah Susno dicopot sebagai Kabareskrim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta baru lain terkait dengan kejahatan pajak itu mengalir dari mulut pejabat di Mabes Polri. Raja Erizman mengungkapkan temuan polisi bahwa ada 19 transaksi yang dicurigai dalam rekening Gayus. Pernyataan itu sekaligus meralat pernyataan lima hari sebelumnya (19/3) bahwa polisi hanya menemukan tiga transaksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang juga membeberkan fakta baru lainnya, yaitu penetapan Andi Kosasih, pengusaha asal Batam, sebagai tersangka karena memberikan keterangan palsu. Keterangan palsu Andi Kosasih ialah dialah pemilik uang Rp24,6 miliar (sisa dari Rp25 miliar) di rekening Gayus. Keterangan palsu itu berharga mahal karena ia mendapatkan imbalan lebih dari Rp1 miliar dan kurang dari Rp2 miliar. Menurut Edward, polisi sudah memburu Andi ke rumahnya di Jakarta Utara. Namun, rumah itu sudah kosong. Seluruh fakta baru yang dibeberkan petinggi kepolisian itu ternyata tidak mengubah status Susno sebagai tersangka. Besok ia akan diperiksa lagi di Propam. (Tim/X-8) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Santhy M Sibarani, sansibar@mediaiindonesia.com&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-1991454171349019633?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/1991454171349019633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/kapolri-akui-ada-rekayasa-kasus-pajak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1991454171349019633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1991454171349019633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/kapolri-akui-ada-rekayasa-kasus-pajak.html' title='Kapolri Akui Ada Rekayasa Kasus Pajak'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2025996492247638015</id><published>2010-03-28T21:10:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T21:12:01.589-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi Cinta'/><title type='text'>4 Someone</title><content type='html'>&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I saw this girl looking at me on the field one day"&gt;Aku melihat gadis ini memandangku di suatu tempat suatu hari &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I knew I had to know who she is,I admired her beauty"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I knew I had to know who she is,I admired her beauty"&gt;Aku tahu, aku tak tahu siapa dia, aku mengagumi kecantikannya &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Walked up,got stuck,cause looking into her beautiful eye's from the start"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Walked up,got stuck,cause looking into her beautiful eye's from the start"&gt;Berjalan ke dalam, terjebak, karena melihat ke dalam matanya yang indah &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I knew I had to hold her close"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I knew I had to hold her close"&gt;Aku tahu, aku tak bisa memeluknya erat-erat &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="while her kiss is taken my breath away"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="while her kiss is taken my breath away"&gt;sementara ciuman ini hanya sebatas nafas dan pergi begitu saja&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="whisperin we could never part"&gt;bisikan aku pun tak kan pernah bisa &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="if we do then,there will become so much pain,"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="if we do then,there will become so much pain,"&gt;jika kita lakukan kemudian, di sana akan menjadi kesakitan yang sangat,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="if we do then,there will become so much pain,"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="feel the love flow through your body girl"&gt;saat merasakan cinta mengalir melalui tubuhmu.. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="the feelin of us doing our thang on the moon"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I don't want no one else"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I don't want no one else"&gt;Aku tidak ingin ada orang lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I don't want no one else"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="just you;"&gt;hanya kamu&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I'll be callin you mine,callin you Boo through the nights"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I'll be callin you mine,callin you Boo through the nights"&gt;Aku akan mengajakmu, mengajakmu melewati malam &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="standing strong"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="standing strong"&gt;berdiri kuat &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="when your cold,I'm the blanket that belongs in your arms"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="when your cold,I'm the blanket that belongs in your arms"&gt;ketika dingin, jaketku ini kuberi dalam kedua bahu dan lenganmu &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="Keepin you warm,"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="Keepin you warm,"&gt;Akan selalu hangat untukmu, &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I'm the soldier that will stay here"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="I'm the soldier that will stay here"&gt;Aku prajurit yang akan tinggal di sini &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="When life swarms down"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="When life swarms down"&gt;Ketika kegelapan malam mengusikmu&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="never leave or ever let you be scared,"&gt;tak akan pernah meninggalkan atau pernah membiarkanmu menjadi takut,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="never leave or ever let you be scared,"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="I will fight until the end"&gt;Aku akan berjuang sampai akhir.&lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="even if it means,taking my last breath!"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="even if it means,taking my last breath!"&gt;Jika itu berarti, semua itu hingga napas terakhir ku!&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="even if it means,taking my last breath!"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="even if it means,taking my last breath!"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2025996492247638015?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2025996492247638015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/4-someone.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2025996492247638015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2025996492247638015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/4-someone.html' title='4 Someone'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2224047130305892970</id><published>2010-03-28T03:26:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T03:27:15.076-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Windows 7'/><title type='text'>Best Windows Tweaks yang Masih Bisa Bekerja di Windows 7</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span class="short_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Add Defrag to the Right-Click Menu"&gt;Tambahkan Defrag ke Right-Click Menu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Want to be able to quickly defrag a drive whenever you want?"&gt;Ingin dapat dengan cepat defrag drive kapan pun Anda inginkan? &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can use a little hack to add the Defragment option to the context menu for each drive."&gt;Anda dapat menggunakan sedikit hack untuk menambahkan opsi Defragmen menu konteks untuk setiap drive. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="It'll open up the command prompt, and start the defrag process."&gt;Ini akan membuka prompt perintah, dan memulai proses defrag.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="short_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Add Defrag to the Right-Click Menu"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68qwt9eBxI/AAAAAAAAAYY/PJXNsa7oMpE/s1600/image106.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68qwt9eBxI/AAAAAAAAAYY/PJXNsa7oMpE/s320/image106.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="short_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Create Shortcuts to Lock the Screen, Shutdown, Restart"&gt;Buat Cara pintas untuk Lock Screen, Shutdown, Restart&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="short_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Create Shortcuts to Lock the Screen, Shutdown, Restart"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="It doesn't matter where Microsoft puts the shutdown buttons, people seem to still want to have another way to do it."&gt;Tidak peduli di mana Microsoft menempatkan tombol shutdown, orang tampaknya masih ingin memiliki cara lain untuk melakukannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="The good news is that all the same shortcuts that worked in previous versions of Windows will still work in Windows 7."&gt;Kabar baiknya adalah bahwa semua jalan pintas yang sama yang bekerja di versi sebelumnya dari Windows akan tetap bekerja pada Windows 7.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68rDPFR07I/AAAAAAAAAYg/8VNuMbKmIqU/s1600/image210.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68rDPFR07I/AAAAAAAAAYg/8VNuMbKmIqU/s320/image210.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="short_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Create a Shortcut to Toggle the Desktop Icons"&gt;Membuat Shortcut untuk Toggle Desktop Icons&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="The good news is that all the same shortcuts that worked in previous versions of Windows will still work in Windows 7."&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Sure, you can easily head into the desktop context menu to toggle the icons on or off, but it's a lot simpler to use a hotkey, or stick an icon into the Quick Launch (which you can get back on Windows 7 with a little trick"&gt;Tentu saja, Anda dapat dengan mudah kepala ke dalam menu konteks desktop untuk mengaktifkan atau menonaktifkan ikon, tetapi lebih sederhana untuk menggunakan hotkey, atau tongkat sebuah ikon ke dalam Quick Launch (yang dapat anda kembali pada Windows 7 dengan sedikit trik &lt;/span&gt;&lt;span title=")."&gt;). &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="This how-to teaches you how to use a little utility that toggles the icons for you."&gt;Ini bagaimana-untuk mengajarkan Anda bagaimana menggunakan sedikit utilitas yang matikan ikon untuk Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68rS8yrp3I/AAAAAAAAAYo/vxVR8sO488M/s1600/image51.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68rS8yrp3I/AAAAAAAAAYo/vxVR8sO488M/s320/image51.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="This how-to teaches you how to use a little utility that toggles the icons for you."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="short_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Disable Aero (to Speed Up Some Video Games)"&gt;Disable Aero (untuk Speed Up Beberapa Video Games)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If all you do is use your computer for gaming, you might not even care about using Aero."&gt;Jika semua yang Anda lakukan adalah menggunakan komputer untuk bermain game, Anda mungkin bahkan tidak peduli tentang penggunaan Aero. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Personally, I don't know why you'd want to run Windows 7 or Vista without Aero—but if that's what you want, it's easy enough to do."&gt;Secara pribadi, saya tidak tahu mengapa kau ingin menjalankan Windows 7 atau Vista tanpa Aero-tapi jika itu yang Anda inginkan, cukup mudah untuk dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68rgyvqNdI/AAAAAAAAAYw/xjmnPBi3wAI/s1600/image81.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68rgyvqNdI/AAAAAAAAAYw/xjmnPBi3wAI/s320/image81.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Personally, I don't know why you'd want to run Windows 7 or Vista without Aero—but if that's what you want, it's easy enough to do."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="short_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Disable Aero (to Speed Up Some Video Games)"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="So this one isn't so much a tweak as an additional piece of software—but if you do a lot of geeky stuff on your PC, you're going to need to be able to mount an ISO image."&gt;&lt;b&gt;Mount in ISO &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="So this one isn't so much a tweak as an additional piece of software—but if you do a lot of geeky stuff on your PC, you're going to need to be able to mount an ISO image."&gt;Jadi ini tidak begitu banyak yang men-tweak sebagai bagian dari perangkat lunak tambahan-tapi jika Anda melakukan banyak hal culun pada PC Anda, Anda akan harus dapat me-mount image ISO. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="My favorite tool, by far, is VirtualCloneDrive—it's just the simplest possible utility that you can get."&gt;Alat favorit saya, sejauh ini, adalah VirtualCloneDrive-itu hanya mungkin utilitas yang paling sederhana yang bisa Anda peroleh. &lt;/span&gt;&lt;span title="All you need to do is double-click on an ISO to mount it."&gt;Yang perlu Anda lakukan adalah klik-ganda pada ISO untuk me-mount itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68ryPr6zBI/AAAAAAAAAY4/mxAZg7lnwEo/s1600/image111.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68ryPr6zBI/AAAAAAAAAY4/mxAZg7lnwEo/s320/image111.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Disable those Stupid Gadgets"&gt;&lt;b&gt;Nonaktifkan Stupid Gadgets, bikin lemot bro..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Windows 7 moves the gadgets onto the desktop, instead of having them on a sidebar like Vista did—but the net effect is the same: it's all pointless!"&gt;Windows 7 menggerakkan gadget ke desktop, bukan karena mereka di sidebar seperti Vista memang-tapi efek bersih adalah sama: itu semua sia-sia! &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can easily disable them in Windows 7, just like you could in Windows Vista."&gt;Anda dapat dengan mudah menonaktifkan mereka pada Windows 7, seperti Anda bisa di Windows Vista.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="All you need to do is double-click on an ISO to mount it."&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68sBFGYzOI/AAAAAAAAAZA/75FziB9HaJI/s1600/image141.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68sBFGYzOI/AAAAAAAAAZA/75FziB9HaJI/s320/image141.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Make Windows Log On Automatically"&gt;&lt;b&gt;Membuat Windows Log On Otomatis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If you are the only one that is using your machine at your house, logging on can really be a drag."&gt;Jika Anda adalah satu-satunya yang menggunakan mesin Anda di rumah Anda, log on bisa benar-benar menjadi seret. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Thankfully every version of Windows since forever has let you do a simple tweak to make it automatically log on for you."&gt;Untungnya setiap versi Windows sejak selamanya telah membiarkan Anda melakukan tweak sederhana untuk membuat login secara otomatis untuk Anda. &lt;/span&gt;&lt;span title="Just make sure your door is locked."&gt;Pastikan pintu Anda terkunci.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68sVDzYIAI/AAAAAAAAAZQ/WWUC2_Y_kv8/s1600/image201.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68sVDzYIAI/AAAAAAAAAZQ/WWUC2_Y_kv8/s320/image201.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span title="Just make sure your door is locked."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Use Compatibility Mode"&gt;&lt;b&gt;Gunakan Mode Kompatibilitas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Does your favorite XP application have problems working in Windows 7?"&gt;Apakah aplikasi XP favorit anda memiliki masalah bekerja pada Windows 7? &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can often make them work anyway by using Compatibility mode to trick the application into thinking it's running on a previous version of Windows."&gt;Anda dapat sering membuat mereka bekerja tetap dengan menggunakan modus Kompatibilitas untuk mengelabui aplikasi ke dalam pemikiran ini berjalan pada Windows versi sebelumnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Tip: This really helps when you're trying to get a video game working."&gt;Tip: Ini benar-benar membantu ketika Anda mencoba untuk memainkan games.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68soAvSqJI/AAAAAAAAAZY/xbJ1zO4msso/s1600/image231.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68soAvSqJI/AAAAAAAAAZY/xbJ1zO4msso/s320/image231.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Tip: This really helps when you're trying to get a video game working."&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Tip: This really helps when you're trying to get a video game working."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Add Any Folder To Your Taskbar"&gt;&lt;b&gt;Tambahkan Setiap Folder di Taskbarmu..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Every version of Windows has allowed you to pin folders to the taskbar, and you can still use this same trick in Windows 7."&gt;Setiap versi Windows ini memungkinkan Anda untuk pin folder ke taskbar, dan Anda masih dapat menggunakan trik yang sama pada Windows 7. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can make them use only icons, show text or not, or even use this trick to add the Quick Launch folder back to Windows 7."&gt;Anda dapat membuat mereka hanya menggunakan ikon, menampilkan teks atau tidak, atau bahkan menggunakan trik ini untuk menambahkan folder Quick Launch kembali ke Windows 7.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68s2jmrkpI/AAAAAAAAAZg/MA7dvDxKkwU/s1600/image53.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68s2jmrkpI/AAAAAAAAAZg/MA7dvDxKkwU/s320/image53.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can make them use only icons, show text or not, or even use this trick to add the Quick Launch folder back to Windows 7."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Add Copy/Move to the Context Menu"&gt;&lt;b&gt;Tambahkan Copy / Move ke Context Menu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="This remains one of the most consistently popular tweaks for Windows, version after version."&gt;Ini tetap menjadi salah satu yang paling konsisten tweak populer untuk Windows, versi setelah versi. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can just do a simple registry hack to add the “Copy To folder” and “Move To folder” option to the context menu."&gt;Anda dapat saja melakukan hack registry sederhana untuk menambahkan "Salin ke folder" dan "Move To folder" pilihan untuk menu konteks.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68tGYifJ3I/AAAAAAAAAZo/_of5GsngxmA/s1600/image36.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68tGYifJ3I/AAAAAAAAAZo/_of5GsngxmA/s320/image36.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can just do a simple registry hack to add the “Copy To folder” and “Move To folder” option to the context menu."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Disable Shortcut Icon Arrows"&gt;&lt;b&gt;Disable Shortcut Icon Arrows&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="The Vista Shortcut Overlay Remover still works just fine in Windows 7, and gets rid of those unsightly shortcut arrows that you really don't need most of the time."&gt;Vista Shortcut Overlay Remover masih bekerja baik-baik saja pada Windows 7, dan menghilangkan panah shortcut yang tak sedap dipandang bahwa Anda benar-benar tidak membutuhkan sebagian besar waktu. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="There's lots of other hacks you can use, but this one works really well, and never leaves you with those “black boxes” on your icons."&gt;Ada banyak hacks lain bisa anda gunakan, tapi yang ini benar-benar bekerja dengan baik, dan tidak pernah meninggalkan Anda dengan orang-orang "kotak hitam" pada ikon Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68tR0YVvaI/AAAAAAAAAZw/5wycLx51L5M/s1600/image55.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="290" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68tR0YVvaI/AAAAAAAAAZw/5wycLx51L5M/s400/image55.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Disable the Caps Lock Key"&gt;&lt;b&gt;Nonaktifkan tombol Caps Lock Key&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="I've never used the Caps Lock key for anything, ever."&gt;Aku belum pernah menggunakan tombol Caps Lock untuk apa pun, selamanya. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If you are like me, you probably haven't either, and it's a lot easier to get rid of it."&gt;Jika Anda seperti saya, Anda mungkin tidak baik, dan itu jauh lebih mudah untuk menyingkirkannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can use a registry hack to get rid of it, or you can map any key to any key using an easy freeware utility."&gt;Anda dapat menggunakan registry hack untuk menghilangkan itu, atau Anda dapat memetakan tombol apa saja untuk tombol apa saja menggunakan utilitas freeware yang mudah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="There's lots of other hacks you can use, but this one works really well, and never leaves you with those “black boxes” on your icons."&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68tdkACkvI/AAAAAAAAAZ4/1dUX28xs950/s1600/image62.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="307" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68tdkACkvI/AAAAAAAAAZ4/1dUX28xs950/s400/image62.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Stop Windows Update from Automatically Restarting Your PC"&gt;&lt;b&gt;Hentikan Windows Update dari Restarting otomatis PC Anda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="I really hate the automatic reboot “feature” built into Windows Update."&gt;Aku benar-benar benci reboot otomatis "fitur" dibangun ke Windows Update. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="In fact, while I was writing this article, it kicked in and rebooted me (I forgot to apply this tweak on my new laptop)."&gt;Bahkan, ketika saya sedang menulis artikel ini, itu menendang dan reboot saya (saya lupa untuk menerapkan tweak di laptop baru saya). &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can always temporarily disable the automatic reboot, but there's a registry hack that will prevent it from happening in the first place."&gt;Anda selalu dapat menonaktifkan sementara reboot otomatis, tapi ada hack registry yang akan mencegah hal itu terjadi di tempat pertama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68tuPBk1XI/AAAAAAAAAaA/4OKkK4doAzw/s1600/image56.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="396" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68tuPBk1XI/AAAAAAAAAaA/4OKkK4doAzw/s640/image56.png" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can always temporarily disable the automatic reboot, but there's a registry hack that will prevent it from happening in the first place."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Stop Losing the Sleep/Shutdown Button to Windows Update"&gt;Hentikan Kehilangan Sleep / Shutdown Tombol ke Windows Update&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Have you ever quickly clicked the shutdown button, only to find out that Windows started installing updates and will take forever to shut down?"&gt;Pernahkah Anda cepat mengklik tombol shutdown, hanya untuk mengetahui bahwa Windows mulai menginstal pembaruan dan akan ditutup selamanya? &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can tell Windows to stop hijacking your shutdown button with another registry hack."&gt;Anda dapat memberitahu Windows untuk menghentikan pembajakan tombol shutdown Anda dengan registri lain hack.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68t8-VE24I/AAAAAAAAAaI/h4F743m-RGc/s1600/image57.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="241" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68t8-VE24I/AAAAAAAAAaI/h4F743m-RGc/s640/image57.png" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Enable Remote Desktop"&gt;&lt;b&gt;Aktifkan Remote Desktop&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="If you are using the Pro, Ultimate, or Business versions of Windows, you can use Remote Desktop."&gt;Jika Anda menggunakan Pro, Ultimate, atau Business versi Windows, Anda dapat menggunakan Remote Desktop. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="It's by far the best way to connect to another Windows PC, especially since Windows Vista or Windows 7 allow you to do Aero through the session."&gt;Ini jauh cara terbaik untuk menghubungkan ke PC Windows lain, terutama karena Windows Vista atau Windows 7 memungkinkan Anda untuk melakukan Aero melalui sesi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You can tell Windows to stop hijacking your shutdown button with another registry hack."&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68uLH-A6NI/AAAAAAAAAaQ/ntNxfTK-Cj8/s1600/image58.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68uLH-A6NI/AAAAAAAAAaQ/ntNxfTK-Cj8/s640/image58.png" width="578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Disable Sticky / Filter Keys Dialogs"&gt;&lt;b&gt;Nonaktifkan Sticky / Filter Keys Dialog&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Have you ever been doing something, like playing a game, and had that obnoxious Sticky Keys dialog pop up?"&gt;Apakah kamu pernah melakukan sesuatu, seperti bermain, dan yang menjengkelkan Sticky Keys dialog pop up? &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You answer No and it goes away… and then shows up again the next day."&gt;Anda menjawab Tidak dan itu pergi ... dan kemudian muncul lagi keesokan harinya. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Here’s how to make it go away for good."&gt;Berikut adalah cara membuatnya pergi untuk selamanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68uXK_fxVI/AAAAAAAAAaY/i7WnPSriYig/s1600/image59.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="288" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68uXK_fxVI/AAAAAAAAAaY/i7WnPSriYig/s640/image59.png" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Here’s how to make it go away for good."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="Disable Windows Explorer Click Sounds"&gt;&lt;b&gt;Nonaktifkan Windows Explorer Klik Sounds&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="The Windows Explorer click sounds are enough to drive you crazy after a while."&gt;Windows Explorer klik suara yang cukup untuk membuatmu gila setelah beberapa saat. &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;" title="You'd think that the configuration option to turn them off would be a checkbox saying “Stop Annoying Me”, but that's just not the case."&gt;Anda akan berpikir bahwa opsi konfigurasi mematikannya kotak centang akan berkata "Berhenti Mengganggu Saya", tapi itu saja tidak terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68unGh2wJI/AAAAAAAAAag/Q0tKuDcNi08/s1600/image60.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68unGh2wJI/AAAAAAAAAag/Q0tKuDcNi08/s640/image60.png" width="579" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2224047130305892970?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2224047130305892970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/20-best-windows-tweaks-yang-masih-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2224047130305892970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2224047130305892970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/20-best-windows-tweaks-yang-masih-bisa.html' title='Best Windows Tweaks yang Masih Bisa Bekerja di Windows 7'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68qwt9eBxI/AAAAAAAAAYY/PJXNsa7oMpE/s72-c/image106.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2776587105626502836</id><published>2010-03-28T02:52:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T02:52:32.690-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Windows 7'/><title type='text'>Partition Buat Win 7 &amp; Vista si jelek</title><content type='html'>Membagi n mengatur ruang / kapasitas hardisk di komputer sebelum menginstal sistem operasi adalah hal yg paling esensial dilakukan. Jika salah setting, maka di kemudian hari ketika data yg dimasukkan sudah berjibun, maka kerjaan akan nambah berat. &lt;span id="more-993"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk memudahkan anda di dalam membagi partisi, kita membutuhkan sebuah program partition manager yg bagus. Nah, ni dia dengan&amp;nbsp; kemampuannya yg banyak akan membuatmu terkesima. Mulai dari membagi, resize partisi, copy partisi, hapus partisi, menyembunyikan partisi sampai dengan mengganti drive letter dpt dikerjakan dgn stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68mtZpmCWI/AAAAAAAAAYQ/X56TAf2D-Eo/s1600/Partition-Wizard-Home-Edition_1.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="268" src="http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68mtZpmCWI/AAAAAAAAAYQ/X56TAf2D-Eo/s400/Partition-Wizard-Home-Edition_1.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini fitur yg tersedia oleh Partition Wizard untuk Windows 7 dan Vista:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt; 1. Dapat mengatur partisi sampai dengan batas hardisk berkapasitas 2 TerraBytes&lt;br /&gt;2. Convert FAT ke NTFS&lt;br /&gt;3. Copy partisi, pindahkan seluruh isi dari satu hardisk ke hardisk lain tanpa ribet&lt;br /&gt;4. Disk Map, dpt menampilkan preview sebelum apply terhadap setting&lt;br /&gt;5. Mudah menyembunyikan dan menampilkan isi partisi dengan beberapa click saja&lt;br /&gt;6. Dapat mengeksplor file system FAT dan NTFS&lt;br /&gt;7. Disk Copy&lt;br /&gt;8. dan lain-lain &lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2776587105626502836?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2776587105626502836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/partition-buat-win-7-vista-si-jelek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2776587105626502836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2776587105626502836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/partition-buat-win-7-vista-si-jelek.html' title='Partition Buat Win 7 &amp; Vista si jelek'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68mtZpmCWI/AAAAAAAAAYQ/X56TAf2D-Eo/s72-c/Partition-Wizard-Home-Edition_1.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2384114839251031403</id><published>2010-03-28T02:46:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T02:46:01.517-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Windows 7'/><title type='text'>Tools komplit untuk windows 7</title><content type='html'>Bagi para pemakai Windows 7 yg kepingin untuk merawat system, mempercepat kinerja program, mendefrag, mengoptimasi memory, registry cleaner, penyetelan / konfigurasi sistem dan menu serta networking, dan masih banyak fungsi lainnya, maka EnhanceMySe7en sangatlah tepat sebagai pilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruhnya tersedia all in one utk mengerjakan berbagai macam keperluan yang berhubungan dengan kecepatan,sekuriti,kinerja sistem Windows 7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68kzVKhucI/AAAAAAAAAYI/tEyezToEMZo/s1600/screen71.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68kzVKhucI/AAAAAAAAAYI/tEyezToEMZo/s320/screen71.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Buat kamu-kamu yang pengen download....&lt;br /&gt;klik disini..&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.seriousbit.com/download/EnhanceMySe7enSetup.exe"&gt;http://www.seriousbit.com/download/EnhanceMySe7enSetup.exe&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2384114839251031403?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2384114839251031403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/tools-komplit-untuk-windows-7.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2384114839251031403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2384114839251031403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/tools-komplit-untuk-windows-7.html' title='Tools komplit untuk windows 7'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S68kzVKhucI/AAAAAAAAAYI/tEyezToEMZo/s72-c/screen71.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-4441562835690946212</id><published>2010-03-27T17:44:00.000-07:00</published><updated>2010-03-27T17:44:17.461-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Windows XP'/><title type='text'>Install Ulang Windows XP</title><content type='html'>Langkah-langkah instalasi Windows XP :&lt;br /&gt;1. Siapkan CD Windows XP&lt;br /&gt;2. Nyalakan komputer&lt;br /&gt;3. Masuk ke dalam  BIOS  dengan cara menekan tombol  DELETE  atau  F2  pada keyboard.&lt;br /&gt;4. Setting booting pada BIOS di PC dengan urutan sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. First boot (booting pertama): CDROM&lt;br /&gt;b. Second boot (booting kedua) : HDD0 atau IDE0 (Harddisk)&lt;br /&gt;c. Third boot (booting ketiga) : terserah anda.&lt;br /&gt;5. Simpan perubahan setting pada BIOS dengan menekan F10 kemudian jawab Yes lalu ENTER.&lt;br /&gt;6. Masukkan CD Windows X&lt;br /&gt;7. Lalu ikutilah langkah-langkah berikut&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda memasukkan CD Windows XP, maka akan tampil pesan “ Press any key to boot from CD ” Tekan ENTER untuk melakukan proses boot pada CD Windows XP.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66ld22sMfI/AAAAAAAAAX0/rDZD9gOLxpw/s1600-h/win.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66ld22sMfI/AAAAAAAAAX0/rDZD9gOLxpw/s320/win.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu akan muncul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows XP Professional Setup&lt;br /&gt;1. To set up windows XP now, press ENTER.&lt;br /&gt;2. To repair a windows XP installation using Recovery Console, press R.&lt;br /&gt;3. To quit Setup without installing Windows XP, press F3.&lt;br /&gt;Tekan ENTER, untuk memulai instalasi Windows XP.&lt;br /&gt;Kemudian akan muncul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft XP Licensing Agreement&lt;br /&gt;1. F8 = I agree&lt;br /&gt;2. ESC = I do not agree&lt;br /&gt;3. PAGE DOWN = Next Page&lt;br /&gt;Tekan F8, untuk setuju mengenai persetujuan lisensi Windows XP&lt;br /&gt;Kemudian akan muncul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Windows XP Professional Setup&lt;br /&gt;Gunakan tombol panah bawah dan atas untuk memilih item pada menu.&lt;br /&gt;• To setup windows XP on the selected item, press ENTER.&lt;br /&gt;• To create a partition in the unpartitioned space, press C.&lt;br /&gt;• To delete the selected partition, press D.&lt;br /&gt;Kemudian tekan Enter untuk melakukan Setup………..&lt;br /&gt;Pilih format partisi Harddisk dengan Format the partition using the NTFS file system &lt;quick&gt; kemudian tekan ENTER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses selanjutnya tekan ENTER lagi untuk memformat partisi Harddisk yang kita buat tadi&lt;br /&gt;Pada layar akan tampil pesan  Please wait while Setup formats the partition&lt;br /&gt;Proses selanjutnya adalah Pengopian data/file dari CD Windows pada CD-ROM kedalam Harddisk&lt;br /&gt;Setelah proses Pembagian Partisi dan Format berhasil maka komputer akan merestart sendiri PC secara otomatis atau dengan menekan tombol ENTER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah komputer direstart maka akan tampil logo Windows XP seperti dibawah ini (Microsoft Windows XP Professional)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah proses loading selesai, maka proses selanjutnya adalah instalasi windows (Installing Windows)&lt;/quick&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66lsEjzHcI/AAAAAAAAAX4/zJQy602qtIk/s1600-h/win1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66lsEjzHcI/AAAAAAAAAX4/zJQy602qtIk/s320/win1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada saat proses instalasi windows akan tampil jendela Regional and Languange Options, klik Next untuk proses berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jendela Personalize Your Software terdapat 2 item yaitu Name &amp;amp; Organization, isikan dengan informasi yang anda inginkan. Setelah anda isikan klik Next. (sebagai contoh pada Name : DEDE &amp;amp; Organization : BONTANG)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses selanjutnya adalah memasukkan Your Product Key (Serial Number yang valid atau yang serlisensi/terdaftar di Microsoft). Panjang karakter serial number untuk setiap Windows adalah 25 karakter. Setelah anda memasukkan serial number dengan benar pada Product Key klik Next&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses selanjutnya adalah Computer Name and Administrator Password. Pada Computer Name isikan dengan nama yang anda inginkan sebagai contoh BONTANG. (ini merupakan informasi untuk nama komputer anda). Pada Type an Administrator password. (anda dapat mengisikan password atau tidak sama sekali) Klik Next untuk proses selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses selanjutnya Date and Time Settings. Klik Next untuk proses selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses selanjutnya Networking Settings. Pilih Typical Settings kemudian klik Next&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses selanjutnya adalah  Workgroup or Computer  Domain. Pilih No kemudian klik Next&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah proses Instalasi selesai maka komputer akan merestart sendiri PC secara otomatis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah proses boot selesai maka anda akan melihat sebuah jendela Display Setting, klik OK dan pada Monitor Settings klik OK lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66l9nBa4_I/AAAAAAAAAX8/kjWHgeLJKKw/s1600-h/win3.1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66l9nBa4_I/AAAAAAAAAX8/kjWHgeLJKKw/s320/win3.1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66mG_zxvTI/AAAAAAAAAYA/ppHaGR3FMaQ/s1600-h/win3.2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66mG_zxvTI/AAAAAAAAAYA/ppHaGR3FMaQ/s1600/win3.2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah proses penyesuaian setting tampilan antara Windows dengan Hardware VGA telah selesai anda akan melihat tampilan seperti dibawah ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66mQEm75aI/AAAAAAAAAYE/98K3jW50a5A/s1600-h/win4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="237" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66mQEm75aI/AAAAAAAAAYE/98K3jW50a5A/s320/win4.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Klik Next kemudian ada tampilan lagi klik Skip kemudian akan tampil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ready to register with Microsoft ?&lt;br /&gt;Are you ready to register online with Mircosoft ?&lt;br /&gt;• Yes&lt;br /&gt;• No&lt;br /&gt;Pada option ini pilih No lalu klik Next untuk proses selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses selanjutnya adalah membuat user account dalam WindowsPada Your Name isikan nama user yang anda inginkan. Sebaiknya 1 user name saja…….. Kemudian klik Next&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kemudian FINISHHHHH....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-4441562835690946212?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/4441562835690946212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/install-ulang-windows-xp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/4441562835690946212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/4441562835690946212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/install-ulang-windows-xp.html' title='Install Ulang Windows XP'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S66ld22sMfI/AAAAAAAAAX0/rDZD9gOLxpw/s72-c/win.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-6416432840157194337</id><published>2010-03-27T05:44:00.000-07:00</published><updated>2010-03-27T05:44:48.404-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ADAM SMITH'/><title type='text'>Biografi Adam Smith</title><content type='html'>&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Adam Smith was a Scottish political economist and philosopher."&gt;Adam Smith adalah seorang Skotlandia ekonom dan filsuf politik. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="He has become famous by his influential book The Wealth of Nations (1776)."&gt;Dia telah menjadi terkenal dengan bukunya yang berpengaruh The Wealth of Nations (1776). &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Smith was the son of the comptroller of the customs at Kirkcaldy, Fife, Scotland."&gt;Smith adalah anak dari pengawas dari kebiasaan di Kirkcaldy, Fife, Skotlandia. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="The exact date of his birth is unknown."&gt;Tanggal yang tepat kelahirannya tidak diketahui. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="However, he was baptized at Kirkcaldy on June 5, 1723, his father having died some six months previously."&gt;Namun, ia dibaptis di Kirkcaldy pada 5 Juni 1723, ayahnya telah meninggal beberapa enam bulan sebelumnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="However, he was baptized at Kirkcaldy on June 5, 1723, his father having died some six months previously."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S639IewBDLI/AAAAAAAAATU/Fw4lbyNIyDY/s1600/wealth-of-nations.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S639IewBDLI/AAAAAAAAATU/Fw4lbyNIyDY/s320/wealth-of-nations.jpg" width="209" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="However, he was baptized at Kirkcaldy on June 5, 1723, his father having died some six months previously."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="However, he was baptized at Kirkcaldy on June 5, 1723, his father having died some six months previously."&gt;&lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="At the age of about fifteen, Smith proceeded to Glasgow university, studying moral philosophy under &amp;quot;the never-to-be-forgotten&amp;quot; Francis Hutcheson (as Smith called him)."&gt;Pada usia sekitar lima belas, Smith berjalan menuju Glasgow universitas, belajar filosofi moral dibawah "si pernah-to-be-lupa" Francis Hutcheson (sebagaimana Smith memanggilnya). &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="In 1740 he entered Balliol college, Oxford, but as William Robert Scott has said, &amp;quot;the Oxford of his time gave little if any help towards what was to be his lifework,&amp;quot; and he relinquished his exhibition in 1746."&gt;Tahun 1740 ia memasuki perguruan tinggi Balliol, Oxford, tetapi seperti William Robert Scott katakan, "Universitas Oxford dalam masanya memberikan sedikit jika bantuan manapun yang diberikan apa yang menjadi pekerjaan seumur hidup," dan ia melepaskan pameran pada tahun 1746. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="In 1748 he began delivering public lectures in Edinburgh under the patronage of Lord Kames."&gt;Tahun 1748 ia mulai memberikan kuliah umum di Edinburgh dibawah perlindungan Tuhan Kames. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Some of these dealt with rhetoric and belles-lettres, but later he took up the subject of &amp;quot;the progress of opulence,&amp;quot; and it was then, in his middle or late 20s, that he first expounded the economic philosophy of &amp;quot;the obvious and"&gt;Beberapa berurusan dengan retorika dan belles-letters, tetapi nantinya dia akan mengambil subyek dari "kemajuan dari kesejahteraan," dan nantinya, di pertengahan atau akhir 20-an, bahwa ia pertama kali menguraikan filosofi ekonomi "yang jelas dan &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="simple system of natural liberty&amp;quot; which he was later to proclaim to the world in his Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations."&gt;sistem sederhana dari kebebasan alamiah "dimana dia menyatakan kepada dunia dalam Permintaan ke dalam Alam dan Penyebab dari Wealth of Nations. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="About 1750 he met David Hume, who became one of the closest of his many friends."&gt;Tentang 1750 ia bertemu dengan David Hume, yang menjadi salah satu yang paling dekat dari sekian banyak teman. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="In 1751 Smith was appointed professor of logic at Glasgow university, transferring in 1752 to the chair of moral philosophy."&gt;Pada tahun 1751 Smith ditunjuk guru besar logika di Universitas Glasgow, dipindahkan tahun 1752 ke kursi filsafat moral. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="His lectures covered the field of ethics, rhetoric, jurisprudence and political economy, or &amp;quot;police and revenue.&amp;quot;"&gt;Kuliahnya mencakup bidang etika, retorika, hukum dan ekonomi politik, atau "polisi dan keuntungan." &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="In 1759 he published his Theory of Moral Sentiments, embodying some of his Glasgow lectures."&gt;Tahun 1759 dia menerbitkan Teori dari Sentimen Moral, memasukan sebagian kuliahnya di Glasgow. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="This work, which established Smith's reputation in his own day, is concerned with the explanation of moral approval and disapproval."&gt;Karya ini, yang menetapkan reputasi Smith hari sendiri, berkaitan dengan penjelasan moral persetujuan dan penolakan. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="His capacity for fluent, persuasive, if rather rhetorical argument is much in evidence."&gt;Kapasitasnya untuk lancar, persuasif, atau argumen retorikal lebih banyak dalam buktinya. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="He bases his explanation, not as the third Lord Shaftesbury and Hutcheson had done, on a special &amp;quot;moral sense,&amp;quot;nor, like Hume, to any decisive extent on utility,but on sympathy."&gt;Dia mendasarkan penjelasannya, bukan sebagai Tuhan Shaftesbury ketiga dan Hutcheson lakukan, pada khusus "rasa moral," atau, seperti Hume, untuk menentukan sejauh apapun pada utilitas, tetapi pada simpati. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="There has been considerable controversy as how far there is contradiction or contrast between Smith's emphasis in the Moral Sentiments on sympathy as a fundamental human motive, and, on the other hand, the key role of self-interest in the The Wealth of Nations."&gt;Ada telah cukup kontroversi sebagai seberapa jauh ada kontradiksi atau kontras antara penekanan Smith dalam Moral Sentiments pada simpati sebagai dasar motif manusia, dan, di sisi lain, peran kunci kepentingan diri sendiri dalam The Wealth of Nations. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="In the former he seems to put more emphasis on the general harmony of human motives and activities under a beneficent Providence, while in the latter, in spite of the general theme of &amp;quot;the invisible hand&amp;quot; promoting the harmony of interests, Smith finds many more"&gt;Di bekas tampaknya dia lebih menekankan pada keselarasan umum motif manusia dan kegiatan di bawah dermawan Providence, sedangkan di yang kedua, meskipun tema umum "tangan tak terlihat" mempromosikan harmoni kepentingan, Smith menemukan banyak lagi &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="occasions for pointing out cases of conflict and of the narrow selfishness of human motives."&gt;kesempatan untuk menunjukkan kasus-kasus konflik dan keegoisan sempit motif manusia.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S639d1n9vPI/AAAAAAAAATc/dkAJBnaS3JQ/s1600/glasgowuniversitytower.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S639d1n9vPI/AAAAAAAAATc/dkAJBnaS3JQ/s320/glasgowuniversitytower.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="occasions for pointing out cases of conflict and of the narrow selfishness of human motives."&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="occasions for pointing out cases of conflict and of the narrow selfishness of human motives."&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="long_text" id="result_box"&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Smith now began to give more attention to jurisprudence and political economy in his lecture and less to his theories of morals."&gt;Smith sekarang memulai memberi perhatian lebih pada jurisprudensi dan ekonomi politik di dalam kuliahnya dan sedikit pada teorinya tentang moral. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="An impression can be obtained as to the development of his ideas on political economy from the notes of his lectures taken down by a student in about 1763 which were later edited by E. Cannan (Lectures on Justice, Police, Revenue and Arms,1896)"&gt;Kesan yang didapatkan sama ke pengembangan ide-idenya pada ekonomi politik dari catatan kuliahnya diturunkan oleh seorang mahasiswa sekitar tahun 1763 yang nantinya diedit oleh E. Cannan (Kuliah dalam Keadilan, Polisi, Pajak dan Senjata, 1896) &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title=", and from what Scott, its discoverer and publisher, describes as &amp;quot;An Early Draft of Part of The Wealth of Nations, which he dates about 1763."&gt;, dan dari apa yang Scott, penemu dan penerbitnya, mendeskripsikannya sebagai "Draft Awal Bagian dari The Wealth of Nations, yang bertanggal sekitar 1763. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="At the end of 1763 Smith obtained a lucrative post as tutor to the young duke of Buccleuch and resigned his professorship."&gt;Pada akhir 1763 Smith diperoleh pos yang menguntungkan sebagai guru bagi Buccleuch adipati muda dan mengundurkan diri dari jabatan guru. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="From 1764-66 he traveled with his pupil, mostly in France, where he came to know such intellectual leaders as Turgot, D'Alembert, AndréMorellet, Helvétius and, in particular, Francois Quesnay, the head of the Physiocratic school whose work he much"&gt;Dari 1.764-66 ia pergi bersama muridnya, kebanyakan di Perancis, di mana ia datang untuk tahu seperti pemimpin intelektual Turgot, D'Alembert, AndréMorellet, Helvétius dan, khususnya, François Quesnay, kepala sekolah Physiocratic yang karyanya banyak &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="respected."&gt;dihormati. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="On returning home to Kirkcaldy he devoted much of the next ten years to his magnum opus, which appeared in 1776."&gt;On kembali ke rumah untuk Kirkcaldy ia mengabdikan sebagian besar dari sepuluh tahun berikutnya magnum opus-nya, yang muncul pada tahun 1776. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="In 1778 he was appointed to a comfortable post as commissioner of customs in Scotland and went to live with his mother in Edinburgh."&gt;Pada 1778 ia diangkat ke pos sebagai yang nyaman untuk cukai di Skotlandia dan pergi untuk tinggal bersama ibunya di Edinburgh. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" title="He died there on July 17, 1790, after a painfull illness."&gt;Ia meninggal di sana pada 17 Juli 1790, setelah penyakit painfull. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="He had apparently devoted a considerable part of his income to numerous secret acts of charity."&gt;Rupanya dia telah mencurahkan banyak bagian dari pendapatannya untuk berbagai amal perbuatan rahasia. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Shortly before his death Smith had nearly all his manuscripts destroyed."&gt;Tak lama sebelum kematiannya Smith telah hampir semua naskah dimusnahkan. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="In his last years he seems to have been planning two major treatises, one on the theory and history of law and one on the sciences and arts."&gt;Dalam tahun-tahun terakhir tampaknya dia telah merencanakan dua risalah utama, satu di teori dan sejarah hukum dan satu dalam ilmu dan seni. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="The posthumously published Essays on Philosophical Subjects (1795) probably contain parts of what would have been the latter treatise."&gt;Yang diterbitkan secara anumerta Essays on Philosophical Subjects (1795) mungkin berisi bagian dari apa yang akan menjadi risalah terakhir. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="The Wealth of Nations has become so influential since it did so much to create the subject of political economy and develop it into an autonomous systematic discipline."&gt;The Wealth of Nations telah menjadi begitu berpengaruh karena melakukan begitu banyak untuk menciptakan subyek ekonomi politik dan berkembang menjadi disiplin sistematis yang otonom. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="In the western world, it is the most influential book on the subject ever published."&gt;Dalam dunia barat, ini adalah buku yang paling berpengaruh tentang masalah yang pernah diterbitkan. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="When the book, which has become a classic manifesto against mercantalism, appeared in 1776, there was a strong sentiment for free trade in both Britain and America."&gt;Ketika buku, yang telah menjadi klasik manifesto terhadap mercantalism, muncul pada tahun 1776, ada sentimen yang kuat untuk perdagangan bebas baik di Britania dan Amerika. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="This new feeling had been born out of the economic hardships and poverty caused by the war."&gt;Perasaan baru ini telah lahir dari kesulitan ekonomi dan kemiskinan yang disebabkan oleh perang. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="However, at the time of publication, not everybody was convinced of the advantages of free trade right away: the British public and Parliament still clung to mercantilism for many years to come (Tindall and Shi)."&gt;Namun, pada saat publikasi, tidak semua orang merasa yakin keuntungan langsung perdagangan bebas: publik Inggris dan DPR masih menempel merkantilisme selama bertahun-tahun yang akan datang (Tindall dan Shi). &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="However, controversial views have been expressed as to the extent of Smith's originality in The Wealth of Nations."&gt;Namun, pandangan kontroversial telah dinyatakan sebagai ke tingkat keaslian Smith dalam The Wealth of Nations. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Smith has been blamed for relying too much on the ideas of great thinkers such as David Hume and Montesquieu."&gt;Smith telah disalahkan untuk mengandalkan terlalu banyak pada ide-ide dari para pemikir besar seperti David Hume dan Montesquieu. &lt;/span&gt;&lt;span onmouseout="this.style.backgroundColor='#fff'" onmouseover="this.style.backgroundColor='#ebeff9'" style="background-color: white;" title="Nevertheless, The Wealth of Nations was the first and remains the most important book on the subject of political ecomomy until this present day."&gt;Meskipun demikian, The Wealth of Nations adalah yang pertama dan tetap buku paling penting tentang masalah politik ecomomy sampai sekarang ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-6416432840157194337?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/6416432840157194337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/biografi-adam-smith.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6416432840157194337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6416432840157194337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/biografi-adam-smith.html' title='Biografi Adam Smith'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S639IewBDLI/AAAAAAAAATU/Fw4lbyNIyDY/s72-c/wealth-of-nations.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-6899336073770811481</id><published>2010-03-27T05:35:00.000-07:00</published><updated>2010-03-27T05:35:49.034-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>Lingkungan Bisnis Internasional</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:226495986;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1987600400 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:90.0pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l1	{mso-list-id:230770825;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:277766364 -1145505750 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l1:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l2	{mso-list-id:267666507;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1249690852 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l2:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:90.0pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l3	{mso-list-id:951983432;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:532476156 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l3:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:90.0pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l4	{mso-list-id:1079250849;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1567563522 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l4:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:90.0pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l5	{mso-list-id:1226456698;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:763657652 1570774400 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l5:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l6	{mso-list-id:1399552533;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-962029738 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l6:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}@list l7	{mso-list-id:1681851088;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-281105538 19676432 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l7:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l8	{mso-list-id:1791171146;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1841825690 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l8:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:90.0pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l9	{mso-list-id:2090033537;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-914460970 67698701 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l9:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:126.0pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Wingdings;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lingkungan Bisnis Internasional&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;LINGKUNGAN EKSTERNAL MAKRO&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;Lingkungan eksternal makro adalah lingkungan yang berada di luar perusahaan yang tidak secara langsung mempengaruhi bisnis atau perilaku suatu perusahaan. Perusahaan relative tidak bisa mempengaruhi lingkungan eksternal makro ini. Contoh lingkungan eksternal makro :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Lingkungan Budaya&lt;/b&gt;. Budaya adalah kumpulan nilai (values), kepercayaan (beliefs), perilaku (behaviors), dan sikap (attitudes) yang membedakan sebuah masyarakat (society) dengan masyarakat yang lain. Budaya yang berbeda antar Negara membuat sebuah bisnis internasional harus memodifikasi perilakunya di Negara satu dengan yang lain. &lt;b&gt;Geert Hofstede&lt;/b&gt;, seorang peneliti berkebangsaan Belanda, dalam penelitiannya pada 116.000 orang yang bekerja di beberapa Negara Berbeda menemukan bahwa ada 5 dimensi penting yang membuat orang- orang mempunyai perilaku berbeda berdasar atas budaya yang dianutnya, yaitu : orientasi sosial (social orientation), orientasi kekuasaan (power orientation), orientasi tujuan (goal orientation), dan orientasi waktu (time orientation). &lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Lingkungan Ekonomi&lt;/b&gt;. Misalnya :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tingkat inflasi (inflation rate)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tingkat pengangguran (unemployment rate)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;GDP (Gross Domestic Product)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tingkat suku bunga (interest rate)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Perbandingan aliran modal yang masuk (capital inflow) dengan aliran modal yang keluar (capital outflow)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tingkat pertukaran mata uang dengan mata uang asing (foreign exchange)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Efisiensi pasar modal (capital market efficiency)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Lingkungan Hukum dan Politik&lt;/b&gt;. Misalnya :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kelengkapan Undang- undang yang terkait dengan bisnis.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sesesuaian Undang- undang dengan kondisi terkini.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Upaya pelaksanaan Undang- undang.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Risiko politik (political risk) suatu Negara. Risiko politik adalah segala perubahan dalam lingkungan politik yang kemungkinan besar akan mempengaruhi aktivitas bisnis. Risiko politik biasanya dibagi menjadi 3 kategori, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 126pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;ü&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Risiko Kepemilikan (ownership risk) : Risiko kerusakan / kehilangan barang- barang milik perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 126pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;ü&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Risiko Operasi (operating risk) : Risiko kelangsungan operasi atau keselamatan karyawan perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 126pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;ü&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Risiko perpindahan (transfer risk) : Risiko terhambatnya aliran dana dank e Negara lain atau dari dank e kantor pusat perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Lingkungan Keadaan Alam&lt;/b&gt;. Misalnya :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Keanekaragaman dan jumlah kekayaan alam.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Upaya pelestarikan kekayaan alam.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Upaya pengambilan kekayaan alam.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Teknologi&lt;/b&gt;. Misalnya :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Penemuan&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Cara berproduksi lebih baik&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;f.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Lingkungan Hubungan Internasiona&lt;/b&gt;l. Misalnya :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Keterbukaan hubungan kerjasama (terutama hubungan bisnis) dengan Negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 90pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hambatan dalam hubungan kerjasama dengan Negara lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;LINGKUNGAN EKSTERNAL MIKRO&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;Lingkungan eksternal mikro adalah lingkungan yang berada di luar perusahaan yang secara langsung mempengaruhi bisnis. Perusahaan relative lebih bisa mempengaruhi lingkungan ini (dari pada lingkungan eksternal makro). Contoh lingkungan eksternal mikro :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pemasok BB (Suplier) : menyediakan bahan &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang akan diproses menjadi produk oleh bisnis.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Distributor : akan menyalurkan produk kepada konsumen.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Konsumen : Mereka yang dilayani oleh produsen.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pesaing : Mereka yang menghasilakn barang yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;LINGKUNGAN INTERNAL&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;Lingkungan Internal adalah lingkungan yang berada didalam perusahaan dan mempengaruhi secara langsung bisnis. Perusahaan sangat bisa mempengaruhi lingkungan internatlnya. Contoh lingkungan internal :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Karyawan&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Peralatan dan mesin&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Modal&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bahan &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;baku&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, barang dalam proses, barang jadi&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;e.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;System informasi dan administrasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-6899336073770811481?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/6899336073770811481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/lingkungan-bisnis-internasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6899336073770811481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6899336073770811481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/lingkungan-bisnis-internasional.html' title='Lingkungan Bisnis Internasional'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-1605941244459046742</id><published>2010-03-26T22:52:00.001-07:00</published><updated>2010-03-26T22:52:19.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>Pengertian Bisnis Internasional</title><content type='html'>Segala transaksi yang melibatkan pihak- pihak dari beberapa Negara dalah merupakan bagian dari bisnis internasional. Per-definisi, bisnis internasional adalah sebuah organisasi yang terlibat dalam transaksi komersial lintas Negara (cross country commercial transaction) dengan individu, perusahaan swasta, dan atau organisasi sector public (pemerintah). Bisnis internasional berbeda dengan bisnis domestic ( domestic business), karena :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pihak- pihak yang terlibat dalam bisnis internasional mungkin menggunakan mata uang yang berbeda, sehingga salah satu pihak harus mengkonversi transaksinya dengan mata uang Negara lain.&lt;br /&gt;2. Sistem hukum suatu Negara mungkin berbeda satu dengan yang lain, sehingga pihak yang terlibat dalam bisnis internasional harus memodifikasi perilakunya agar sesuai dengan system hukum  suatu Negara.&lt;br /&gt;3. Budaya suatu Negara mungkin berbeda satu Negara dengan yang lain, sehingga pihak yang terlibat dalam bisnis internasional harus memodifikasi perilakunya agar memenuhi harapan pihak lain.&lt;br /&gt;4. Ketersediaan sumber daya yang berbeda- beda antar Negara. Ini akan mempengaruhi cara produksi dan jenis produk yang akan diproduksi untuk dijual di suatu Negara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-1605941244459046742?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/1605941244459046742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/pengertian-bisnis-internasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1605941244459046742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1605941244459046742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/pengertian-bisnis-internasional.html' title='Pengertian Bisnis Internasional'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-8857528172802826301</id><published>2010-03-26T22:51:00.000-07:00</published><updated>2010-03-26T22:51:28.472-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>Dasar Bisnis Internasional</title><content type='html'>DASAR BISNIS INTERNASIONAL&lt;br /&gt;Seperti yang sudah kita bahas dalam “dasar- dasar bisnis”, bisnis internasional meliputi semua aktivitas yang melibatkan pertukaran melewati batas suatu Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 dasar utama bisnis internasional :&lt;br /&gt;1.	EKSPOR DAN IMPOR (EXPORT AND IMPORT) :&lt;br /&gt;Ekspor adalah usaha menjual dan memindahkan bahan baku atau produk ke Negara lain. Sementara impor adalah usaha membeli bahan baku atau produk di Negara lain dan membawanya masuk ke Negara sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspor dan Impor merupakan dasar munculnya konsep neraca perdagangan (balance of trade) : total nilai ekspor dikurangi nilai impor dalam jangka waktu tertentu. Maka jika misalnya neraca perdagangan suatu Negara seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C09%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-collapse: collapse; border: medium none; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid black; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: black black black -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Total Nilai Ekspor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: black black black -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Total Nilai Impor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: black black black -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Neraca Perdagangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: black black black -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.8pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Istilahnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;2010&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Rp 10 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Rp 9 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;+ Rp 1 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.8pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Trade surplus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;2011&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Rp 12 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Rp 15 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.75pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;-Rp 3 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 95.8pt;" valign="top" width="128"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;Trade deficit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;2.	KEUNGGULAN ABSOLUT DAN KOMPARATIF ( ABSOLUTE AND COMPARATIVE ADVANTAGE)&lt;br /&gt;Suatu Negara bisa lebih baik dalam hal memproduksi suatu produk karena ketersediaan SDA, SDM, atau sejarahnya. Beberapa Negara bahkan melakukan spesialisasi memproduksi suatu produk karena memang mereka bisa memproduksi produk itu leih efisien disbanding Negara- Negara lain.&lt;br /&gt;Misalnya : ARAB SAUDI memspesiallisasikan produknya pada produk minyak mentah, AFRIKA SELATAN pada produk berlian, dan AUSTRALIA pada produk wool. Negara- Negara tadi bisa dikatakan mempunyai keunggulan absolute disbanding Negara lain. Teori ini dikemukakan oleh ADAM SMITH dalam bukunya “ An Inquiry Into The Nature and Causes Of The Wealth Of Nations” (1776)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi keunggulan absolute adalah kemampuan suatu Negara untuk memproduksi suatu produk tertentu secara lebih efisien dibanding Negara- Negara lain. Atau dengan kata lain (menurut Adam Smith), sebaiknya sebuah Negara mengekspor produk yang lebih produktif diproduksi di Negara itu dan mengimpor produk dari Negara lain yang lebih efektif diproduksi di Negara lain. Konsep keunggulan absolute bisa dejelaskan dengan ilustrasi berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C10%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="country-region" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0" class="MsoNormalTable" style="border-collapse: collapse; border: medium none; margin-left: 36pt;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td rowspan="2" style="border: 1pt solid black; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td colspan="2" style="border-color: black black black -moz-use-text-color; border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 295.2pt;" valign="top" width="394"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;OUTPUT PER-JAM   TENAGA KERJA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;INDONESIA&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div align="center" class="NoSpacing" style="text-align: center;"&gt;AMERIKA SERIKAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;BIR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;2 BOTOL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;1 BOTOL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black; border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;TELEVISI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;3 UNIT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 147.6pt;" valign="top" width="197"&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;5 UNIT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Untuk penyerderhanaan, misalnya di dunia ini hanya ada 2 negara, yaitu :&lt;br /&gt;Indonesia dan Amerika Serikat (AS), hanya ada 2 produk yang diproduksi 2 negara tadi, yaitu : bird an televise, serta hanya ada 1 faktor produksi, yaitu : tenaga kerja. Tabel dibawah ini menunjukkan output kedua produk di 2 negara tadi per-jam tenaga kerja :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam contoh diatas, Indonesia mempunyai keunggulan absolute dalam produksi bir, yaitu 1 jam tenaga kerja di Indonesia dapat memproduksi 2 botol bir sementara 1 jam tenaga kerja di AS hanya mampu memproduksi 1 botol bir. Tetapi AS mempunyai keunggulan absolute dalam produksi TV, yaitu 1 jam tenaga kerja di AS mampu memproduksi 5 unit TV, sementara 1 jam tenaga kerja di Indonesia hanya dapat memproduksi 3 unit TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kedua Negara mempunyai kesepakatan ekspor dan impor, maka dalam hal ini akan menguntungkan kedua Negara. Misalnya Indonesia setuju menukarkan 2 botol bir untuk setiap 4 unit TV dari AS. Untuk memproduksi 2 botol bir, Indonesia hanya memerlukan 1 jam tenaga kerja. Untuk balsannya, Indonesia akan mendapatkan 4 unit TV dari AS.&lt;br /&gt;Jika Indonesia memproduksi sendiri 4 TV tadi, maka diperlukan waktu 1,33 jam tenaga kerja (4/3 dikalikan dengan 1 jam tenaga kerja).&lt;br /&gt;Dengan melakukan transaksi perdagangan dengan AS, maka Indonesia akan menghemat 0,33 jam tenaga kerjanya. Penghematan jam tenaga kerja ini bisa digunakan untuk memproduksi lebih banyak bir yang dapat dikonsumsi masyarakat Indonesia (pasar domestic) atau dipertukarkan dengan AS untuk mendapat lebih banyak TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat juga diuntungkan dengan perjanjian dagang dengan Indonesia. Untuk memproduksi  4 unit TV yang dipertukarkan dengan 2 botol bir dari Indonesia, AS hanya memerlukan 0,8 jam tenaga kerja (4/5 dikalikan 1 jam tenaga kerja). Jika AS memproduksi 2 botol bir sendiri, maka diperlukan 2 jam tenaga kerja. Dengan memproduksi TV dan menukarnya dengan bir, maka AS dapat menghemat 1,2 jam tenaga kerjanya. Penghematan jam tenaga kerja ini dapat dipergunakan untuk memproduksi lebih banyak TV yang akan dipertukarkan dengan bir dari Indonesia. Jadi menurut Adam Smith kedua Negara akan bisa diuntungkan dengan konsep keunggulan absolute ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada kelemahan dari konsep keunggulan absolute ini….&lt;br /&gt;Lebih jelasnya, silakan kirim pertanyaan ke kolom komentar dengan menyertakan alamat email..^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-8857528172802826301?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/8857528172802826301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/dasar-bisnis-internasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/8857528172802826301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/8857528172802826301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/dasar-bisnis-internasional.html' title='Dasar Bisnis Internasional'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-3158883896427481605</id><published>2010-03-26T22:39:00.000-07:00</published><updated>2010-03-26T22:39:12.258-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BISNIS INTERNASIONAL'/><title type='text'>Bisnis Internasional dan Perusahaan Multinasional</title><content type='html'>BISNIS INTERNASIONAL DAN PERUSAHAAN MULTI NASIONAL (MULTI NATIONAL CORPORATIONS)&lt;br /&gt;Jika bisnis internasional adalah sebuah organisasi yang terlibat dalam transaksi komersial lintas Negara dengan individu, perusahaan swasta, dan atau organisasi sector public (pemerintah) , maka multi national corporations (MNCs) adalah istilah yang menunjuk pada perusahaan- perusahaan yang terlibat secara aktif dalam transaksi komersial lintas Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 macam atau jenis MNCs :&lt;br /&gt;1. Multidomestic Corporation : kumpulan cabang operasi yang independen (otonom), masing- masing berfokus pada pasar domestic khusus dan bebas untuk menyesuaikan produk, tema pemasaran, dan teknik produksi untuk member pelayanan terbaik pada pasar local.&lt;br /&gt;2. Global Corporation : melihat dunia sebagai pasar tunggal dan berusaha menciptakan produk standard yang dapat memenuhi kebuuhan dan keinginan di seluruh dunia.&lt;br /&gt;3. Transnational Corporation : mengkombinasikan keuntungan pendekatan global (dalam hal efiensi produksi) dan keuntungan pendekatan local (dalam hal respon terhadap kebutuhan konsumen local).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-3158883896427481605?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/3158883896427481605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/bisnis-internasional-dan-perusahaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/3158883896427481605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/3158883896427481605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/bisnis-internasional-dan-perusahaan.html' title='Bisnis Internasional dan Perusahaan Multinasional'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-1525310460702806268</id><published>2010-03-26T22:35:00.001-07:00</published><updated>2010-03-26T22:35:56.441-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR- DASAR BISNIS'/><title type='text'>Pengertian Bisnis, Perusahaan, Industri, dan Entrepreneur</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C03%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;Bisnis adalah usaha- usaha terorganisasi dari individu- individu untuk memproduksi dan menjual barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan masyarakat, untuk menghasilakn laba. Laba adalah selisih antara total revenue (total penerimaan) suatu kegiatan bisnis dengan total cost (total biaya) dari suatu kegiatan bisnis tadi » (LABA = TR – TC)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;Perusahaan adalah suatu wadah / organisasi yang memungkin bisnis dilaksanakan. Perusahaan bisa juga diartikan sebagai kumpulan sumber daya (missal : SDM, Sumber daya modal, sumber daya teknologi, dll) yang memungkinkan bisnis dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;Kelompok perusahaan yang memproduksi produk yang sama akan disebut sebagai industry. Secara lebih lengkap industry bisa diartikan sebagai sekelompok perusahaan yang memproduksi produk yang sama pada pasar yang sama pula.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;Kadang- kadang seseorang ingin memulai suatu bisnis sendiri dengan melakukan bermacam- macam kegiatan yang menyita waktu, usaha, dan uang. Nah, orang yang mengorbankan waktu, usaha, dan uang untuk memulai dan mengoperasikan suatu bisnis disebut entrepreneur (wiraswastawan/i)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-1525310460702806268?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/1525310460702806268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/pengertian-bisnis-perusahaan-industri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1525310460702806268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/1525310460702806268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/pengertian-bisnis-perusahaan-industri.html' title='Pengertian Bisnis, Perusahaan, Industri, dan Entrepreneur'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-8231681528354166123</id><published>2010-03-26T22:34:00.001-07:00</published><updated>2010-03-26T22:34:29.323-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR- DASAR BISNIS'/><title type='text'>Mengukur Kinerja Ekonomi Suatu Negara</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:757485894;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-38103822 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; beberapa alat ukur untuk menilai kinerja ekonomi (prestasi dalam bidang ekonomi) suatu Negara, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Produktivitas (Productivity) : rata- rata output per pekerja per jam. Ini mengukur efisiensi produksi untuk suatu Negara. Peningkatan produktivitas menunjukkan pertumbuhan ekonomi suatu Negara karena semakin banyak jumlah produk yang diproduksi dengan jumlah tenaga kerja tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Gross National Product (GNP) : total nilai (dalam mata uang), semua barang dan jasa yang diproduksi oleh semua WN suatu Negara dalam jangka waktu tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Real Gross National Product (RGNP) : total nilai (dalam mata uang), setelah disesuaikan dengan kenaikkan harga, semua barang dan jasa yang diproduksi oleh semua WN suatu Negara dalam jangka waktu tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Gross Domestic Product (GDP) : total nilai (dalam mata uang) semua barang dan jasa yang diproduksi oleh semua WN suatu Negara yang secara fisik ada di daerah territorial suatu Negara dalam jangka waktu tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-8231681528354166123?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/8231681528354166123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/mengukur-kinerja-ekonomi-suatu-negara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/8231681528354166123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/8231681528354166123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/mengukur-kinerja-ekonomi-suatu-negara.html' title='Mengukur Kinerja Ekonomi Suatu Negara'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-2755117911969021335</id><published>2010-03-26T22:33:00.000-07:00</published><updated>2010-03-26T22:33:17.691-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR- DASAR BISNIS'/><title type='text'>Ilmu ekonomi dan sistem ekonomi</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="country-region" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="State" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.ListParagraph, li.ListParagraph, div.ListParagraph	{mso-style-name:"List Paragraph";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.ListParagraphCxSpFirst, li.ListParagraphCxSpFirst, div.ListParagraphCxSpFirst	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpFirst";	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.ListParagraphCxSpMiddle, li.ListParagraphCxSpMiddle, div.ListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpMiddle";	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.ListParagraphCxSpLast, li.ListParagraphCxSpLast, div.ListParagraphCxSpLast	{mso-style-name:"List ParagraphCxSpLast";	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:44528555;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1903650056 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:108.0pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l1	{mso-list-id:115225596;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-257361478 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l1:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}@list l2	{mso-list-id:306784425;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-639485952 -953930870 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l2:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l3	{mso-list-id:345862728;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:686347284 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l3:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:108.0pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l4	{mso-list-id:432556305;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1125963436 -396187676 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l4:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l5	{mso-list-id:610816917;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-2042041676 1965476770 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l5:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l6	{mso-list-id:1441991904;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-2127520086 980350026 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l6:level1	{mso-level-text:"\(%1\)";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l7	{mso-list-id:2093695933;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:2056966978 -1640079780 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l7:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l8	{mso-list-id:2115905337;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-2096845924 258120512 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l8:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Definisi ilmu ekonomi dan system ekonomi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ilmu ekonomi (economics) adalah studi tentang bagaimana kemakmuran (wealth) diciptakan dan didistribusikan. Definisi ilmu ekonomi itu mengandung dua aspek :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Penciptaan kemakmuran (wealth) : adalah penciptaan semua nilai termasuk produk (barang dan jasa) yang diproduksi dan dijual oleh bisnis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Misalnya : kuliat binatang yang masih mentah mungkin tidak akan berguna secara maksimal bagi manusia. Produsen sepatu kulit mencoba untuk memberi nilai tambah (value added) pada kulit binatang mentah agar menjadi lebih berguna atau lebih bernilai bagi manusia dengan cara memproses kulit binatang mentah menjadi sepatu kulit. Proses penciptaan nilai ini dilakukan melalui proses panjang, mulai dari desain sepatu, pemilihan jenis kulit binatang, pengkuran, dan pemotongan kulit binatang sesuai pola tertentu, penjahitan pola- pola tadi sehingga sudah terbentuk sepatu kulit, finishing, sampai dengan penjualan sepatu kulit tadi ke konsumen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Bagaimana kemakmuran didistribusikan. Secara sederhana berarti siapa yang akan mendapatkan kemakmuran tadi (who gets what).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Misalnya : Produsen sepatu tadi akan memproduksi dan menjual 3 jenis sepatu kulit : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;(1)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tipe A dengan interval harga per-pasang sebesar Rp. 500.000- Rp. 1.000.000 ;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;(2)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tipe B dengan interval harga per-pasang sebesar Rp. 200.000- Rp. 350.000; dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;(3)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;Tipe C dengan interval harga per-pasang sebesar Rp. 40.000- Rp. 100.000.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Jelas bahwa produsen sepatu tadi sudah mengklasifikasikan siapa yang bisa membeli sepatu kulitnya, yaitu : Tipe A untuk konsumen berpendapatan tinggi, Tipe B untuk konsumen berpendapatan menengah, dan Tipe C untuk konsumen berpendapatan rendah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Cara orang memandang dua aspek tadi akan menentukan perekonomian (economy) suatu Negara. Jadi Sistem perekonomian atau system ekonomi (economic system) adalah system dimana masyarakat (dalam suatu Negara) menjawab dua aspek ilmu ekonomi diatas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Apapun system ekonomi suatu Negara, maka system ekonomi itu pasti akan menjawab empat pertanyaan ekonomi dasar, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;What goods and services – and how much – will be produced ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;(WHAT). Pertanyaan pertama menyangkut barang dan jasa apa yang akan diproduksi dan berapa banyak volume produksinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Misalnya : pemerintahan sebuah Negara yang mempunyai cadangan sumber minyak mentah berlimpah menentukan bahwa proporsi sumber daya terbesar Negara tadi akan dialokasikan untuk menambang minyak mentah dan mengolahnya menjadi bermacam- macam produk olahan, misalnya minyak tanah, bensin, dll. Untuk mengendalikan harga, maka Negara tadi menetapkan hanya menambang 500.000 barrel minyak mentah per-hari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;How Will these goods and services be produced ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;(HOW). Pertanyaan kedua menyangkut cara memproduksi barang dan jasa yang sudah ditentukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Misalnya : karena keterbatasan teknologi dan kemampuan sumber manusia Negara untuk menambang dan mengolah minyak mentah, maka Negara tadi akan mengundang investor asing untuk menambang dan mengolah minyak mentah kemudian hasilnya akan dibagi dengan perhitungan 75% untuk Negara tadi dan 25% untuk investor asing.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;For whom will these goods and services be produced ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;(FOR WHOM). Pertanyaan ketiga menyangkut pendistribusian barang dan jasa yang telah diproduksi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Misalnya : karena minyak tanah dan bensin merupakan sumber energy utama bagi masyarakat, maka Negara tadi akan menjual minyak tanah dan bensin yang sudah diproduksi ke masyarakat dengan harga murah (kalau perlu disubsidi) agar semua lapisan masyarakat mampu membelinya. Tetapi selain untuk mengkonsumsi dalam negeri, Negara tadi juga akan menjual minyak mentah yang belum diolah ke Negara lain dengan harga yang disepakati oleh produsen minyak mentah yang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Who owns and controls the major factors of production ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;(WHO). Pertanyaan keempat menyangkut siapa yang memiliki dan mengendalikan factor- factor produksi utama. Contoh factor- factor produksi utama adalah : natural resources (sumber daya alam), labor (sumber daya manusia), capital (sumber daya modal), dan entrepreneurship (kewiraswastaan) : kemauan untuk menanggung resiko dan pengetahuan serta kemampuan untuk menggunakan factor- factor produksi lain secara efisein.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Misalnya : karena merasa bahwa minyak mentah merupakan hasil alam yang sangat vital bagi masyarakat akan menimbulkan efek negative, maka Negara tadi menetapkan bahwa minyak tanah akan dimiliki dan penambangan serta produksinya akan dikendalikan oleh Negara, bukan individu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;DUA JENIS SISTEM EKONOMI UTAMA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kapitalisme (capitalism)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kapitalisme adalah suatu system ekonomi dimana individu- individu memiliki dan mengoperasikan sebagian besar bisnis yang menghasilkan barang dan jasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tokoh pelopor kapitalisme adalah ADAM SMITH ( yang menulis buku THE WEALTH OF NATIONS). Empat isu dasar kapitalisme menurutnya adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Penciptaan kemakmuran adalah tanggung jawab individual bukan pemerintah. Karena itu semua SD untuk menciptakan kemakmuran (termasuk produk) harus dimiliki individu- individu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pemilik&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;st1:state w:st="on"&gt;SD&lt;/st1:state&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; untuk menciptakan kemakmuran harus bebas menentukan bagaimana SD itu digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sistem ini harus memungkinkan penjual dan pembeli bebas keluar masuk pasar secara sukarela » pendapat ini menjadi dasar tumbuhnya perekonomian pasar bebas (free-market economy)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Peran pemerintah harus dibatas pada fungsi keamanan pemenuhan kebutuhan public, dan pendidikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Perekonomian Terencana (Planned Economy)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Disebut perekonomian terencana karena hampir sebagian besar (atau bahkan semua) dari empat pertanyaan ekonomi dasar ‘dijawab’ oleh pemerintah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; 2 jenis perekonomian terencana, yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Paham Sosialis (Socialism). Karakteristiknya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Industri- industri kecil (missal : tranportasi, komunikasi, fasilitas umum, dll) dikuasai Negara. Misal di Perancis, bank dikuasai oleh Negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tanah dan SDA dimiliki oleh Negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Apa dan berpa yang akan diproduksi akan ditentukan oleh Negara berdasar tujuan nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Siapa yang akan mendapatkan wealth juga ditentukan oleh Negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Negara dengan paham sosialis (seperti Perancis, Swedia, dan Inggris) mampu menciptakan distribusi pendapatan yang relative merata, distribusi jasa social (misalnya : perawatan kesehatan), pertumbuhan ekonomi yang mulus, dan ketidakadaan pemborosan ekonomi (economic waste).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Paham Komunis (Communism). Karakteristiknya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Perbedaan utama dengan paham sosialis adalah ketiadaan kebebasan individu (lack of freedom) didalam Negara berpaham komunis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Semua&lt;/span&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;st1:state w:st="on"&gt;SD&lt;/st1:state&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; ekonomi dikuasai oleh Negara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Empat pertanyaan ekonomi dasar ‘dijawab’ oleh pemerintah melalui perencanaan Negara yang tersentralisasi melalui penetapan harga dan upah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kebutuhan pemerintah biasanya lebih besar dari kebutuhan individu (masyarakat umum) dan penekanan produksi lebih banyak pada produksi produk untuk pemerintah daripada produksi produk yang dibutuhkan masyarakat (sehingga sering terjadi kelangkaan produk konsumen).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 108pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sering disebut sebagai strictly controlled of socialism (sosialisme yang terkontrol ketat). Contoh : Negara yang masih melaksanakan system komunis adalah : &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;China&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dan Kuba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Perekonomian campuran (mixed economy)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="ListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Sebenarnya ada satu lagi system perekonomian diluar 2 sistem perekonomian utama tadi, yaitu perekonomian campuran (mixed economy) yang memadukan capitalism dan planned economy. Hampir semua Negara di dunia sekarang ini melaksanakan system ekonomi campuran. Yang membedakan suatu system ekonomi satu Negara dengan Negara lain adalah proporsi campurannya (kecenderungannya) suatu Negara bisa lebih condong ke system ekonomi kapitalisme sementara suatu Negara lain lebih condong ke system ekonomi terencana.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-2755117911969021335?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/2755117911969021335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/ilmu-ekonomi-dan-sistem-ekonomi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2755117911969021335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/2755117911969021335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/ilmu-ekonomi-dan-sistem-ekonomi.html' title='Ilmu ekonomi dan sistem ekonomi'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-6589769149901872394</id><published>2010-03-26T22:31:00.001-07:00</published><updated>2010-03-26T22:31:43.808-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR- DASAR BISNIS'/><title type='text'>Hubungan antara perusahaan dengan konsumen</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;Dalam ilmu ekonomi, perusahaan sering juga disebut sebagai producer (produsen), atau organisasi yang memproduksi suatu produk (bisa berupa barang atau jasa) untuk memuaskan kebutuhan masyarakat. Selanjutnya perusahaan sering disebut sebagai RUMAH TANGGA PRODUSEN (RTP).&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;Orang yang membeli barang dan jasa untuk digunakan sendiri (atau digunakan untuk keperluan rumah tangganya) dalam rangka memuaskan kebutuhannya (atau kebutuhan rumah tangganya) disebut sebagai consumer/customer (konsumen). Selanjutnya konsumen sering disebut sebagai RUMAH TANGGA KONSUMEN (RTK).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-6589769149901872394?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/6589769149901872394/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/hubungan-antara-perusahaan-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6589769149901872394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/6589769149901872394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/hubungan-antara-perusahaan-dengan.html' title='Hubungan antara perusahaan dengan konsumen'/><author><name>.</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08797308558167429312</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://4.bp.blogspot.com/_5LoK44mAuX0/S7FrgXO7UpI/AAAAAAAAAao/hatxoSAJvio/S220/tunggu+aq+dijakarta+my+black+sweet.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7876093479942755243.post-5543391652454236684</id><published>2010-03-26T22:29:00.001-07:00</published><updated>2010-03-26T22:29:27.455-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR- DASAR BISNIS'/><title type='text'>Empat Jenis Persaingan Dalam Sistem Ekonomi</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CNetter%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.NoSpacing, li.NoSpacing, div.NoSpacing	{mso-style-name:"No Spacing";	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:1901863802;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:905111416 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; empat jenis persaingan yang terjadi di antara penjual dan pemilik SD dalam suatu system ekonomi, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Persaingan Murni (Pure Competition) : situasi pasar dimana terdapat banyak penjual dan pembeli dari suatu produk, dan tidak ada satupun penjual atau pembeli yang bisa mempengaruhi harga.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt;"&gt;Contohnya : Hasil pertanian (padi)&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Persaingan Monopolistik (Monopolistic Competition) : situasi pasar dimana terdapat banyak pembeli dan penjual yang relative banyak dimana penjual berusaha membedakan produknya dari produk pesaing.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Oligopoli (Oligopoly) : situasi pasar (atau industry) dimana terdapat sedikit penjual. Biasanya mereka mampu mengontrol harga.&lt;/div&gt;&lt;div class="NoSpacing" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Monopoli (Monopoly) : situasi pasar (atau industry) dengan hanya satu penjual.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7876093479942755243-5543391652454236684?l=manajemen-on.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://manajemen-on.blogspot.com/feeds/5543391652454236684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://manajemen-on.blogspot.com/2010/03/empat-jenis-persaingan-dalam-sistem.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5543391652454236684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7876093479942755243/posts/default/5543391
